Headlines News :

    Melanggar Protokol Kesehatan Siap-Siap Kena Sanksi Push Up & Bersihkan Lingkungan

    HARIANBERANTAS, SLAWI- Meningkatnya kasus Covid-19 di tengah-tengah upaya pemerintah melonggarkan aktifitas sosial untuk menggerakkan perekonomian masyarakat harus diimbangi dengan penumbuhan kesadaran mentaati protokol kesehatan.

    Pemerintah pusat dan daerah telah membuat peraturan dan sanksi bagi siapa saja yang melanggarnya. Tujuannya adalah untuk meminimalisir dan memutus penyebaran virus corona (Covid-19).

    Sanksi yang diterapkan sangat beragam, misalnya di Kabupaten Tegal. Dimana pemerintah Kabupaten Tegal menerapkan sanksi bagi siapa saja tanpa terkecuali yang terbukti melanggar ketentuan protokol kesehatan akan dikenakan sanksi Push Up. Dengan demikian, masyarakat dapat mentaati protokol kesehatan sehingga dapat diminimalis penyebaran virus corona yang melanda dunia saat ini.

    Pernyataan ini disampaikan Bupati Tegal Umi Azizah saat menggelar operasi penegakan disiplin pakai masker di kawasan Alun-Alun Hanggawana Slawi, Minggu (02/08/2020) pagi.

    Dalam operasi kali ini puluhan pedagang dan pengunjung di acara Car Free Day terjaring operasi gabungan yang melibatkan instansi lintas sektoral seperti Kodim 0712/Tegal dan Polres Tegal. Sesuai Peraturan Bupati Tegal Nomor 35 Tahun 2020 tentang Pencegahan Penularan Covid-19 di Kabupaten Tegal, mereka yang melanggar mendapat hukuman disiplin push up ataupun membersihkan lingkungan sekitar. 

    Umi mengatakan, pemberian sanksi tersebut diberikan karena protokol kesehatan tidak dijalankan warga secara disiplin. Padahal, pihaknya melalui Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Tegal sudah berulang kali memberikan edukasi dan sosialisasi. Harapannya, cepat ada perubahan perilaku, sehingga masyarakat tak sebatas paham, tapi juga sadar akan kewajibannya melindungi diri sendiri dan orang lain.

    ”Langkah ini kami lakukan untuk mendisiplinkan warga yang kedapatan tidak memakai masker di ruang publik. Artinya, mereka yang ke luar rumah tanpa memakai masker, apapun alasannya, berarti ia tidak peduli pada keselamatan orang lain. Sehingga, agar tidak menjadi contoh buruk bagi warga lain yang sudah patuh pada protokol kesehatan, mereka ini kita disiplinkan” tegas Umi.

    Kendati demikian, Umi mengakui, membiasakan masyarakat untuk menggunakan masker saat ke luar rumah sebagai bagian dari adaptasi kebiasaan baru bukan hal yang mudah. Menurutnya, supaya giat pendisiplinan ini tidak hanya menjadi gerakan di permukaan saja, promosi kesehatan untuk mencegah penularan Covid-19 juga harus diikuti seluruh elemen sampai di tingkat terbawah. “Satgas kecamatan, desa, hingga Jogo Tonggo di tingkat RT dan RW harus selalu dan saling mengingatkan. Mereka juga harus bisa menjadi contoh penegak disiplin protokol kesehatan yang baik bagi lingkungannya,” ujarnya.

    Sementara, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Tegal Suharinto yang mendampingi Bupati Tegal pada giat operasi penegakan disiplin pakai masker tersebut mengaku siap mengawal kebijakan pemerintah dan penegakan hukumnya. “Sebagai Satgas, kami tidak pernah lelah dan siap mendukung segala upaya pemerintah dalam mencegah penularan Covid-19, terutama mendisiplinkan warga sampai mereka benar-benar sadar dengan sendirinya, tanpa diminta mau menerapkan protokol kesehatan,” ujarnya.

    Suharinto menambahkan, dengan semuanya bergerak, diharapkan ada perubahan perilaku yang signifikan. Sehingga, secepatnya adaptasi kebiasaan baru ini bertransformasi menjadi budaya di masyarakat.

