Iklan

iklan

Iklan

X_PG_HPB1_All User_Branded Clearance Sale FW Sept_21 Sep 21
,

Iklan

Settia

Kicauan Morlan Simanjuntak di Bantah Ketua DPC PDIP Kampar

13 Feb 2020, 23:41 WIB Last Updated 2021-09-22T14:23:31Z
HARIANBERANTAS, PEKANBARU-  Kicauan Morlan Simanjuntak yang menuding  telah memberikan sejumlah uang kepada pengurus tinggi Dewan Pimpinan Cabang Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (DPC PDIP ) sebesar Rp 100 juta sebagaimana dilansir www.riauone.com beberapa hari lalu.

Tudingan Marlon Simanjuntak tersebut di mentahkan oleh ketua DPC PDIP Kampar, Hanafiah. Bantahan itu disampaikan Hanafiah kepada www.bidikonline.com, Kamis (13/2/2020)

Menurut Hanafiah, tudingan Morlan Simanjuntak itu tidak benar sama sekali. Justru dia (Morlan-red) memutar balikkan fakta sesungguhnya.

Hanafi menjelaskan, sejak dari awal pada saat ditunda pelantikan Morlan  sebagai anggota DPRD Kampar karena telah divonis oleh pengadilan negeri Siak sebagai terpidana dalam kasus pencurian di wilayah Kabupaten Siak beberapa tahun silam. Keambisiusnya itu akhirnya dia meminta untuk tidak dipecat sebagai caleg anggota DPRD Kampar. Jika dirinya (Morlan, red) tidak di pecat, maka dia bersedia membuat surat pernyataan yang pada pokoknya "Morlan siap memberikan kontribusi terhadap seluruh kegiatan partai dan memberikan bantuan uang sebesar Rp. 100 juta untuk rehab kantor DPC PDI-Perjuangan Kabupaten Kampar". Namun, janji itu hingga kini belum pernah terealisasi sama sekali.

"Sejak membuat surat pernyataan itu,  sampai sekarang tidak pernah diberikan uang yang dijanjikannya tersebut"

“Jika ada bukti transfer uang Rp 100 juta kepada kami sebagai pengurus DPC PP Di-Perjuangan tolong tunjukkan buktinya, jelas Hanafi dengan nada kesal.

Kicauan singis Morlan itu bermula dari kasus pidana yang menimpanya yang berujung pemecatannya sebagai calon legeslatif (caleg) DPRD Kampar dari dapil V Siak Hulu-Pantai Raja.

Tak terima dipecat dari partai hingga gagal jadi sebagai anggota DPRD Kampar pada tanggal 2 Desember 2019 lalu, berbagai trik dilakukan, namun kandas dan tinggal mimpi disiang bolong.

Kicauan Morlan ini mulai dilantunkan hingga keangkasa.

Seperti yang dilansir di portal www.riauone.com pada tanggal 13/2/2020, Morlan Simanjuntak mengungkapkan bahwa dirinya telah memberikan sejumlah uang kepada TF. Tak tanggung tanggung nilai uang diberikannya  sebesar 100 juta yang menurutnya diserahkan kepada TF  dan 15 juta ke rekening WM.

Kicauannya itu yang dinilai sejumlah pihak sebagai balas dendam sehingga berujung pencemaran nama baik partai PDI-Perjuangan.

Akibatnya, seluruh pengurus Partai PDIP di Indonesia khususnya Provinsi Riau melaporkan Morlan Simanjuntak bersama pengacaranya ke Polda Riau, Rabu, (12/02/2020).

Terkait bantahan Hanafiah dan pelaporan tersebut, hingga berita ini diturunkan, Morlan Simanjuntak belum terkonfirmasi, karena nomor handphonenya tidak aktif lagi. (Tim)

Sumber bidikonline.com dan riauone.com

MUSIK TERKINI

Iklan

iklan

FILM CINEMA

_