Headlines News :

    Kabar Gembira Bagi Pencita Dunia Pers, Uji Kompentensi Wartawan Secara Online Akan di Rancang LPDS

    HARIANBERANTAS, JAKARTA– Kabar gembira bagi seruh masyarakat pencinta dunia pers saat ini Lembaga Pers Dr. Soetomo (LPDS) lembaga pertama yang melakukan uji kompetensi wartawan (UKW), kini tengah mempersiapkan UKW dengan sistem online. UKW berbasis komputer ini rencananya akan dipresentasikan di depan anggota Dewan Pers dan konstituen Dewan Pers dalam waktu dekat ini.

    “Materi dan pengajar telah siap, tinggal memilih teknologi yang paling tepat,” kata Direktur Eksekutif LPDS, Hendrayana, SH.,MH. Sampai saat ini LPDS telah melaksanakan UKW bagi wartawan -namun tidak berbasis komputer-  terhadap banyak media di Indonesia, baik di Jawa maupun di daerah lainnya. Baik media di Jakarta maupun lokal seperti Jakarta Post, detik.com, indosport. com, dan lain-lain. UKW tersebut ada yang dibiayai media bersangkutan sendiri ada yang dibiayai oleh lembaga pemerintah atau bekerja sama dengan pihak swasta. Tujuan UKW ini untuk menguji kemampuan dan profesionalnya wartawan di seluruh Indonesia.

     Terlaksananya UKW ini merupakan keputusan dari Dewan Pers sebagai standar wartawan Indonesia dalam menjalankan tugas jurnalistiknya. Maka dengan lulus UKW seorang wartawan tak hanya dinyatakan memiliki kompentensi dalam bidang jurnalistik atau ketrampilan menulis, tapi  juga paham etika jurnalistik. Mereka yang lulus UKW namanya akan terdaftar di Dewan Pers. UKW meliputi tiga jenjang, yakni wartawan muda, wartawan madya, dan wartawan utama.

    Anggota pengurus Yayasan Pendidikan Multimedia Adinegoro, lembaga yang menaungi LPDS, yang juga mantan anggota Dewan Pers Wina Armada menekankan, dengan pengalaman panjang LPDS sebagai lembaga uji, LPDS tidak akan kesulitan melakukan UKW berbasis komputer. Sejauh ini belum ada sebuah lembaga pun, yang ditunjuk Dewan Pers sebagai lembaga pelaksana UKW, yang telah melakukan UKW berbasis komputer.

    LPDS tidak bisa dipisahkan dari Dewan Pers. Lembaga ini berawal dari rekomendasi sidang pleno Dewan Pers di Bali pada 1987 yang saat itu menilai perlunya ada sebuah  lembaga yang bisa melahirkan wartawan profesional. Sejumlah tokoh pers, seperti Jacob Oetama dan Djafat H. Assegaff, dan Zurharmans  kemudian membentuk  Yayasan Pers Dr Soetomo yang melahirkan LPDS. Pada 2008 Yayasan berubah nama menjadi Yayasan Pendidikan Multimedia Adinegoro. Karena itu LPDS merupakan “anak kandung” Dewan Pers.

    Berkaitan dengan UKW berbasis komputer, hingga kini  Dewan Pers masih terus membahas format yang tepat mekanisme  UKW berbasis online dengan konstituennya. LPDS sendiri akan melakukan uji coba "format" ujian wartawan pada Juni ini.  “Kita berencana melakukan uji coba dengan memberi tugas-tugas berbasis komputer bersamaan dengan workshop yang diselenggarakan LPDS dengan SKK Migas untuk para wartawan Maluku dan Papua,” ujar Kepala Divisi Pendidikan, LPDS, A. Aribowo. ***

    Artikel di kutip dari laman LPDS dengan judul LPDS Siapkan Uji Kompentensi Wartawan Secara Online klik http://www.lpdsnews.com/lpds-siapkan-uji-kompentensi-wartawan-secara-online

    Kapolres Inhu Pimpin Upacara Sertijab

    HARIANBERANTAS, INHU- Upacara Serah Terima Jabatan dijajaran kepolisian resort indragiri hulu (inhu) yang dilaksanakan dilapangan Mapolres inhu tepat dijalan Ahmad yani nomor 19 rengat, Jumat (05/Juni/20).

    Pejabat yang Melaksanakan Pelantikan dan Serah Terima Jabatan sesuai dengan Surat Keputusan Kapolda Riau Nomor : KEP/ 266 / VI / 2020 tgl 19 Mei 2020 dimana pengangkat jabatan Kabag Ops Polres Inhu dari Kompol Ahmad Salmi kepada Kompol Suratman, SH., M.H.

    Amanat kapolres indragiri hulu AKBP Efrizal SIK yang juga sebagai Inspektur Upacara menyampaikan bahwa perlu kita ketahui bersama dimana Polres Inhu adalah merupakan salah satu bagian dari organisasi polri yang besar dan modern yang akan selalu dihadapkan pada tantangan tugas yang semakin kompleks. Tantangan tersebut sebagai konsekuensi dari kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi serta pembangunan nasional yang berpengaruh pada perkembangan lingkungan strategis yang terjadi baik pada skala global, regional, nasional maupun lokal. Perkembangan tersebut tentunya akan dapat menimbulkan dampak baik secara langsung maupun tidak langsung terhadap situasi kamtibmas diwilayah kabupaten inhu yang dapat menimbulkan berbagai gangguan kamtibmas serta berbagai macam Potensi.

    Gangguan maupun ancaman gangguan sehingga dapat bertransformasi menjadi gangguan kamtibmas yang harus dapat dikelola dan diantisipasi oleh polres inhu selaku pelindung, pengayom dan pelayan masyarakat maupun sebagai alat penegak hukum. Hal ini sesuai dengan tuhu (7) program prioritas kapolri. Saya mengharapkan kita sebagai anggota polri yang mempunyai tugas pokok pelindung, pelayan, pengayom masyarakat, pemelihara ketertiban masyarakat dan penegakkan hukum dituntut agar senantiasa mampu meningkatkan kinerja serta harus bersinergi dalam mengusung program peningkatan kinerja tersebut dalam memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat.

    Seperti kita ketahui bersama, tambah kapolres. di tengah masa pandemi Covid-19 yang masih melanda hampir seluruh Negara di dunia khusus nya di Negara Republik Indonesia, Presiden Republik Indonesia IR. H. Joko Widodo telah mengambil kebijakan untuk mulai penerapan sebuah tatanan kehidupan dalam era New Normal, dengan akan diberlakukan nya protokol new normal ini pemerintah ingin kegiatan perekonomian kembali bergerak dan berjalan namun semua protokol kesehatan yang sudah di sepakati bersama tetap dilaksanakan guna mencegah menyebarnya penularan virus corona.

    Dalam menjamin dan mengawal pelaksanaan era new normal tersebut, polri-tni akan dilibatkan untuk menegakkan disiplin masyarakat dalam hal memberlakukan Protokol Kesehatan, dibantu dengan Satpol PP, Dishub, BPBD dan Tim Medis khususnya yang terdiri dari dokter serta perawat.

    Pemerintah ingin agar polri-tni siap siaga dalam melakukan pantauan di lapangan, tujuannya memastikan masyarakat disiplin mematuhi protokol kesehatan. Lebih tepatnya penempatan personel polri-tni untuk mengatur dan mengedukasi masyarakat. Membantu para pemilik toko, satuan pengamanan pasar dan pusat - pusat keramaian untuk mengingatkan para pengunjung yang datang seperti menggunakan masker, cara mengantre yang sesuai protokol kesehatan, jaga jarak / Social Distancing dan menghindari kerumunan selama masih dalam masa pandemi.

    Penempatan anggota Polri-TNI di sejumlah fasilitas umum merupakan pelaksanaan fungsi Polri dalam melindungi, mengayomi dan melayani masyarakat. Keterlibatan Polri-TNI ini bukan penegakan hukum, namun upaya mengedukasi masyarakat agar disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan, hal ini penting karena dalam era New Normal, masyarakat diberikan kesempatan untuk beraktivitas kembali sehingga perlu upaya agar aman dari penularan virus covid-19.

