Iklan

new-user-zone-banner

Iklan

CB Rent Cars
,

Iklan

Settia

Habiskan APBD Puluhan Miliar, Kondisi Pembangunan Gedung Daerah Bengkalis Parah

Jan 29, 2021, 08:30 WIB Last Updated 2021-08-03T12:17:36Z

HARIANBERANTAS, BENGKALIS- Diberitakan media cetak Harian Berantas edisi 21 Januari 2021 lalu, siapa saja yang melewati jalan Ahmad Yani dan Jalan Sudirman pusat kota Kabupaten Bengkalis Provinsi Riau, pasti pandangan mata tak lepas dari salah satu gedung yang tidak kalah megahnya dengan gedung wakil rakyat atau DPRD dan Kantor Bupati.


Awalnya, gedung yang dibangun dengan menelan biaya lebih dari Rp30 miliar lebih (Rp.30.952.415.000,00) ini diperuntukkan sebagai Gedung Daerah. Namun pada kenyataannya, setelah pembangunannya selesai tahun 2015 oleh rekanan kontraktor, tidak pernah gedung ini dipakai sebagaimana direncanakan.

Tampak kondisi bangunan “mubazir”. Kalimat kata seperti ini kerap kali terdengar dari warga sekitar ketika melihat kondisi bangunan bergaya Melayu ini. “Anda lihat sendiri, halaman gedungnya saja sudah dipenuhi banyak rumput ilalang, ditambah lagi bangunannya yang sudah banyak hancur atau rusak parah. Padahal belum beberapa tahun setelah dibuat pembangunannya, itupun gedungnya tak pernah dipergunakan. Inikan sia-sia saja pemerintah membangun gedung semegah gedung kantor DPRD dan kantor Bupati Bengkalis ini.

Bukan sedikit uang untuk membangunnya. Sementara warga disini masih banyak yang kesulitan uang, bahkan rumah-rumah warga disini juga masih tergolong tidak layak huni. Kami tidak mengerti apa maksud Pemda Bengkalis membangun gedung ini. Bukan memberikan untung, tapi malah mencampakkan uang,” tutur salah seorang warga kepada Harian Berantas.

Lebih lanjut, bapak yang berprofesi sebagai pedagang makanan ini mengatakan, gedung daerah yang sampai sekarang masih tampak remang-remang dan terkesan angker itu, kerap dipergunakan pasangan remaja untuk bermesum ria. “Sangat disayangkan kalau gedung yang telah menelan biaya besar ini akhirnya digunakan untuk sarana mesum,” tuturnya.

Berdasarkan catatan yang diperoleh pewarta, proyek pembangunan Gedung Daerah Kabupaten Bengkalis yang dibangun pada tahun anggaran 2014 telah menelan anggaran biaya APBD sebesar Rp. 25.954.244.000,00, dengan kontraktor pelaksana PT. Tunggal Mulya Abadi. Kemudian, pada tahun 2015, juga menelan biaya anggaran senilai Rp.4.998.171.000, 00 dan kontraktor pelaksana, PT. Hikmah Perkasa Sejati. Bukan sampai disitu saja, sebelum gedung yang cukup memperihatinkan itu didirikan, juga pembangunannya telah menelan biaya APBD untuk pekerjaan timbunan tanah, pemasangan tiang pancang dengan besaran biaya sebesar Rp50 miliar lebih.

Atas temuan tersebut, PPTK proyek, Rosmali, belum diminta keterangan terkait kondisi pembangunan gedung daerah yang diduga banyak menyalahi spek/ kontrak dan RAB tersebut. Karena dia Rosmali (PPTK-red) disaat-saat ditanya Wartawan di kantor tempat penugasan barunya, tak pernah terlihat berada diruang kerja alias malas masuk kantor. Saat dikonfirmasi seluler namun selulernya tak aktif hingga berita ini diterbitkan awak media masih mencoba menghubungi Rosmali untuk konfirmasi.

Namun Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Bengkalis, Nanik Kushartanti, melalui Kasi Pidsus, Juprizal saat ditemui awak media dikantornya beberapa waktu lalu, berjanji akan menyelidiki kondisi pembangunan gedung daerah bersebelahan dengan lapangan tugu negeri junjungan Kabupaten Bengkalis itu.

”Saya pelajari dulu informasi sesuai data laporan ini, karena kami di Kejaksaan Bengkalis, ada menerima surat Kejati soal gedung daerah itu juga” singkat Juprizal.***(M Nst/Mis)   


Artikel ini telah tayang di media cetak Harian Berantas, Selasa 21 Januari 2021 dengan judul, Habiskan APBD Puluhan Miliar, Pembangunan Gedung Daerah Kabupaten Bengkalis Parah

MUSIK TERKINI

Iklan

iklan

FILM CINEMA

_