Iklan

iklan

Iklan

CB Rent Cars
,

Iklan

Settia

Perlu Diusut, Biro PLN dan Panitia Diduga Raup Keuntungan Dalam Pasang Baru Kwh di Desa Kusuma

15 Feb 2021, 21:43 WIB Last Updated 2021-02-15T14:43:39Z

HARIANBERANTAS, PELALAWAN- Ibarat grup trio PLN, biro dan panitia diduga melakukan kerjasama meraup keuntungan diluar kewajaran hingga membuat kantong warga bolong-bolong.

Hal ini terjadi saat pemasangan baru Kilowatt hour atau (Kwh) di Desa Kusuma Kecamatan Pangkalan Kuras Kabupaten Pelalawan-Riau.

Yang sangat miris program pemerintah yang selama ini digadang-gadangkan, malah terkesan dimanfaatkan oleh PLN, Biro jasa dan Panitia dalam pematokan harga per Kilowatt Hour (Kwh).

Dari Pantauan pewarta Harian Berantas belum lama ini di Desa Kusuma, pemasangan Kwh masih berlanjut sampai berita ini terpublish. Bukan itu, biaya anggaran yang di patok Panitia juga masih tetap sama dengan rincian tegangan 900 What dengan harga sebesar Rp.3.600.000,-(Tiga juta enam ratus ribu rupiah).

Selain biaya Kwh tersebut, Panitia juga membebankan biaya tambah daya yg bervariasi kepada masyarakat Desa Kusuma yang membuat kepala puyeng tujuh keliling.

Kepada media ini salah seorang warga yang tidak mau namanya di tulis menuturkan rasa kekecewaannya terhadap kinerja pihak PLN Pangkalan Kerinci, Biro jasa serta pihak Panitia, tanpa memikirkan nasib masyarakat yang kurang mampu hingga membuat harga se-enaknya saja.

“Saya berharap agar Pemerintah memperhatikan permasalahan ini” ujarnya warga penuh harapan.

Dikatakan, selain pemerintah Kami berharap agar pihak Kepolisian yakni Polres Pelalawan agar menindak para pelaku yang membuat harga di luar kewajaran. “Memang baru-baru ini, informasinya pihak panitia sudah di panggil oleh Polres Pelalawan, namun kelanjutannya juga kami tidak tahu”, ucapnya.

Kepala PLN Cabang Pangkalan Kerinci Bahdad saat di konfirmasi via seluler, tidak dapat tersambung, hingga berita ini di turunkan*** (Gom)

MUSIK TERKINI

Iklan

iklan

FILM CINEMA

_