Iklan

iklan

Iklan

,

Iklan

iklan

Rombongan DPRD Jawa Barat Bersama Komisi V DPR RI Bahas Empat Persoalan Bandara Kertajati

18 Mei 2019, 10:27 WIB Last Updated 2021-08-03T12:24:46Z

HARIANBERANTAS, JAKARTA- Ketua Komisi V DPR RI Fary Djemy Francis menerima kunjungan Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat dipimpin Ali Hasan, untuk menyampaikan beberapa persoalan infrastruktur di wilayah Provinsi Jabar. Salah satu fokus masalah yang dibahas dalam pertemuan tersebut adalah mengenai optimalisasi operasional Bandara Kertajati di Majalengka. Karena sampai saat ini masih banyak perusahaan maskapai penerbangan yang belum memindahkan jalur penerbangannya dari Bandara Husein Sastranegara ke Bandara Kertajati.


Menurut Ketua Komisi V DPR RI Fary Djemy Francis , persoalan yang disampaikan rombongan DPRD Jawa Barat meliputi Bandara Kertajati, Pelabuhan Patimbang, Bandara Cikembar, dan masalah jalan tol.

‘’ Apa yang  disampaikan DPRD Jawa Barat menjadi catatan bagi kami dan hal itu juga sudah disuarakan Anggota Komisi V dapil Jawa Barat. Kita akan terus menyuarakan dengan pemahaman yang sama, bagaimana supaya Bandara Kertajati bisa dioptimalkan, dan rute penerbangan di Bandara Husein Sastranegara bisa digeser, Pasalnya, hingga saat ini masih banyak perusahaan maskapai penerbangan yang belum memindahkan jalur penerbangannya dari Bandara Husein Sastranegara ke Bandara Kertajati.,’’ucap Fary di Ruang Rapat Pimpinan Komisi V DPR RI, Senayan, Jakarta, Jumat (10/5/2019) lalu.







Sebelumnya, Ketua Rombongan DPRD Provinsi Jawa Barat Ali Hasan telah meminta Komisi V DPR RI agar mendorong Pemerintah Pusat supaya memberikan kepastian yang kuat terkait pemindahan operasional penerbangan dari Bandara Husein Sastranegara ke Bandara Kertajati. Dikatakannya, pihaknya telah melakukan pertemuan dengan perwakilan Ditjen Perhubungan Udara Kemenhub. Pada pertemuan tersebut mereka mendapat informasi bahwa akan dilakukan pergeseran sebagian rute penerbangan yang ada di Bandara Husein Sastranegara ke Bandara Kertajati.

“Kita sesungguhnya berharap betul semua penerbangan komersial digeser ke Bandara Kertajati. Baru dengan demikian, Kertajati yang (pembangunannya) menelan biaya triliunan itu bisa berfungsi secara optimal. Memang ada pekerjaan rumah yang harus diselesaikan sebagai infrastruktur pendukungnya, seperti rumah sakit, hotel, dan termasuk juga asrama Haji. Kita butuh regulasi yang tegas supaya penerbangan komersial dari Bandara Husein Sastranegara digeser ke Kertajati,” tutur Ali Hasan (rp/hs)***

MUSIK TERKINI

Iklan

iklan

FILM CINEMA

_