Iklan

iklan

Iklan

,

Iklan

iklan

Media Statemen DPP SPRI Mengecam Kasus Mutilasi Wartawan di Surabaya

13 Mei 2019, 00:16 WIB Last Updated 2019-05-12T17:16:42Z
HARIANBERANTAS, SURABAYA- Terkait kasus pembunuhan mutilasi yang dialami salah  seorang wartawan di Surabaya, Jawa Timur Jumat malam (10/5/2019) Dewan Pimpinan Pusat Serikat Pers Republik Indonesia (DPP SPRI) mengecam dan mengutuk keras perbuatan pelaku yang disinyalir lebih dari satu orang. DPP SPRI mendesak aparat Kepolisian untuk segera mengusut, menangkap dan memenjarakan pelaku dengan pasal berlapis baik KUHP Pidana maupun undang-undang Pers.

"Polisi harus mengungkap otak pelaku pembunuhan rekan sejawat kami termasuk mengusut motif dibalik pembunuhan terhadap korban. Jika terbukti kasus pembunuhan ini terkait sengketa Pers, DPP SPRI meminta Polisi untuk menerapkan Pasal 4 Undang-Undang No.40/1999 tentang Pers," tegas Koordinator wilayah Barat DPP SPRI Devis Karmoy di Medan, Minggu (11/5/2019) dini hari.

Selain kasus terbunuh wartawan Soeprayitno di Surabaya, DPP SPRI juga mendesak aparat penegak hukum untuk segera menyelesaikan kasus kriminal terhadap wartawan di Medan yang hingga kini proses hukumnya terkesan diabaikan.

"Kita juga meminta Kapolri Tito Karnavian untuk segera mengungkap pelaku penganiayaan terhadap Pemred Posmetro Medan yang dianiaya pengusaha judi di Medan beberapa waktu silam," tandas Sekretaris DPD SPRI Sumut. (Red)

MUSIK TERKINI

Iklan

iklan

FILM CINEMA

_