    Ditemui di tempat yang sama, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tegal Hendadi mengatakan, kepatuhan warga dalam memakai masker di lingkungan Alun-Alun Hanggawana Slawi dan sekitarnya ini sudah mencapai 90 persen. Ada pun mereka yang kedapatan tidak memakai masker, lanjut Hendadi, lebih karena faktor lupa, sudah terlanjur ke luar rumah.

    Hendadi pun menyarakankan, agar tidak lupa, masker tersebut didekatkan dengan telepon seluler. “Orang sekarang lebih panik jika ketinggalan telepon selulernya. Sehingga, jika didekatnya ada masker, maka bisa secara refleks masker tersebut ikut diambil dan dikenakan,” kata Hendadi.

    Salah seorang warga, Dedi (41), pedagang pakaian asal Desa Kalisapu, Kecamatan Slawi yang terjaring operasi mengaku maskernya tertinggal di rumah. Ia tak sempat membeli masker di pedagang lantaran harus menjaga barang dagangannya. 

    Lain halnya dengan Sinta (17), warga Desa Dukuhsalam, Kecamatan Slawi yang masih berstatus sebagai pelajar ini mengaku maskernya hilang saat bertandang di rumah temannya. Meski demikian, seluruh pelanggar protokol kesehatan yang tidak mengenakan masker tersebut mendapat pembagian masker gratis dari Bupati Tegal. (Ag & Hms )

    Pembunuh Gajah di Kelayang Akhirnya di Bui ke Jeruji Besi Polres Inhu

    HARIANBERANTAS, INHU- Meskipun proses penyelidikan memakan waktu yang  cukup lama, lebih kurang dua bulan, namun semua itu sebanding dengan hasil yang diraih setelah Polres Inhu mengungkap kasus pembunuhan gajah di Kelurahan Simpang Kelayang Kecamatan Kelayang.

    Dua tersangka, yakni ANR (52) warga Sikakak Kecamatan Cerenti, Kabupaten Kuansing dan SKR (29) warga Desa Sungai Banyak Ikan Kecamatan Kelayang berhasil diringkus Satreskrim Polres Inhu, pada waktu dan tempat yang berbeda.

    Selain dua tersangka, polisi juga mengamankan barang bukti berupa sepasang gading gajah jantan, senjata api rakitan laras panjang, 29 butir amunisi aktif, tenggkorak gajah serta sejumlah barang bukti lainnya.

    Demikian hal ini disampaikan Kapolres Inhu, AKBP Efrizal S.IK didampingi Kasat Reskrim Polres Inhu, AKP Febriyandi S.IK, PS Paur Humas Polres Inhu, Aipda Misran dan sejumlah PJU Polres Inhu ketika konferensi pers di Mapolres Inhu, Senin (3/8/2020) pagi.

    Dijelaskan Kapolres, pada tanggal 15 April 2020 lalu sekitar pukul 15.00 WIB, salah seorang Bhabinkamtibmas personel Polsek Kelayang yang sedang melaksakan tugasnya sebagai  Bhabinkamtibmas mendapat informasi bahwa masyarakat menemukan bangkai gajah jantan diareal perkebunan warga lingkungan Kedondong Kelurahan Simpang Kelayang Kabupaten Inhu.

    Bhabinkamtibmas itu melaporkan kejadian tersebut kepada Kapolsek Kelayang, AKP Parlindungan, SH, kemudian Kapolsek langsung memimpin tim menuju Tempat Kejadian Perkara (TKP) untuk melakukan olah TKP.

    Ternyata informasi itu benar, setibanya di TKP, petugas mendapati satu ekor gajah jantan dalam keadaan sudah mati dengan belalai yang sudah putus.

    Pada bagian kepala gajah ada bekas potongan menggunakan benda tajam, dua gading masih menempel, mungkin belum sempat diambil pelaku namun sudah ada bekas potongan atau bekas kampak dari pangkal rahang gajah tersebut.

    Atas kejadian itu, Polres Inhu membentuk tim untuk melakukan penyelidikan terhadap pelaku tindak pidana dibidang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya, yaitu pembunuhan 1 ekor gajah jantan.

    Setelah melakukan rangkaian penyelidikan yang cukup panjang, bahkan proses penyelidikan awal melibatkan BKSDA karena kasus ini menyangkut dengan pemburuan liar dan pembunuhan satwa yang dilindungi.

    Akhirnya petugas berhasil mendapatkan petunjuk dan informasi tentang pelaku atas nama ANR alias Ucok.

