Iklan

iklan

Iklan

,

Iklan

iklan

Prapid Plt Bupati Bengkalis Vs Polda Riau Ditolak Hakim

25 Mar 2020, 13:10 WIB Last Updated 2021-08-03T11:58:46Z
HARIANBERANTAS,  PEKANBARU- Langkah hukum yang ditempuh Plt Bupati Bengkalis, Muhammad ST MT dalam permohonan Pra Peradilan (Prapid) melawan Polda Riau berakhir pada penolakkan Hakim Tunggal di PN Pekanbaru,  Selasa (24/03/2020)

Hakim Tunggal Yudissilen SH dalam amar putusannya menyatakan, eksepsi yang diajukan kuasa hukum Muhammad tidak diterima. Hakim justru menerima eksepsi yang disampaikan kuasa hukum Polda Riau selaku Termohon.

"Menerima eksepsi yang diajukan termohon. artinya, eksepsi yang diajukan pemohon tidak ditolak," kata hakim.

Hakim dalam pertimbangannya menyebut, ditolaknya permohonan Muhammad berdasarkan Surat Edaran Mahkamah Agung (SEMA) Nomor 1 Tahun 2018 tentang larangan Tersangka masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) mengajukan Praperadilan. Ketidakhadiran Muhammad memenuhi panggilan penyidik dianggap upaya melarikan diri dan tidak mentaati proses hukum yang sedang berlangsung.

Putusan hakim itu membuat kuasa hukum Muhammad dari Bris & Partners Gusti Made Kartika W SH dan Adih Ernawan SH, kecewa. Dia menilai, hakim mengesampingkan dalil-dalil dan fakta hukum yang sebenarnya.

"Tentu kami kecewa ya. Namun kita akan melakukan upaya hukum lainnya," tegasnya.

Untuk diketahui, Muhammad mengajukan Prapid ke PN Pekanbaru karena tidak terima penetapan dirinya sebagai tersangka dugaan korupsi proyek pengadaan dan pemasangan pipa transmisi di Tembilahan Dinas PUPR Riau tahun 2013. 

Saat itu, Muhammad menjabat sebagai kuasa pengguna anggaran (KPA).

Hingga rellis berita ini diterima Redaksi, kontak phone Muhammad tak aktif. Dari informasi yang diperoleh Harian Berantas, nasib keberadaan Muhammad hingga kini, tak ubahnya seperti keberadaan Harun Masiku yang telah masuk DPO oleh antirasuah atau KPK beberapa bulan lalu. ***(rls/red)

MUSIK TERKINI

Iklan

iklan

FILM CINEMA

_