    Serah terima jabatan di lingkungan Polri adalah merupakan hal yang biasa dan wajar terjadi dalam suatu organisasi, hal tersebut dilakukan dengan tujuan untuk penyegaran, baik sebagai upaya tour of duty maupun tour of area dan juga merupakan reward atau wujud dari penghargaan pimpinan kepada personil yang bersangkutan.

    Perlu disadari bahwa jabatan merupakan amanah yang diberikan oleh negara kepada kita sehingga mengandung konsekwensi logis untuk dilaksanakan dengan sebaik-baiknya dan dipertanggung jawabkan baik kepada organisasi, masyarakat maupun kepada Allah SWT. Oleh karena itu kepada pejabat yang telah melaksanakan serah terima jabatan agar dapat mensyukuri dan melaksanakan jabatan tersebut secara ikhlas dan penuh rasa tanggung jawab.

    Dikesempatan ini saya atas nama pimpinan Polres Inhu beserta seluruh staf dan bhayangkari mengucapkan terimakasih dan penghargaan setingi - tingginya kepada pejabat lama yaitu Kompol Ahmad Salmi, yang selama menjabat kurang lebih 2 (Dua) tahun 07 (Tujuh) bulan 18 (Enam Belas) hari di wilkum Polres Inhu, atas dedikasi dan loyalitas serta kerjasama yang telah terjalin selama ini dengan baik, begitupun kepada ny. Erni Salmi pada kesempatan ini saya juga mengucapkan terimakasih atas kesetiaannya selama ini mendampingi suami dalam melaksanakan tugas dan keikutsertaannya dalam kegiatan bhayangkari Cab. Inhu.

    Kepada pejabat baru yaitu Kompol Suratman, S.H., M.H, saya ucapkan selamat datang dan selamat atas kepercayaan yang diberikan pimpinan Polri kepada saudara untuk mengemban tugas baru di jajaran polres inhu. Saya yakin dan percaya, dengan bekal pengalaman yang telah saudara miliki pada penugasan jabatan sebelumnya, saudara akan mampu melaksanakan tugas dengan baik sesuai harapan polri dan harapan masyarakat Inhu. Saya perintahkan segera menyesuaikan diri di lingkungan tugas yang baru dengan upaya meningkatkan dan memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat, jadikan jabatan sebagai kebanggan namun perlu diingat jangan sombong serta jangan menyakiti hati masyarakat tutup kapolres Efrizal. (S.Barat)

    Tambang Pasir Ilegal di Rupat Bengkalis Kembali Bereaksi, Pelaku Dapat Dijerat Pasal Berlapis

    HARIANBERANTAS, BENGKALIS- Dugaan kejahatan aktivitas tambang pasir dibawah laut wilayah Pulau Ketam dan Sungai Ijab Pulau Rupat Kabupaten Bengkalis Provinsi Riau yang pernah mendapat penertiban, diduga bereaksi dan beroperasi kembali. 
    Dimana tahun sebelumnya (2019-red), Gakkum Polair Polda Riau telah menangkap dan menahan sebagian pelaku tambang illegal itu, karena selain daerah/negara dirugikan bertahun-tahun selama ini, aktivitas curian pasir dibawah laut tersebut, dinilai sangat merusak lingkungan dan merugikan para nelayan.

    Para pelaku tambang pasir illegal wilayah laut Pulau Ketam dan Sei Injab Rupat Kabupaten Bengkalis yang dikabarkan telah beroperasi dalam kurun enam (6) bulan terakhir hingga saat ini cukup meresahkan, dan menimbulkan isu adanya oknum aparat setempat ikut bermain dan membekingi otak penambang berinisial IW yang berdomisili di Kota Dumai termasuk pihak pengusaha tambang pasir lainnya di Kota Kabupaten Bengkalis.

    Warga Pulau Ketam dan Sei Injab Rupat Kabupaten Bengkalis, RM dan AN kepada tim redaksi Wartawan Harian Berantas ini mengaku cukup resah oleh aktivitas para pekerja tambang pasir secara illegal berbulan-bulan ini didaerah mereka, karena menimbulkan dampak yang merusak lingkungan dan merugikan para pelaut penangkap ikan dan negara.

    Dikeluhkan warga, pasir yang dikeruk dibawah laut secara illegal dipimpin pelaku usaha (pengurus) bernisial IW di Kota Dumai yang diduga dibekingi oleh dua orang oknum dari kesatuan pengamanan (hukum-red) yang ada di Bengkalis dan Dumai, jika dibiarkan dapat memicu persoalan besar yang merugikan warga dan daerah/negara.

    “Kalau pihak berwenang dari lembaga penegak hukum terkait tidak mempunyai komitmen penuh menghentikan dan menangkap penambangan pasir di daerah kami Pulau Ketam dan Sei Injab Rupat ini, jangan diharap sumber penghasilan para penangkap ikan dilaut yang semakin menurun saat ini ada peningkatan. Selain merugikan para nelayan ikan, pemerintah juga banyak dirugikan karena konstribusi buat daerah atau negara tidak ada”, ujar salah satu warga Pulau Ketam inisial RM kepada media ini, Kamis siang (04/06/2020) di Rupat

    Keluhan lain, juga dituturkan AN warga Sungai Injab Rupat, jika aktivitas pengerukan pasir dibawah laut secara illegal didaerah mereka akhir-akhir ini, sudah beroperasi selama enam bulan lebih. Disebutkan AN, jika aktivitas yang cukup merusak lingkungan perairan laut dan merugikan masyarakat dan negara tersebut, dibeking oleh salah seorang oknum aparat yang ada di Bengkalis dan Dumai.

    Kegiatan pengerukan pasir dibawah laut daerah kami ini sudah berjalan enam bulan lebih ini pak. Memang kegiatan pasir illegal ini tahun kemaren sudah pernah stop karena ada warga penambang berhasil ditangkap dan diamankan Polisi dari Polda Riau dan dibawa ke Polres Bengkalis. Namun karena IW pemilik salah satu hotel yang di jalan Ombak Dumai bermain kongkalikong sama orang penegak tertentu didaerah Dumai dan Bengkalis, makanya pasir yang ada didaerah kami Sungai Injab Rupat ini kembali dikeruk termasuk pasir laut didaerah Pulau Ketam. 

    "Kami berharap kiranya instansi terkait dari pemerintah, DPR dan aparat-aparat hukum di negeri ini punya hati nurani dan komitmen penuh menghentikan aktivitas pengerukan dan pencurian pasir dibawah laut di daerah pulau Rupat ini. Kami meminta pelaku usaha (pengurus) IW yang ada di Dumai termasuk pelaku usaha/penampung pasir dibeberapa tempat di Bengkalis diamankan juga untuk diminta pertanggungjawab hukumnya," ujar AN kepada Harian Berantas berharap.

    Dengan adanya keluhan warga setempat, tim redaksi media ini mencoba menelusuri lokasi tambang pasir dilaut Sungai Injab dan Pulau Ketam Rupat Kabupaten Bengkalis, ternyata betul adanya kegiatan tersebut. Dimana kapal pengangkut pasir dibeberapa daerah itu terindikasi berlayar pada sore dan malam gelap.

    Dari penelusuran tim Harian Berantas yang berbagi tugas wilayah peliputan, diketahui beberapa pelabuhan tikus (diduga illegal) disekitar daerah paret Bangko Bengkalis dan wilayah Kebun Kapas Kota Bengkalis diduga milik AW dan AC  terlihat ada menampung puluhan ton pasir yang diduga berasal dari pulau Rupat. Bahkan pemilik pelabuhan/penampung pasir bernisial AW dan AC saat hendak dikonfirmai awak media, tidak berada dilokasi penampungan. “Pak AC tak ada, Bang”, ujar salah satu buruh kerja menghampiri awak media.