    Petugas langsung melacak dan memburu ANR, hingga akhirnya Rabu tanggal 1 Juli 2020 sekitar pukul 16.00 WIB, ANR berhasil diringkus di Simpang Pematang Ganjang Kecamatan Sungai Rampah Kabupaten Serdang Bedagai Provinsi Sumut.

    Kepada petugas, ANR mengakui telah membunuh seekor gajah jantan di Kelayang untuk diambil gading serta bagian tubuh lainnya.
    ANR tidak sendiri, ada temannya yang lain yakni SKR.

    Tanpa membuang-buang waktu, dari Sumut petugas segera kembali ke Inhu dan meringkus SKR yang sedang bersembunyi disebuh pondok kebun miliknya di Desa Paku Satu Kecamatan Kelayang, Kamis (2/7/2020) sekitar pukul 21.00 WIB.

    "Namun ada satu orang pelaku lainnya yang saat ini masih DPO, yakni ARK. Kita akan terus memburu pelaku, mudah-mudahan dalam waktu dekat bisa kita amankan," ucap Kapolres.

    Diungkapkan Kapolres, ada hal menarik dalam kasus ini, bahwa ANR merupakan resedivis dalam kasus yang sama di Kabupaten Pelalawan dan Bengkalis pada tahun 2015 silam, begitu juga dengan ARK yang merupakan teman ANR ketika melakukan kasus serupa di Pelalawan dan Bengkalis.

    Lebih jelas Kapolres menegaskan, ada beberapa pasal yang akan disangkakan terhadap para pelaku, untuk tersangka SKR yaitu pasal 40 ayat (2) Jo pasal 21 ayat (2) huruf a dan b undang – undang RI nomor 5 tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya Jo pasal 55 ayat (1) ke -1 KUHPidana jo Pasal 1 ayat (1) UU Darurat RI nomor 12 tahun 1951.

    Bunyi pasal 40 ayat (2) Jo pasal 21 ayat (2) huruf a dan b yaitu “Setiap orang dilarang untuk menangkap, melukai, membunuh, menyimpan, memiliki, memelihara, mengangkut, dan memperniagakan satwa yang dilindungi dalam keadaan hidup".

    Dengan ancaman hukuman penjara 5 tahun dan denda paling banyak Rp 100 juta.

    Sedangkan pasal 1 Ayat (1) UU Darurat RI Nomor 12 tahun 1951 berbunyi “Barang siapa tanpa hak menyimpan senjata api”, dikarenakan barang bukti berupa senjata api didapat dari tersangka SKR.Dengan ancaman hukuman maksimal seumur hidup.

    Sementara, untuk tersangka ANR alias Ucok juga dikenakan pasal 40 ayat (2) Jo pasal 21 ayat (2) huruf a dan b undang – undang RI nomor 5 tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya.

    Dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara dan denda maksimal Rp 100 juta.

    Kini kedua tersangka dan sejumlah barang bukti berupa 1 pucuk senjata api rakitan laras panjang, 29 butir amunisi aktif, 1 butir selongsong peluru, 2 helai goni plastik kecil, 1 buah tas kecil, 1 batang batu asah berukuran kecil, 1 buah jerigen berukuran kecil, sepasang gading gajah dengan ukuran gading sebelah kiri panjang 95 cm dan lingkar maksimal 26 cm, gading sebelah kanan dengan panjang 94 cm dan lingkar maksimal 27 cm, 1 buah tengkorak gajah, 1 butir proyektil amunisi, 1 bilah kapak dengan gagang warna cokelat muda, 1 bilah parang gagang warna coklat tua dan 1 buah senter. (S. Barat)

    Polresta Pekanbaru Musnahkan BB Tangkapan Sat Resnarkoba

    HARIANBERANTAS, PEKANBARU- Barang bukti hasil tangkapan Sat resnarkoba polresta pekanbaru dimusnahkan di ruang lobi polresta pekanbaru, Senin 3/8/2020

    Pemusnahan barang bukti hasil tangkapan sat resnarkoba pada pukul 11.00 wib berupa narkoba jenis sabhu dan ekstasi dan happy five, disaksikan dari balai BPOM Resqi Ayahri, kejaksaan negeri pekanbaru Lastarida SH, BNN Kota Pekanbaru Indra Wijawa dan penasehat hukum tarsangka Merry.

