• Jelajahi

    Best Viral Premium Blogger Templates

    terkini

    Iklan

    Status Hukum Bupati dan Wabup Bengkalis Belum Jelas, DPRD Kembali Didesak Mahasiswa surati KPK dan Mabes Polri

    HARIANBERANTAS
    6/26/19, 15:52 WIB Last Updated 2021-08-03T11:52:20Z
    HARIANBERANTAS, BENGKALIS- Selasa (25/06/2019), puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa, Pemuda dan Rakyat (AMPERA est, 2K19) kembali mendatangi kantor DPRD Kabupaten Bengkalis, untuk memenuhi janji wakil rakyat/DPRD menandatangani fakta integritas sebagaimana tuntutan aksi massa AMPERA est 2K19 di kantor Bupati dan DPRD Bengkalis, Senin (24/06/2019) sebelumnya. 

    Namun kedatangan puluhan massa mahasiswa yang tergabung dalam AMPERA est, 2K19, Selasa (25/06/2019) tersebut, mengaku kecewa karna tidak satu orang pun wakil rakyat di DPRD Bengkalis yang diharapkan mereka  menandatangani fakta integritas tuntutan massa tidak masuk kantor.

    Atas ketidakhadiran para anggota/ketua DPRD Bengkalis ini, massa Mahasiswa itu langsung melaksanakan sidang rakyat menuntut kepala daerah Kabupaten Bengkalis dicopot dari jabatan. 

    Kemudian, mereka (Mahasiswa) menuntut  agar ke-45 anggota legislatif Kabupaten Bengkalis dicopot. Selain itu, massa mahasiswa itu juga secara simbolis menyegel kantor DPRD Kabupten Bengkalis.

    Aksi merelles, koordinator umum aksi, Rizky mengaku dan menyatakan, “Kami sangat kecewa  terhadap bapak-bapak dewan terhormat yang hari ini satu pun tidak berada di tempat. AMPERA est 2K19 yang hadir hari ini bukan tanpa sebab, tapi ini membawa amanah dari rakyat menyuarakan keinginan rakyat. kalau Bapak-Bapak Dewan tidak berada ditempat dan tidak bisa ditemui, kemana rakyat Bengkalis ini mengadu? sedangkan dewan di pilih oleh rakyat,” tanya Rizky.

    Rizky mengatakan, aksi yang kita gelar hari ini adalah lanjutan dari aksi pada hari Senin (24/06/2019) kemaren. Dimana aksi mendesak DPRD Bengkalis menyurati KPK, Mabes Polri dan Polda Riau terkait kenjelasan hukum Bupati dan Wakil Bupati Bengkalis. kalau seandainya bersalah, proses dengan cepat dan kalau sebaliknya tidak bersalah. Kami mohon perbaiki dan pulihkan nama baik kedua pemimpin negeri kita ini. Jangan penegak hukum terkesan melambat- lambatkan prosesnya, karena yang dibutuhkan rakyat itu kepastian hukum, tegas Rizky.

    “Kami dari mahasiswa akan terus melakukan pergerakan, agar proses ini cepat jangan ditunda lagi. Kami akan datang lagi dengan massa yang lebih banyak sampai kepastian hukumnya kita dapatkan, tutup Rizky.

    Disamping itu, perwakilan mahasiswa juga memberikan hadiah untuk anggota DPRD yaitu berupa foto-foto infrastruktur jalan yang rusak di Bengkalis- Bantan, Rupat-Rupat Utara yang menyebabkan susahnya perputaran ekonomi masyarakat, karna infrastruktur tidak memadai. demikian halnya dokumen foto abrasi yang terjadi di pulau Bengkalis, pulau Rupat, Bukit Batu dan Siak Kecil.

    Diberitakan sebelumnya, aksi demo mahasiswa yang tergabung dalam AMPERA est 2K19 pada hari Senin (24/06/2019), di temui oleh Wakil Ketua DPRD H. Indra Gunawan, dan telah menanda tangani fakta integritas terkait tuntutan aksi massa AMPERA est 2K19. Sementara, anggota DPRD lainnya yang dibutuhkan fakta integritas untuk ditandatangani, belum masuk kantor hingga massa AMPERA menyegel kantor DPRD Bengkalis secara simbolis pada Selasa (25/06/2019) kemaren. ***(Isnadi)
    Komentar
    Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
    • Status Hukum Bupati dan Wabup Bengkalis Belum Jelas, DPRD Kembali Didesak Mahasiswa surati KPK dan Mabes Polri

    Terkini

    Iklan

    Close x