    Demikian AW terduga pelaku usaha yang ada didaerah pelabuhan Kebun Kapas Bengkalis juga tak berada ditempat. Bapak tak ada hari ini pak. Mungkin, dia (AW) masih dirumah, ujar salah seorang perempuan yang mengaku kepercayaan AW menjawab Wartawan diareal pelabuhan bongkar muat pasir asal pulau Rupat.

    Demikian pula pemilik hotel Super Star di Kota Dumai bernisial IW, yang dikabarkan pihak pengelola (pengurus) aktivitas pengerukan pasir daerah pulau Rupat saat media ini hendak melakukan konfirmasi, tak berada di hotel miliknya. Bahkan konfirmasi yang diterima secara online (WhatssApp) dari Redaksi Harian Berantas, tak dijawab.

    Melihat kondisi seperti ini, apalagi benar dikeluhkan warga masyarakat setempat, melalui laporan berita media Harian Berantas ini berharap agar pihak Polda Riau untuk bekerjasama dengan Polres Dumai dan Polres Bengkalis segera bertindak untuk menertibkan aktifitas penambangan pasir di dua wilayah pulau Rupat Kabupaten Bengkalis yang semakin memanfaatkan situasi covid-19 saat ini.

    Demikian pemerintah daerah Kabupaten Bengkalis diharapkan pewarta, agar benar-benar mempunyai komitmen penuh terkait kebijakan dan putusan larangan terhadap penambang pasir laut di Pulau Rupat sesuai dasar surat keputusan (SK) Bupati Bengkalis Nomor: 504 Tahun 2001

    Bagaimana reaksi pihak eksekutif, badan legislatif dan Gakkum Polair Polda Riau dan/atau Polres Dumai dan Polres Bengkalis menyikapi persoalan aktivitas tambang pasir illegal yang dikeruk dibawah laut daerah pulau Rupat Kabupaten Bengkalis ini selanjutnya, ikuti informasi edisi liputan media ini berikutnya.***(tim/red)

    Hotel Ameera Pekanbaru Diduga Jadi Sarang PKS?

    HARIANBERANTAS, PEKANBARU– Hotel berbintang 3 (Tiga) diduga selama ini jadi sarang praktek prostitusi terselubung atau pekerjasseksual komersial (PSK).
    Ilustrasi

    Hotel yang diduga  sebagai sarang PSK tersebut yakni Hotel Ameera yang terletak di Jalan Ahmad Yani tepatnya di Kompleks Pasar Kodim.

    Menurut informasi aktivitas para janjanan hidung belang itu diduga semakin tak terkendali. Kuat dugaan sejumlah PSK dipastikan membuka praktek di Hotel Ameera dengan leluasa karena merasa nyaman dan terlindungi dari oknum tertentu.

    Pantauan sejumlah awak media yang di komandoi oleh pimpinan senior www.protret24.com beberapa bulan belakangan ini hingga, Kamis (04/06/2020) sama sekali tidak ada tindakan dari pihak terkait seperti aparatur penegak perda atau Satpol PP Pekanbaru terhadap aktivitas prostitusi terstruktur tersebut.

    Lemahnya penegakan hukum dari Satpol PP Pekanbaru ini dibenarkan oleh salah satu warga bernama Hj Rukmini, salah seorang pedagang di Pasar Kodim pada saat tim awak media wawancara melalui wartawan www.potret24.com.

    “Praktek prostitusi itu kuat dugaan akibat adanya kelengkapan fasilitas yang nyaman di Hotel Ameera dan hal itu sudah banyak diketahui oleh masyarakat sehingga tidak menjadi rahasia umum lagi, sebutnya. 

    Seharusnya Satpol PP Pekanbaru melakukan penindakan. Jangan hanya diam jadi penonton. Karena salah satu tugas Satpol PP Pekanbaru melakukan penindakan terkait praktek-praktek ilegal asusila yang melanggar perda Kota Pekanbaru,” katanya saat dimintai pendapatnya.

    Hj Rukmini juga mempertanyakan lemahnya kinerja Satpol PP Pekanbaru terkait pencegahan praktek asusila di Hotel Ameera.

    “Apa sebenarnya yang mengganjal Satpol PP Pekanbaru. Sepertinya Satpol PP Pekanbaru sudah ketakutan duluan dengan Hotel Ameera. Apa karena pemiliknya salah satu donatur Walikota Pekanbaru saat Pilkada?” katanya lagi.

    Dirinya mengaku sudah sangat resah dengan keberadaan para PSK yang ngetem di Hotel Ameera.

    “Resah dan khawatir pasti donk. Karena praktek prostitusi itu ada di tengah kota dan dibiarkan begitu saja tanpa adanya penindakan,” katanya lagi.

    Sementara pedagang lainnya juga berpendapat serupa. Sulaiman menilai pihaknya sudah tidak bisa lagi berharap terlalu banyak dari Satpol PP Pekanbaru.

    “Mereka sudah terbelenggu sehingga tak bisa lagi diharapkan,” katanya lagi.

    Satu-satunya cara memberantas prostitusi di Hotel Ameera adalah dengan aksi massa.

    “Kalau Satpol PP Pekanbaru tidak bisa lagi diharapkan tentunya aksi massa yang akan bertindak,” ujarnya menambahkan.

    Hingga (***)


    Artikel ini telah tayang di www.protret24.com dengan 

    Aktivitas Prostitusi di Hotel Ameera Semakin tak Terkendali

    Tindak Lanjut Penanganan Covid-19, Forkopimda Inhu Apel Bersama di Lapangan Taman Hijau

    HARIANBERANTAS, INHU- Tim terpadu penegakan disiplin masyarakat produktif aman covid-19 kabupaten indragiri hulu yang dibentuk bersama oleh Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Inhu Provinsi Riau melaksanakan apel bersama dilapangan ruang taman hijau (RTH) rengat kamis (04/05/20).

    Giat Apel bersama tersebut dilaksanakan dalam rangka menuju prosedur standar tatanan baru ( New Normal ) Ditengah Pedemi Covid 19 untuk Beraktifitas Keseharian dengan Disiplin Menjalankan Protokol Kesehatan.

    Bertindak sebagai Pimpinan Apel Wakil Bupati Inhu H. Khairizal, M.Si, Kapolres Inhu AKBP Efrizal, S.I.K dan Dandim 0302 Letkol ARH Hendra Roza, S.IP, dan Perwira Apel Kasat Binmas Polres Inhu Akp Buha Sihaan serta Komandan Apel Kanit III Sat Reskrim Polres Inhu Didik Susanto, S.H.

    Adapaun rangkaian kegiatan dalam apel tersebut dan juga dilakukan Budaya Pendisiplinan Tatanan Baru Kesehatan antara lain, Menjaga Jarak Aman (1-2 Meter), Menggunakan Masker, Pengecekan Suhu Tubuh, Menyiapkan tempat cuci tangan / hand sanitizer ditempat umum serta Membatasi jumlah kapasitas pengunjung disarana umum.

    Giat apel Turut menghadiri Ketua Pengadilan Negeri Rengat Darmo Indo Damanik, SH, M.Kn, Ketua DPRD Inhu Syamsuddin, Kepala Kejaksaan Negeri Rengat Hayin Suhikto, SH, MH, Ketua Pengadilan Agama Rengat Syafri, SH, Sekda Inhu Hendrizal, M.Si, para Camat jajaran Pemda Inhu dan PJU Polres Inhu.

    Kegiatan dilaksanakan mulai pukul 07,30 wib dan giat berakhir Pukul 08.00 Wib.
    Selanjutnya sekira pukul 08.15 Wib, Wakil Bupati Inhu H. Khairizal, M.Si, Kapolres Inhu AKBP Efrizal, S.Ik dan Dandim 0302 Letkol ARH Hendra Roza, S.IP dan rombongan FKPD Inhu melepaskan iring iringan kendaraan untuk melakukan penyemprotan cairan disinfektan dengan rute yakni
    Start dari RTH Rengat - Jalan Agus Salim – Jalan Sultan – Jalan Danau Raja – Jalan Narasinga – Jalan Bupati Tulus – Jalan Hasanuddin – kembali ke RTH.
     