    Barang bukti hasil tangkapan tersebut bulan Juli 2020 dengan jumlah pil ekstasi sebanyak 5.193 (lima ribu seratus sembilan puluh tiga) butir dengan  berat 1.401,49 (seribu empat ratus satu koma empat pukuh sembilan) gram disita dari tersangka inisial AK Alias A Bin D, pil ekstasi sebanyak 2.746 (dua ribu tujuh ratus empat pukuh enam) butir berat bersih 741,41(tujuh ratus empat pukuh satu koma empat puluh satu) gram disita dari tersangka inisial AK Alias A Bin D, dan narkoba jenis shabu berat bersih 4.924,57 (empat ribu sembilan ratus dua pukuh empat koma lima puluh tujuh) gram, dan 132,01 Kg (seratus tiga puluh dua koma satu) gram disita dari tersangka inisial AK Alias A Bin D, sedangkan happy five sebanyak 2.014 (dua ribu empat belas) butir dengan berat kotor 588,24 (lima ratus delapan puluh delapan koma )gram disita dari tsk inisial MHM alias T bin HM

    Kesemua barang bukti dimusnahkan setelah disisihkan untuk barang bukti ke pengadilan negeri pekanbaru dan alat uji labaratoris.

    Kapolresta pekanbaru Kbp H.Nandang Mu'min Wijaya., S.I.K., M.H melalui kasat resnarkoba Akp Juper Lumban Toruan., SIK mengatakan," Membenarkan penangkapan narkoba bulan juli 2020 berupa pil ekstasi sebanyak 5.193 (lima ribu seratus sembilan puluh tiga) butir dengan  berat 1.401,49 (seribu empat ratus satu koma empat puluh sembilan) gram, pil ekstasi sebanyak 2.746 (dua ribu tujuh ratus empat puluh enam) butir berat bersih 741,41( tujuh ratus empat puluh satu koma empat puluh satu) gram, dan narkoba jenis shabu berat bersih 4.924,57 ( empat ribu sembilan ratus dua puluh empat koma lima puluh tujuh ) gram, dan jenis sabhu seberat 132,01 ( seratus tiga puluh dua koma satu) gram, dan kesemua barang bukti diatas disita dari tersangka inisial AK Alias A Bin D.

    sedangkan happy five sebanyak 2.014 ( dua ribu empat belas ) butir dengan berat kotor 588,24 (lima ratus delapan puluh delapan koma empat belas ) gram disita dari tsk inisial MHM alias T bin HM, penangkapan dilajukan dijalan bhakti Kecamatan Marpoyan damai kemudian dalam pengembangan dilakukan di rumah terangka dikelurahan sri meranti kecamatan Kecamatan Rumbai kota Pekanbaru yang telah dilakukan test urine hasil positif metahamfetamin., tambah kasat resnarkoba." (***)

    Sumber :Humas Polresta

    Luar Biasa, Polresta Pekanbaru Persembahkan 26 Ekor Hewan Qurban di Idul Adha 1441 H 2020

    Harianberantas.co.id, Pekanbaru- Pada Hari Raya Idul Adha 1441 H Tahun 2020,  Polresta Pekanbaru Persembahkan 26 ekor hewan qurban.

    Perseyang dilaksanakan di mushalla Al-falah asrama polri pintu angin jalan sutan syarif qasim pekanbaru kelurahan rintis kecamatan lima puluh kota pekanbaru, Sabtu 1/8/2020.

    Pelaksanaan penyembelihan 26 ekor hewan qurban di mushalla al-falah yang diketuai kabag sumda Kompol Jasman SE selaku ketua panitia pelaksana penyembelihan hewan qurban dalam menyambut hari raya idul adha 1441 H tahun 2020.

    Dua puluh enam ekor hewan qurban disembelih pada hari Sabtu 1/8/2020 pukul 09.00 wib, kedua puluh enam itu 15 ekor sapi dan 11 ekor kambing, dan kegiatan penyembelihan hewan qurban dihadiri para pejabat utama dan kapolsek jajaran polresta pekanbaru, pelaksanakan penyembelihan hari Sabtu karena hari raya idul adha 1441 H jatuh pada hari jum'at sehingga penundaan penyembelihan hewan qurban dilaksanakan pada hari  Sabtu.

