Iklan

iklan

Iklan

CB Rent Cars
,

Iklan

Settia

Kemanakah Berlabuh Proyek Pengadaan Cabai dan Bawang Distankan Inhu?

25 Feb 2021, 12:43 WIB Last Updated 2021-08-03T13:13:46Z
HARIANBERANTAS, INHU- Ketua kelompok tani Berkah Bersaudara M. Rosadi mengutuk keras atas perbuatan oleh oknum yang sengaja memperjual belikan atau mengatas namakan kelompok tani yang dia ketuai.


Hal ini disampaikannya kepada wartawan ketika dikonfirmasi sabtu (20/02/21) kemarin dirumahnya. dia membantah atas adanya bantuan dari dinas pertanian dan perikanan (distankan) kabupaten indragiri hulu (inhu) baik berupa bibit cabai besar maupun bawang merah.

Diakuinya, sudah lima tahun belakangan ini kelompok tani berkah bersaudara tidak pernah mendapat bantuan dalam bentuk apapun baik itu dari anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) maupun anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN).

Menurutnya, ada oknum yang sengaja mengatas namakan kelompok tani yang dia ketuai untuk meraup keuntungan pribadi. jika mamang bantuan itu ada, siapa yang bertanda tangan.? saya tidak pernah merasa bertanda tangan atas bantuan yang dimaksudkan, tegas Rosadi dengan nada sedikit tinggi. tolong, jangan jual kami. saya pinta agar penegak hukum bisa mengungkap dalang siapa dibalik semua ini "harapnya.

Seperti diketahui, pada tahun 2019 Pemerintah menganggarkan Rp 180.000.00 juta dan Rp 240.000.00 juta yang bersumber dari APBN untuk kegiatan proyek pengadaan bantuan sarana produksi cabai besar dan bantuan sarana produksi bawang merah.

Berdasarkan data, pagu anggaran Rp 180.000.00 juta untuk pengadaan bantuan sarana produksi bawang merah yang dikerjakan oleh CV. Cahaya Bintang Karimun yang beralamat di jalan A.Yani Rt/002 Rw/001 kelurahan Sungai Lakam Timur kecamatan Karimun kepulauan Riau (Kepri). 

Selanjutnya, CV. Anugrah Indragiri yang beralamat dijalan aski aris Rt/005 Rw/002 sekip hulu Rengat sebesar Rp 240.000.00 juta untuk pengadaan bantuan sarana produksi cabai besar. 

Bantuan itu disalurkan di dua desa yaitu Desa Rantau Mapesai, Kecamatan Rengat dan Kelurahan Pematang Reba, Kecamatan Rengat Barat, melalui satuan kerja (satker) Dinas Pertanian dan Perikanan (Distankan) Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu). 
namun aneh bin ajaib, ketika ditelusuri alamat perusahaan yang tertera namun tidak menemukan keberadaan kantornya.

Untuk mengetahui kebenaran berita ini, ketika media selalu mencoba konfirmasi namun tidak pernah berhasil. Hingga berita ini diturunkan, baik kepala dinas distankan Paino S.P maupun PPK dan PPTK belum berhasil dikonfirmasi. ***(Tim-Red)

MUSIK TERKINI

Iklan

iklan

FILM CINEMA

_