    Kemudian Wakil Bupati Inhu H. Khairizal, M.Si, Kapolres Inhu AKBP Efrizal, S.Ik dan Dandim 0302 Letkol ARH Hendra Roza, S.IP dan rombongan FKPD Inhu menghimbau seluruh masyarakat untuk memperhatikan protokol kesehatan pasca ditetapkannya aktifitas New Normal oleh pemerintah. 

    sasaran lokasi yang dikunjungi FKPD diantaranya 
    Pasar Tradisional Rengat, Kantor Pelayanan Pajak Rengat, Bank BNI serta KCU Rengat
    Selama giat berlangsung situasi aman dan terkendali. (S.Barat)

    Polair Polres Karimun Bangkitkan Semangat Belajar Bagi Anak Terisolasi di Pendalaman

    HARIANBERANTAS,KARIMUN- Menggunakan Kapal Patroli XXXI-30-1002 dengan jumlah personil yang dilibatkan sebanyak 10 (sepuluh) Kasat Polair Polres Karimun gelar program "PODASILAU" (Polair Cerdaskan Anak Pesisir & Pulau). Rabu (3/6/2020) sekira pukul 13.00 wib.

    Program tersebut dilaksanakan langsung Kepada masyarakat Karimun anak desa pongkar Kecamatan Karimun yang berbatasan langsung dengan Negara tetangga Malaysia dan Singapora.

    Dimana program PODASILAU dirancang oleh Kasat Polairud Polres karimun terkandung maksud agar anak pesisir dan pantai di wilayah terisolasi dan memiliki keterbatasan akses belajar bisa merasakan pendidikan yang paling dasar sebelum masuk ke jenjang sekolah SD. 

    "Cara tersebut dilakukan untuk meningkatkan semangat belajar dari anak-anak Pesisir dan pulau di wilayah perbatasan antar Negara RI, Malaysia dan singapore," ujar Kasat Polair Polres Karimun Iptu Binsar Samosir, SH., MH.

    Materi pengajaran yang di lakukan adalah dengan memberikan edukasi belajar melalui berhitung, pengenalan terhadap huruf dan angka serta benda-benda yang terdapat di gambar. 

    Hal tersebut di lakukan agar anak-anak yang tinggal di tempat dimaksud tidak tertinggal dgn anak-anak lainnya dalam hal pertumbuhan pengetahuan dan pendidikan karena di lokasi tinggal mereka tidak ada sekolah dan tetap belajar. ungkapnya.

    "Hal tersebut yang menjadi tolak ukur bagi polres karimun untuk memberikan perhatian khusus terhadap kegiatan dimaksud, dan Polairud berencana akan mendirikan rumah belajar anak pesisir dan pantai bagi warga disekitar sebagai wujud pelayanan terhadap masyarakat karimun," Paparnya. (Rini)

    Petani Meninggal Disebutkan ODP "DPRD Bengkalis Minta RSUD Mandau Segera Umumkan Hasil Swab Ke Publik

    HARIANBERANTAS, BATHIN SOLAPAN-Munculnya stagmen dari pihak RSUD Mandau yang dimuat di beberapa media online

    Dimana dalam stagmennya beliau menyampaikan bahwa Almarhum yang berdomisili di wilayah Desa Petani dikabarkan sebagai pasien dalam pengawasan (PDP) yang terpapar Coronavirus Disease Nineteen (Covid-19)

    Bahkan menurut informasi dilapangan yang berhasil dihimpun oleh awak media, bahwa sistim penguburan jenazah juga langsung ditangani oleh pihak RSUD Mandau dengan menerapkan proses penguburan jenazah Covid - 19 .

    Berdasarkan munculnya Pemberitaan tersebut kini warga Desa Petani dan Sekitarnya menjadi resah dan was - was akibat meninggalnya Almarhumah yang sampai sekarang belum juga diumumkan kebenaran informasi hasil swab positif tidaknya terpapar Covid -19 dari pihak RSUD Mandau.

    Menanggapi hal tersebut Komisi II Anggota DPRD Kabupaten Bengkalis, Rianto SH angkat bicara

    Kepada awak media saat dikonfirmasi melalui saluran WhatsApp nya (3/6) ,beliau mengatakan bahwa pasien benar warga simpang lima.

    "Masalah benar atau tidak meninggal karena covid sekarang msh dlm proses swab yg dilakukan pihak RSUD ,tetapi sebelum meninggal ibu tsb Sdh memiliki riwayat penyakit yg Sdh cukup lama," Terangnya.

    "Kita sangat menghormati proses yg dilakukan pihak RSUD untuk pemakaman warga kani tsb,tetapi bila benar terkena covid seharus nya pihak RSUD melakukan prosedur penanganan covid 19 untuk keluarga atau masyarakat yg dekat dgn rumah pasien yg meninggal tersebut, bukan diam2 saja tetapi malah membuat resah warga dgn proses pemakaman yang dilakukan oleh pihak RSUD Mandau," Imbuhnya.

    "Hal ini sangat tdk adil buat keluarga ,bantuan apapun tdk ada thd keluarga Almarhumah, sementara akibat pernyataan tersebut kini keluarga diharuskan karantina mandiri selama 14 hari," Imbuhnya.

    "Padahal Pasien masuk RSUD dan meninggal tdk sampai 24 jam ," Terangnya.

    "Dalam hal ini saya selaku Anggota DPRD Kabupaten Bengkalis Komisi II meminta kepada pihak RSUD Mandau agar segera mengumumkan hasil Swab Almarhumah ke Publik agar tidak mengakibatkan keresahan di tengah masyarakat Desa Petani maupun Sekitarnya Khususnya Warga Simpang Lima serta Keluarga Pasien /Almarhumah supaya tidak dirugikan secara Ekonomi dan Sosial ," Tutupnya.

    Terduga Pelaku Curanmor Berhasil di Tangkap Polisi

    HARIANBERANTAS, INHU- Satu unit sepeda motor, jenis Honda supra X 125 warna hitam abu abu  dengan Noka: MH1JB9123BK631024 dan Nosin JB91E-2621482 hilang di parkiran Musallah Al-barru pasar sri gading desa cendirejo kecamatan pasir penyu kabupaten indragiri hulu (inhu)  jumat (22/05) subuh, sekira pukul 04.00WIB.
    Sepedamotor itu hilang hanya dalam waktu beberapa jam setelah ditinggal oleh pemiliknya Nurbil fatih (23) sehabis makan sahur dari luar dan memarkirkan sepeda motornya diparkiran mushalla.

    “Sepedamotorku hilang saat kutinggal diparkiran mushalla Al-barru sehabis sahur dari luar kata Nurbil fatih, warga Desa kedondong hulu Rt/04 kecamatan kelayang pemilik sepedamotor Honda supra X125.

    Diceritakan Nurbil fatih, dengan mengendarai sepeda motornya dari mushalla ia berangkat keluar untuk mencari sahur, setelah makan sahur
    Sesampainya di sana, ia pun memarkirkan sepeda motornya itu persis di pelataran parkir mushalla dalam kondisi stang terkunci.
    Dirinya sama sekali tidak menyangka sepeda motornya bisa hilang hanya dalam waktu beberala jam. Apalagi, sepeda motornya itu ditinggal di parkiran mushalla dalam keadaan terkunci stang.

    Kapolres Inhu AKBP Efrizal SIk melalui PS Paur humas Polres Inhu AIDA Misran membenarkan kejadian Ranmor tersebut. Kita sudah menerima laporan dari pihak yang dirugikan ujar Misran.

    Kronologis kejadian tambah misran,  Pada hari jumat 22 mei sekitar pukul 04.00 Wib pelapor sampai di mushalla Al-barru dan memarkirkan ranmor R2nya merk Honda supraX 125 warna hitam abu abu tanpa Nopol dengan  Noka : MH1JB9123B631054 Nosin : JB91E-2621484 An. Nurbil fatih di dalam areal parkir mushalla Al-barru, kemudian pelapor masuk kedalam mushalla untuk main hand phone.