    Kapolresta pekanbaru H.Nandang Mu'min Wijaya.,S.I.K., M.H menyampaikan," kita masih diberikan kesehatan, kekuatan sehingga kita bisa bersama-bersilaturrahmi dalam rangka menyaksikan acara penyembelihan hewan qurban.

    ucapan terimakasih kepada ketua panitia dan anggotanya yang telah menyelenggarakan kegiatan maupun acara ini dengan baik dan berharap kegiatan berjalan lancar, aman dan tidak ada suatu halangan.

    Dengan maksud, kita memperingati hari raya idul adha yang tanggal 31 Juli 2020 bertepatan 10 zulhijah, memperingati hari idul qurban kita melakukan penyembelihan hewan qurban dengan ada beberapa momentum makna didalamnya,.

    Pertama, kita diharapkan memilik didalami jiwa untuk selalu berbagi dengan sesama,

    Kedua, kita memiliki jiwa pengorbanan dan keiklasan

    Ketiga,  bisa mendekatkan diri kepada Allah SWT dan yang terakhir kita bisa bersiraturrahmi.

    Nantinya kita bisa membagikan daging qurban tersebut kepada mereka yang membutuhkan, apalagi dimasa pandemi covid-19 ini, sangat dibutuhkan disaat semua orang prihatin dengan kondisi saudara- saudara kita untuk mencukupi kehidupan sehari-hari saja, diharapkan dengan hari raya qurban daging korban kita akan salurkan kepada saudara-sauadara kita yang membutuhkan.

    Disamping itu juga Kapolresta pekanbaru Kombes Pol H.Nandang Mu'min Wijaya., S.I.K., M.H dan keluarga ikut qurban 1 (satu) ekor sapi sedangkan wakapolresta Akbp Yusup Rahmanto., S.IK., M.H dan keluarga juga ikut qurban 1(satu) ekor sapi dan masing-masing melihat penyembelihan hewan qurbannya, berqurban sebagai rasa syukur kepada Allah SWT dan memupuk solidaritas dan empati sesama personel dan masyarakat.

    Kapolresta pekanbaru H.Nandang Mu'min Wijaya., S.I.K., M.H melalui Kabag Sumda Kompol Jasman SE menyampaikan,"Daging hewan qurban akan dibagikan kepada kaum duafa, fakir miskin, panti asuhan, keluarga besar polresta, warakauri, dan peesonel yang sedang sakit jajaran polresta pekanbaru, setelah pelaksaan pemotongan dua puluh enam hewan qurban, kemudian daging itu kami serah dan antar langsung kepada yang berhak menerimanya," ujar kabag sumda.

    Rasa kepedulian dan saling berbagi sesama umat islam, polresta pekanbaru membagikan daging qurban kepada masyarakat yang berhak dan pantas menerimanya, tujuan agar kita selalu bersyukur atas nikmat dan rezeki yang telah diberikan oleh Allah SWT." Tambah kabagsumda ( Humas Polresta)

    Idul Adha 1441 H, Polres Karimun Potong Qurban di Lapangan Volly Asrama Polres

    Harianberantas.co.id, Karimun -- Kapolres Karimun AKBP M. Adenan, SIK bersama Wakapolres Karimun, para Pejabat Utama, perwira Bintara dan ASN Polres Karimun, serta Bhayangkari menyelenggarakan pemotongan hewan Qurban di lapangan volly asrama Polres Karimun, (Sabtu (01/08/2020).

    sebanyak 3 Ekor Sapi dan 5 Ekor Kambing  dalam rangka hari raya Idul Adha 1441 H/2020 M dilapangan Volly Asrama Polres Karimun. (01/08/2020).

    Kapolres Karimun AKBP MUHAMMAD ADENAN, SIK dalam sambutannya menyampaikan, Hal ini merupakan suatu nikmat rasa syukur saya beserta keluarga besar Polres Karimun dapat melaksanakan penyembelihan hewan qurban, serta menyalurkannya kepada masyarakat. 

