Headlines News :
Home » , » Akibat Cuaca Buruk, 4 Kapal Tongkang Terdampar di Pantai Kota Tegal

Akibat Cuaca Buruk, 4 Kapal Tongkang Terdampar di Pantai Kota Tegal

Written By HARIANBERANTAS on Selasa, 19 Januari 2021 | 21.29.00

HARIANBERANTAS, TEGAL- Akibat cuaca buruk, 4 (empat) kapal tongkang bermuatan batu terdampar di wilayah pantai Kota Tegal.

Keempat kapal tersebut terdampar di dua pantai yakni tiga unit di kawasan PAI dan satu unit di kawasan Pantai Pulo Kodok pada Senin (18/01) dini hari.

Mendapat informasi tersebut, Wali Kota Tegal H. Dedy Yon Supriyono, Wakil Wali Kota Tegal Muhamad Jumadi, Sekda Kota Tegal Johardi bersama sejumlah pejabat di Lingkungan Pemkot Tegal melakukan monitoring.

"Hari ini kita sidak ke Pulo Kodok, kemarin ada kapal tongkang akibat cuaca buruk, gelombang setinggi empat meter sehingga tongkang terbawa arus sampai ke pinggir pantai," ungkap Wali Kota Tegal Dedy Yon.

Dedy Yon mengungkapkan, dampak kapal tongkang yang terdampar merusak fasilitas umum di Pantai Pulo Kodok. Antara lain kios, tempat swafoto, dan juga mengakibatkan pohon roboh. Dedy Yon berharap kapal tongkang tersebut segera ditarik dari bibir pantai.

Untuk mengantisipasi kejadian tersebut, kata Dedy Yon, harus segera membangun tanggul batu pemecah gelombang sehingga ketika ada gelombang tidak membahayakan orang atau wisatawan di pinggir pantai.

Lalu, ketika ada kapal seperti ini (tongkang, red) apabila terjadi arus besar ini tidak terbawa di bibir pantai. Apabila sampai terbawa arus, paling parah sampai ke tanggul pemecah gelombang itu.

"Kita bersama BPBD akan evaluasi. Kedepan ada pembangunan tanggul pemecah gelombang sehingga dampaknya lebih aman," ujar Dedy Yon.

Disinggung antisipasi apabila terjadi terjadi bencana di Kota Bahari, kata Dedy Yon, pihaknya sudah melakukan simulasi bersama OPD terkait persiapan terjadi bilamana terjadi rob. Seperti, Dinsos harus siap apabila terjadi rob, nantinya apabila ada masyarakat terkena dampak disiapkan posko-posko yang dilengkapi dapur umum dan fasilitas kesehatan.

"Beberapa titik seperti fasilitas umum, sekolah, terowongan yang biasanya tergenang banjir. Titik itu yang biasanya terjadi genangan air kita sudah antisipasi. Selain itu kita punya armada yang disiapkan untuk menyedot air apabila terjadi genangan sehingga bisa cepat kering," pungkas Dedy Yon. ***(Ag)

Share this post :

Posting Komentar

 
Support : Creating Website | PT.Berantas Pers Group | Berantas
Copyright © 2015. Harianberantas - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Berantas
Proudly powered by Berantas