    Dan sekira pukul 08.00 wib, pelapor tertidur. Dan sekitar pukul 11.00 wib pelapor terbangun dan terkejut ketika melihat CCTV bahwa sepeda motornya tidak ada lagi diparkiran mushalla, kemudian pelapor berusaha mencari disekitaran mushalla namun tidak juga menemukan sepeda motor miliknya. Akhirnya pelapor melaporkan kejadian tersebut pasir penyu guna pengusutan lebih lanjut imbuh misran.  

    Tambah misran, pada hari kamis (28/05/20) setelah melakukan penyelidikan terhadap rekaman CCTV yang berada di Mushalla di TKP, unit reskrim pun akhirnya mendapat petunjuk terhadap diduga pelaku pencurian sepeda motor supraX 125 tersebut dan mencari keberadaan yang diduga kuat pelaku.

    Kemudian kamis malam sekira pukul 20.00 wib polisi berhasil menangkap dan mengamankan pelaku atas nama PP alias Ipep bin Zulhelmi (34) warga wonorejo Rt/003 Rw/002 kelurahan air molek I kecamatan pasir penyu inhu disebuah rumah milik saudara Tius, namun pemilik rumah tidak ada ditempat. Dan saat ini pemilik rumah Tius masih kita lakukan pencarian.

    Namun untuk pelaku beserta barang bukti sudah diamankan di mapolsek pasir penyu guna penyelidikan lebih lanjut. atas kejadian tersebut pelapor mengalami kerugian sekitar Rp.6.000.000,- (enam juta rupaih). saat ini kita Menerima LP , mendatangi TKP, riksa saksi , lidik tersangka, mengamankan barang bukti dan melakukan penyelidikan lebih lanjut ujar Misran. (S.Barat)

    Limbah Latung Dibuang ke Pemukiman Warga, PT Pertamina EP Lirik Asset 1 Lirik Field Terancam Dilaporkan

    HARIANBERANTAS, PEKANBARU- Akibat ketidakpeduli lingkungan hidup, limbah Latung (Oil Sfild) yang diduga diproduksi melalui saluran Pamping milik perusahaan badan usaha milik negara atau BUMN, PT. Pertamina EP Asset 1 Lirik Field dilingkungan RT/RW 25/10 dan lingkungan lokasi stasiun PEP Ukui Kabupaten Pelalawan Provinsi Riau, terancam dilaporkan.

    Demikian ditegaskan pengurus organisasi/LSM PEPARA-RI (Pemantau Prasarana Aparatur Negara Republik Indonesia), Edison, Selasa (02/06) di Pekanbaru. Menurutnya (Edison-red), rencana pelaporan resmi atas kasus dugaan pembuangan limbah yang selama ini diduga merusak lingkungan pemukiman dan meresahkan tersebut, akan disampaikan lepas minggu mendatang.

    “Iya. Rencananya, lepas minggu ini atau minggu depan, laporan terkait kasus Limbah Latung yang diduga dibuang ke pemukiman warga oleh pengelola PT. Pertamina EP Lirik Asset 1 Lirik Field bertahun-tahun selama ini, akan kami sampaikan”, ujar Edison.

    Dimana pelanggaran yang diduga dilakukan PT. Pertamina EP Asset 1 Lirik Fild, lanjut Edison, diduga ada unsur kesengajaan yang terindikasi tidak peduli dengan lingkungan lagi. Bahkan kata dia, limbah milik perusahaan BUMD yang dibuang sembarangan lingkungan pemukiman serta di areal perkebunan milik warga sekitar setempat cukup mengganggu dan meresahkan

    Diterangkan Edison, atas peristiwa pencemaran lingkungan yang diduga sengaja dilakukan oleh Pertamina EP Asset 1 Lirik Field melalui limbah Latung bertahun-tahun selama ini, lembaga/organisasi yang dipimpinnya, telah menyampaikan  klarifikasi/konfirmasi tertulis kepihak PT. Pertamina terkait, dengan nomor surat, 001/KT/PEPARA-RI/PKU/II/2020 tanggal 24 Februari 2020 lalu. Namun pihak PT. Pertamina EP Asset 1 Lirik Field dalam menyikapi masalah limbah yang dibuang sembarang tempat dilingkungan warga di daerah setempat nihil sama sekali”, terang Edison.

    Hingga berita ini ter-orbit, via hendphon millik Humas PT. Pertamina EP Asset 1 Lirik Field, Yon Mursitoardi saat dihubungi Wartawan guna konfirmasi berita tak diangkat, bahkan konfirmasi via online yang dikirim media pun, tak digubris. ***(tim/red)

    Kapolres Karimun Berhasil Budidayakan Ikan

    HARIANBERANTAS, KARIMUN-- Polres Karimun menjalankan program ketahanan pangan berupa pembudidayaan Ikan Lele yang dikelola oleh anggota Polres Karimun Bripka Hasanudin dengan luas keramba 123.000 meter persegi di jalan Paya Manggis Kelurahan Baran Timur Kecamatan Meral, Kabupaten Karimun.

    Pembinaan usaha pembudidayaan tanaman hydroponix di Polsek Balai sebagai upaya dalam dukungan ketahanan pangan di Kabupaten Karimun. 

    "Adapun jumlah ikan yang dibudidayakan sebanyak 220.000 ekor dengan rincian yaitu Ikan lele 150.000 ekor dan Ikan patin 70.000 ekor yang dikelolah oleh Bripka Hasanudin," ungkap AKBP Muhammad Adenan. Selasa (2/6/2020)

    Selain melakukan giat pembinaan pembudidayaan kepada Bripka Hasanudin sebagai pengelola keramba ikan tersebut Kapolres Karimun juga melakukan giat pembinaan pembudidayaan tanaman hydroponix di Polsek Balai sebagai upaya dalam dukung ketahanan pangan di Kabupaten Karimun.

    "Polres Karimun memiliki ketahanan pangan berupa pembudidayaan ikan sebagai wujud konkrit menjaga ketersediaan pangan di tengah Pandemic Covid-19 di wilayah Kabupaten Karimun serta siap dalam ketahanan pangan menghadapi New Normal," papar Kapolres Karimun AKBP Muhammad Adenan. (Rini)

    Izin Usaha Melalui Onlen Jadi Dilema

    HARIANBRANTAS, INHU- Pengurusan Buat Izin Usaha saat ini melalui onlen, jadi dilema bagi Desa maupun Kelurahan. 

    Soalnya "seseorang bila mengurus perizinan, tinggal daftar melalui niken, tidak perlu lapor ke Dinas  Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan Satu Pintu (DPMPPSP) jalan Lintas Timur Kelurahan Pematang Reba Kecamatan Rengat Barat Inhu, tanpa rekomendasi dari Desa atau Kelurahan Izin bisa keluar dari Pusat.

    Doddy kabid Perizinan Satu pintu ketika dikonfirmasi awak media mengatakan "saat ini masalah perizinan kami tidak ada mengeluarkan, semuanya sudah dari pusat. Hanya KTP dan NPWP mereka bisa langsung melalui onlen untuk pendaftaran. Yang nilai usahanya 500 juta ke bawah atau UMKM ( Usaha Mikro Kecil Menengah ). Bukan itu saja' Presiden Kita Pak Jokowi sudah memberi izin untuk kedepan' silahkan buat usaha soal izin bisa belakangan lada Dody.

    Jika tidak melalui prosedur Rekomendasi Kelurahan, Desa atau Kecamatan kita tak begitu tau. Memang seharusnya begitu aturannya . Diurus dulu melalui Rt mana dan Kecamatan mana dan masalah lingkungan juga salah satu syarat paling utama ujarnya.

    Hendry Camat Rengat Barat ketika dikonfirmasi hal ini mengatakan " seharusnya mengeluarkan Surat Izin Usaha kepada orang yang mau buat usaha jangan lompat Pusat tampa Rekom Lurah maupun Kepala Desa. 

    Soalnya didalam usaha tersebut tertera domisili RT nya jelas dan Kelurahan maupun Desa. Karena dampak dari usaha terhadap lingkungan kan harus perhatian paling utama.
    Sebagai contoh kataCamat; bengkel mobil umpamanya, disanakan ada kebisingan memakai martil besar. Nah apakah tetangga sebelahnya tidak merasa risih, mereka pasti ter usik dengan bunyi martilnya.

    Yang ke dua ' jika terjadi sesuatu di usaha si A tersebut kemana mereka lapor. Sedangkan Rt dilingkungan usahanya tidak pernah tau bagaimana si A dapat Ijin Usahanya. Mohon hal ini perlu pertimbangan ujarnya. 2/6/2020. (Pinten. S). 

    Polres Karimun Bagikan Sembako ke Warga

    HARIANBERANTAS, KARIMUN- Kapolres Karimun AKBP Dr. Muhammad Adenan AS, S.H,. S.I.K didamping Kasat Binmas, Kanit Binmas Polsek Meral dan Bhabinkamtibmas Desa Pangke Barat, Gelar kegiatan Bhakti Sosial memberikan bantuan sembako dan biaya renovasi rumah kepada warga Kurang Mampu di Dusun Rukun RT 03 RW 01 Desa Pangke Barat, Kecamatan Meral Kabupaten Karimun. Jumat (29/5/2020).

    Adapun warga yang dibantu yaitu Arifin (45 tahun) pekerjaan buruh serabutan, tinggal dirumah yang tidak layak huni ukuran 4 × 5 M, lantai Tanah yang beralaskan tikar plastik berdinding seng dan Batako, sedang atap rumahnya terbuat dari Rumbia dalam keadaan bocor. Arifin Tinggal bersama seorang isteri dan 2 (dua) orang anak yang masih Balita.

    Kapolres Karimun AKBP Dr. M Adenan AS SH SIK MH mengatakan, Kegiatan ini dilaksanakan menindak lanjuti laporan dan  informasi media sosial Facebook dan didorong oleh rasa empati dan sangat memprihatinkan apalagi dengan keadaan masa Pandemi Covid-19 yang terjadi saat ini.

    “Mudah-mudahan, bantuan ini sedikitnya dapat bermanfaat bagi penerima dan sebagai jalinan silaturahmi dengan masyarakat,” kata Kapolres

    Tujuan dilakukan Bhakti Sosial ini agar Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial  dapat terbantu baik perseorangan, keluarga atau kelompok, sebagai warga negara yang karena suatu hambatan, kesulitan, atau gangguan, dikarenakan tidak dapat melaksanakan fungsi sosialnya dapat di bantu oleh Polri sebagai Pengayom, pelindung dan pelayan masyarakat. sambungnya.

    "Selain itu kita berikan himabauan Kamtibmas agar Masyarakat mengetahui, memahami dan mematuhi anjuran pemerintah terkait protokol kesehatan pada fase New Normal dalam rangka pencegahan penyebaran Covid-19 diwilayah hukum polres Karimun," jelasnya. ( Rini )

    Penikmat Sabu-Sabu di Tangkap Tim Reskrim Polsek Seberida

    HARIANBRANTAS, INHU- Tim buru sergap Reskrim Polsek Seberida berhasil gagalkkan peredaran Narkotika jenis Sabu sabu di Jalan Lintas Timur Inhu, Rabu (27 /05/2020) sekitar pukul 21.00 wib, 

    Alhasil tim anti barang haram itu berhasil menangkap  2 ( dua ) orang terduga pelaku pengedar barang haram tersebut diduga Sabu sabu dan ekstasi. Adapun terduga ang berinisial M (41) warga Dusun Tanjung Indah Seresam - Taluk kuantan, dan MY (40) warga Pangkalan Kasai - inhu

    Berikut kronologis penangkapan para pelaku:

    Tim Opsnal Polsek Seberida dan Bhabinkamtibmas Polsek Seberida pada hari rabu (27/05/2020) sekira Pukul 20.00 Wib, mendapatkan informasi dari masyarakat bahwa di sebuah rumah yang berlokasi di Rt 024 Rw.006 Dusun Tanjung Indah, Desa Seresam Kecamatan Seberida Kabupaten Inhu sering dijadikan sebagai tempat transaksi narkotika golongan I jenis barang haram yang sangat meresahkan masyarakat setempat.

    Tim tas informasi tersebut Opsional dan Babinkamtibmas melapor kepada Kapolsek Seberida, kemudian Kapolsek Seberida AKP HENDRI SUPARTO,S.Sos memerintahkan untuk melakukan penyelidikan selanjutnya Tim Opsnal Polsek Seberida yang dipimpin oleh Panit I Intelkam Polsek Seberida IPDA AGUSRI beserta Anggota Langsung menuju TKP dimana informasi  yang diduga  menguasai, menyimpan, memiliki narkotika golongan I jenis Shabu tersebut. 

    Sekira Pukul 21.00 WIB team berhasil melakukan penangkapan terhadap pelaku di rumah Sdr Maryono yang berlamat di Rt 024 Rw.006 dsn. Tanjung indah Desa Seresam kec. Seberida Kab.Inhu  dan Saat diamankan terdapat 2 (dua ) orang diduga Pelaku  yang bernama Sdra  MARYONO dan pelaku Sdr MAHDOLY YANTRI dan saat dilakukan penangkapan tersebut ditemukan 9 paket Narkotika jenis Shabu dan 1 paket Narkotika Jenis Esktasi warna pink milik Sdr MARYONO serta uang hasil penjualan Narkotika Rp 6.10.000 (Enam ratus sepuluh ribu rupiah) yang disimpan dalam dompet  dan dalam kotak HP dalam rumah Sdr MARYONO tersebut serta juga di temukan 3 Unit Timbangan digital dan 1 Unit HP Vivo warna biru dan terhadap pelaku Sdr MAHDOLY YANTRI saat penangkapan membuang 1 paket narkotika jenis shabu ke halaman samping kiri rumah Sdr MARYONO dan berhasil ditemukan oleh team opsnal Polsek Seberida dan Sdr MAHDOLY YANTRI mengakui Narkotika yang dibuang tersebut merupakan miliknya yang dibeli dari Sdr MARYONO dengan cara berhutang. Atas kejadian tersebut kemudian tersangka dan barang bukti diamankan ke polsek Seberida.

    Barang Bukti yang ditemukan terhadap Sdr MARYONO :

    a. 2 Unit timbangan digital warna silver
    b. 1 Unit timbangan digital merk 
         Constant warna silver hitam
    c. 1 Buah dompet warna hitam
    d. 1 Unit HP Vivo warna biru
    e. 1 Kotak HP Oppo A5s
    f.  9 Paket diduga Narkotika jenis 
        Shabu yang dibungkus plastik 
         bening dengan berat kotor 5,35 
         Gram
    g. 1 Paket diduga Narkotika jenis 
         Ekstasi warna pink dengan kondisi 
        lebur dengan berat kotor 0,50 Gram 
    h. Uang Rp 6.10.000 (Enam ratus 
        sepuluh ribu rupiah) 
    i. 1 Pack plastik klip bening

    Barang Bukti yang ditemukan terhadap Sdr MAHDOLY YANTRI:

    a. 1 Paket diduga Narkotika jenis 
        Shabu yang dibungkus plastik 
        bening dengan berat kotor 0,26 Gram
    b. 1 Unit HP Nokia warna hitam.

    Saat ini pemilik Sabu dan ekstasi  serta barang bukti sudah diamankan pihak Polsek Seberida untuk tindakan pertanggung jawaban hukum atas perbuatannya. 29/05/2020. Pinten S.

    Tiga Orang Pencita Narkoba di Tangkap Tim Res Narkoba Polres Inhu

    HARIANBERANTAS, INHU- Meski dihari raya idulfitri polisi republik indonesia (polri) tidak henti hentinya memberi rasa nyaman, aman terhadap masyarakat. Khususnya kepolisian resort (polres) indragiri hulu yang tidak pernah menyerah dan mengenal lelah demi memberantas peredaran barang haram dari muka bumi ini yang telah merusak terlebih kepada generasi muda.

    Tepat dihari lebaran kedua senin (25/05/20), Satres narkoba dari jajaran polres kabupaten indragiri hulu riau kembali mencokok tiga orang tersangka yang diduga melakukan tindak pidana menyimpan, menguasai atau menyediakan dan memiliki narkoba jenis sabu didua tempat berbeda.

    Kedua tersangka atas nama Johannes harianja (28) warga desa candi rejo kecamatan pasir penyu dan Fikarman buulolo warga desa kembang manis PT.PAS kecamatan rengat barat inhu ditangkap didusun pangkalan, desa kota lama sekira pukul 16.30 wib.

    Kapolres inhu AKBP Efrizal SIk melalui PS paur humas AIPDA misran mengatakan, selain dari dua tersangka polisi juga menangkap tersangka lainnya atas nama indra nova (43) diringkus didesa kota lama kecamatan rengat barat sekitar pukul 18.30 wib dua jam selang penangkapan J dan F.

    Dari  tangan kedua tersangka J dan F tutur Misran, berhasil diamankan barang bukti (BB) dua bungkus plastik narkotika seberat 0.33 gram jenis sabu. Satu unit Hp nokia hitam, satu unit Hp samsung putih dan satu unit ranmor R2 yamaha vega R tanpa plat.

    Kemudian dari tangan tersangka I polisi berhasil mengamankan barang bukti di TKP dua puluh lima bungkus narkotika seberat 4.03 kg jenis sabu, satu buah kotak plastik hitam, satu pack plastik bening dan satu unit Hp merek nokia warna hitam terang Misran.

    Tambah Misran, penangkapan itu berawal dari informasi masyarakat bahwa didua tempat tersebut sering tarjadi transaksi narkoba. Selanjutnya kasat res narkoba AKP Jaliper L.toruan S.AP memerintahkan KBO sat res narkoba IPTU Agi vidata ketaren S.Sos memimpin team opsnal untuk melakukan penyelidikan dan proses lebih lanjut.

    Atas perintah Kasat resnarkoba anggota opsnal satnarkoba meluncur ketempat kejadian perkara (TKP) kemudian berhasil mengamankan J dan F sekira pukul 16.30 wib dan menangkap I sekitar pukul 18.30 wib. Dan selanjutnya dilakukan itrogasi dan penggeledahan dan menemukan barang bukti yang berhubungan dengan tindak pidana (TP) narkotika.

    Saat ini ketiga tersangka beserta barang bukti telah dibawa ke mapolres  kabupaten indragiri hulu guna proses dan penyelidikan lebih lanjut. Tindakan yang kita lakukan mengamankan tersangka, melakukan riksa saksi, menyita barang bukti dan melengkapi mindik. Kita juga akan melakukan tindak lanjut yaitu melaksanakan gelar perkara, menimbang BB, uji Lab dan melakukan lidik lebih lanjut jelas paur humas Misran. (S.Barat)

    Kapolres inhu Pantau Pos Pengamanan Ops Ketupat Lancang Kuning 2020, Ini Pesan-Nyaya

    HARIANBERANTAS, INHU- Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Indragiri Hulu (Inhu), Riau, AKBP Efrizal, S.IK sehari menjelang perayaan Idul Fitri 1441 H, tepatnya Sabtu (23/5/2020) menyempatkan diri meninjau kesiapan sejumlah Pos Pengamanan Operasi Ketupat Lancang Kuning 2020 yang ada diwilayah Inhu.

    Sekitar pukul 10.45 WIB, Kapolres beserta rombongan yang terdiri dari Waka Polres Inhu Kompol Zulfa Rinaldo, S.IK, M.Si, Kasat Intelkam AKP M. Ari Surya, S. S.H, Kasat Reskrim AKP Febriandy, S.H, S.IK, Kasat Lantas AKP Oka Syahrial, S.IK, M.M, Kasat Sabhara AKP Hendri, S.Sos, M.H, KBO Sat Lantas IPTU Adam Efendi, S.E, Kanit Regident IPDA Reynaldi, S.Trk dan Kanit II Sat Intelkam IPDA Baharudin, S.Sos tiba di Pos Pengamanan Simpang Japura Kecamatan Lirik.

    Ketika itu, Kapolres langsung disambut oleh Pawas Pos Pam, Ipda M Subhan.
    Kapolres mengecek kesiapan personel, kesiapan fasilitas penunjang, kendaraan operasional serta lainnya.

    "Saya berharap semua personel dapat menjaga kesehatan selama bertugas di pos ini," ucap Kapolres sambil terus memeriksa kelayakan sarana dan prasarana pos pengamanan.

    Selain itu, Kapolres juga menegaskan pada personel untuk mengecek semua kendaraan yang keluar masuk wilayah Inhu.
    Bahkan Kapolres menekankan lagi pada personel untuk melarang semua jenis bus yang masuk ke wilayah Riau.

    Setelah memastikan pos Simpang Japura aman, Kapolres dan rombongan menuju Kecamatan Kuala Cenaku, sekitar pukul 12.15 WIB, Kapolres Inhu beserta rombongan tiba di Pos Pam Ketupat Lancang Kuning 2020 Kuala Cenaku jalan Raya Rengat-Tembilahan Desa Kuala Cenaku Kecamatan Kuala Cenaku dan disambut oleh Kapolsek Kuala Canaku IPTU Sutarja serta Pawas Pos Pam IPDA E. Simanjuntak. 

    Sama seperti pos Japura, Kapolres juga berpesan pada seluruh personel yang bertugas untuk memprioritaskan kesehatan tubuh, kemudian cek seluruh kendaraan berasal dari luar wilayah Riau, baik masuk maupun keluar wilayah Riau, khususnya Inhu.

    "Terus lakukan himbauan untuk tidak mudik kepada seluruh pengguna jalan," pesan Kapolres pada personel.
    Setelah itu, Kapolres dan rombongan kembali ke Rengat. (rls/S.Barat)

    2 Orang PDP Warga Bawòlato Kabupaten Nias Dinyatakan Negatif COVID-19

    HARIANBERANTAS, NIAS- Hari ini pemerintah menyatakan 2 (dua) orang warga Bawòlato (Nias) yang masuk dalam OPD dinyatakan NEGATIF COVID-19.,Jum’at (22/05/2020).
    Seperti diketahui sebelumnya pernahtterjadi ada 9 (sembilan) orang warga Desa Tagaule kecamatan Bawòlato kabupaten Nias diantaranya 1 (satu) orang dalam satu keluarga mendadak meninggal dunia diduga terpapar virus COVID-19 dan 7 orang lainnya mengalami demam tinggi.

    Diantara ke sembilan orang tersebut sebelumnya dinyatakan terindikasi  2 orang covid-19 dan  terpaksa di isolasi di RSUD GUNUNG SITOLI,  dan 5 orang di isolasi secara mandiri, sedangkan 2 orang menunggu hasil sampel yang telah di kirim ke laboratorium medan dan telah di tangani oleh tim Gugus tugas percepatan penanganan wabah pademi covid-19(virus corona). Kemudian beserta tim medis RSUD gunung sitoli  kepulauan Nias akhirnya kedua orang tersebut di nyatakan negatif covid-19.

    Hal itu di nyatakan dalam surat yang di keluarkan oleh Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera utara bernomor.443.33/6517.14/DINKES/V/202O tertanggal 21 Mei 2020 yang diterima media ini.

    Adapun hasil penelitian itu di terima dari sebuah unit penelitian di sumatera utara yakni  Laboratorium Klinik terpadu Rumah Sakit UNIVERSITAS SUMATERA UTARA dengan nomor :122/UN 5.3.2.7./KPM/2020 di mana dalam surat tersebut tertera bahwa kedua warga desa tagaulw kecamatan bawòlato,kabupaten Nias an.Kornelius laia dan Ferlina buulolo di nyatakan Negatif covid-19.

    Hasil penelitian ini di sambut gembira oleh warga kepulauan nias pada umum-nya dan pihak keluarga pasien PDP khususnya, di mana beberap hari sebelum hasil ini di keluarkan. masyarakat kepulauan nias sangat di resahkan oleh pemberitaan di beberap media  massa elektronik seperti youtube dll, yang cukup meresahkan masyarakat Kepulauan Nias, bahwa ada 2 orang dari warga Desa  Tagaule tersebut di nyatakan positif covid-19.

    Seperti di kemukakan oleh salah seorang warga nias yang tidak mau di tuliskan namanya dalam artikel pemberitaan ini,merasa bersyukur kepada Tuhan bahwa kepulauan nias masih Zona Hijau terhadap pademi covid-19 (virus corona) serta berterimah kasih kepada tim terpadu Gugus tugas percepatan penanganan pemutusan mata rantai penyebaran pademi covid-19 khususnya kepulauan Nias.tuturnya

    Dia juga mengharapkan kepada agar masyarakat di beri informasi yang pasti dan akurat.

    "Iya bang sejak tersebarnya isu bahwa ada warga kepulauan Nias yang Positif  corona kami jadi gelisah dan takut tentang berita tersebut" kami masyarakat sangat membutuhkan informasi yang akurat,vailid,dan keterangan yang dapat di pertangung jawabkan, karena pademi virus covid-19 bukan hanya pademi nasional sudah pademi internasional, jadi jangan sampai ada pemberitaan yang tidak akurat yang membuat kami masyarakat menjadi resah dan membuat imun tubuh kami menurun.harapnya

    Penulis : Serius jaya Nazara

    Resmi Jabat Kapolresta Manado, Ini Jejak Karir AKBP Elvianus Laoli

    HARIANBERANTAS, MANADO- AKBP Elvianus Laoli, mulai Selasa (19/5/2020) resmi bertugas sebagai Kapolresta Manado.

    Jejak karir Laoli sebelum memegang tongkat komando Kapolresta Manado, yaitu sebagai Wadansatbrimob Polda Banten. Sebelumnya, Laoli juga pernah menjabat sebagai Kapolres Toba Samosir (Tobasa), Polda Sumatera Utara (Sumut)

    Diketahui, Polda Sulut kembali melaksanakan serah terima jabatan (sertijab) tahap dua, Selasa pagi (19/5). Pelantikan dan pengambilan sumpah menerapkan protokol kesehatan penanggulangan Corona virus Disease 2019 (Covid-19). Usai sertijab langsung dilanjutkan pisah sambut.

    Yang disertijab yaitu jabatan Wakapolda Sulut, Direskrimsus, Kapolresta Manado. Wakapolda lama Brigjen Pol Drs Tabana Bangun kini resmi digantikan Brigjen Pol Yadi Suryadinata. Direskrimsus Polda Sulut sebelumnya Kombes Pol Yandri Irsan juga resmi digantikan AKBP Michael Irwan Thamsil.

    Sementara jabatan Kapolresta Manado resmi diemban AKBP Elvianus Laoli, menggantikan pejabat lama Kombes Pol Benny Bawensel.

    Sertijab dipimpin Kapolda Sulut Irjen Pol Royke Lumowa. Irjen Lumowa kepada pejabat baru berharap, bisa memberikan pengabdian tanpa pamrih. “Selalu utamakan pelayanan terbaik bagi masyarakat Sulawesi Utara,” tutupnya.***(red)

    Pemeran, Oknum Pengurus KNPI Binjai di Tangkap Polisi

    HARIANBERANTAS, BINJAI- Oknum Ketua KNPI Kota Binjai, berinisial ID, terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT) oleh Satrekrim Polres Binjai. Penangakapan tersebut, berujung kericuhan di depan Mapolres Binjai, Jalan Sultan Hasanudin, Selasa malam lalu (19/5/2020).

    Informasinya, akibat ditangkapnya Ketua KNPI itu, massa dari KNPI mendatangi Mapolres Binjai dan sempat mengundang perhatian warga sekitar.

    Saat terjadi kericuhan, Polres Binjai sempat memberi tembakan peringatan ke udara hingga beberapa kali.

    Hal tersebut membuat warga setempat dan pengendara yang melintas sempat panik saat mendengar suara tembakan itu. Dan para pengendara yang melintas langsung berbalik arah.

    Terkait penangkapan Ketua KNPI Binjai tersebut diduga melakukan pemerasan, terhadap salah satu proyek penahan sungai yang lokasinya, di belakang rumah dinas Walikota Binjai.

    Sampai berita ini diturunkan, petugas menangkap 4 orang dan dimintai keterangan lebih lanjut.***(red)

    Jajaran Polres Karimun Bagikan Sembako ke Warga Kurang Mampu

    HARIANBERANTAS, KARIMUN- Polres Karimun dan Polsek jajaran gelar Bakti Sosial berupa pembagian 200 paket sembako kepada masyarakat terdampak langsung Covid - 19 di wilayah Kabupaten Karimun secara Door to Door. Kamis (21/5/2020) sekira pukul 13.00 wib.

    Kapolres Karimun, AKBP Dr. Muhammad Adenan As, SH, SIK MH mengatakan Polres Karimun dan jajarannya gelar bakti sosial Adapun sasaran pembagian 200 paket sembako dan makanan kepada Masyarakat hiterland Pulau Karimun Anak  (60 paket), Fakir miskin (100 paket) dan Warga pesisir pantai (40 paket).


    "Setiap paket berisi Beras 5 kg, Gula pasir 1 kg, Minyak goreng 1000 ml, Mie instan 5 bks, Sarden 1 kaleng, Teh Celup 1 kotak, Kopi 1 Bungkus dan Susu 1 kaleng," jelasnya.


    Dengan kegiatan tersebut Polres Karimun sedikit meringankan beban masyarakat yang terdampak covid-19, sehingga masyarakat betul-betul mentaati peraturan pemerintah terkait penanggulangan covid-19. Paparnya. (Rini)

    Jelang Idul Fitri 1441 Hijriah, Kapolres Inhu Bagikan Sembako Lebaran

    HARIANBERANTAS, INHU - Menjelang perayaan Idul Fitri 1441 Hijriah, Kapolres Inhu AKBP Efrizal S.I.K menyalurkan bantuan paket lebaran untuk sejumlah warga yang berkebutuhan khusus di Kecamatan Rengat.

    "Ada delapan orang masyarakat yang berkebutuhan khusus di Kecamatan Rengat kita bantu untuk berbagi kebahagiaan di hari raya Idul Fitri," ucap Kapolres Inhu melalui PS Paur Humas Polres Inhu, Aipda Misran, Kamis (21/5/2020) pagi.

    Dikatakan Misran, paket lebaran yang diberikan kepada masyarakat berkebutuhan khusus itu berisi kue kering, minuman serta barang lainnya yang dibutuhkan saat lebaran nanti.

    Penyaluran bantuan ini juga berdasarkan data dari Bhabinkamtibmas Polres Inhu di Kecamatan Rengat, dimana ada 8 warga berkebutuhan khusus, seperti tuna netra, cacat kaki atau pincang, ukuran tangan dan kaki yang tidak normal serta lainnya.

    Saat menyerahkan bantuan, Kapolres Inhu juga didampingi  Waka Polres Inhu Zulfa Renaldo,S.IK, M.Si, Kasat Lantas AKP Oka M Syahrial,SE, S.IK, M.Si, Kasat Reskrim AKP Febriandi,SH, S.IK, Kasat Binmas AKP Buha Siahaan dan PS Paur Humas Aipda Misran.(rls/S.Barat)
     
    Support : Creating Website | PT.Berantas Pers Group | Berantas
    Copyright © 2015. Harianberantas - All Rights Reserved
    Template Created by Creating Website Published by Berantas
    Proudly powered by Berantas