    Dijelaskannya, Pelaksanaan kegiatan Idul Adha tahun 2020, mengangkat tema “Idul Adha menanamkan nilai-nilai pengorbanan dan keikhlasan pengabdian insan Bhayangkara yang bertaqwa” 

    “Panitia Hewan qurban Polres Karimun, menyiapkan sebanyak 300 kupon daging qurban yang diberikan kepada masyarakat Karimun, tentunya selama dalam pelaksanaan mulai dari Pemotongan hewan qurban hingga penyaluran daging qurban ini tetap mengikuti Protokol Kesehatan dalam adaptasi kebiasaan baru cegah penyebaran covid-19 di Kabupaten Karimun” ujarnya.

    Dalam giat tersebut tampak Kapolres Karimun menyempatkan diri untuk berphoto dan menyerahkan Sapi qurbannya sebelum dilakukan penyembelihan hewan qurban oleh Panitia qurban. (Rini )

    Daging Qurban dari Kodim 0812/Lamongan Siap Disebar

    HARIANBERANTAS, LAMONGAN- Daging sapi dan kambing milik Kodim 0812/ Lamongan, bakal dibagikan ke warga kurang mampu.

    Setidaknya, terdapat 300 bungkus daging hewan kurban itu nantinya akan disebar di beberapa Koramil yang berada di wilayah Kodim.

    “Selanjutnya disebar oleh Koramil. Supaya, penyalurannya tepat
    sasaran,” ujar Letkol Inf Sidik Wiyono. Sabtu, 01 Agustus 2020 siang.

    Almamater Akademi Militer tahun 2001 itu menjelaskan jika sebelumnya, ia telah menerima beberapa daftar nama warga yang dinilai berhak menerima daging hewan kurban tersebut. “Sudah ada daftar-daftar namanya. Itu dikirim dari masing-masing Koramil,” bebernya.

    Pembagian dengan menggunakan strategi itu, kata Dandim, sengaja ia lakukan guna mengantisipasi terjadinya kerumunan massa.

    “Kalau kita undang ke Makodim, pastinya nanti akan terjadi kerumunan.
    Kita tidak mau. Sekarang musim pandemi,” pungkasnya.

    Autentifikasi

    Dandim 0812/Lamongan, Letkol Inf Sidik Wiyono

    Idul Adha 1441 H Perum Alifa Berqurban, Ketua RW 21 Nasip: Alhamdullilah Qurban Tahun Ini Meningkat

    HARIANBERANTAS, PEKANBARU- Idul Adha 1441 Hijriah, Perumahan Alifa RW 21 Kelurahan Sidomulyo Barat Kecamatan Tampan Pekanbaru   memotong 6 ekor sapi kurban pada Jumat 31 Juli 2020.

    Dari 6 ekor sapi yang dikumpulkan melalui Warga RW 21, sebanyak 6 sapi disembelih di Halaman Masjid Sidartulmuntaha Prumahan Alifa.

    Penyembelihan hewan kurban kali ini disalurkan kepada warga sekitar Perumahan Alifa. Riciannya, 125 paket daging qurban dibagikan di Perumahan Alifa Kelurahan Sidomulyo Barat. 

    Ketua RW 21 pelaksana kegiatan, Nasip mengatakan panitia pemotongan hewan qurban melaksanakan kegiatan dengan menerapkan prosedur protokol kesehatan Covid-19.

    Nasip mengatakan semangat berkurban menjadi inspirasi bagi Warga Prumahan Alifa Yang Berkurban ditengah pandemi Covid-19  melakukan kepedulian antar sesama dengan saling berbagi. 

    Dengan berkurban diharapkan akan meningkatkan semangat kerukunan, mempererat persaudaraan, dan toleransi di antarasesama masyarakat. "Kami berharap Qurban Yangb Dilakukan Warga RW 21 dirasakan manfaatnya oleh masyarakat," ujarnya. (*).

    Pasien Covid-19 Bertambah Tiga, Satu Seorang Diantaranya Meninggal Dunia

    HARIAN BERANTAS, SLAWI– Seorang pasien terpapar Covid-19 asal Kabupaten Tegal meninggal dunia usai dirawat selama lima hari di RS Mitra Keluarga Kota Tegal. Hal ini menambah daftar jumlah kasus kematian akibat Covid-19 di Kabupaten Tegal menjadi enam orang. 

    Selain itu, ada penambahan dua kasus konfirmasi Covid-19 baru lainnya yang saat ini sedang menjalani isolasi baik mandiri di rumah, maupun di rumah sakit. Informasi ini disampaikan juru bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Tegal dr. Joko Wantoro, Jumat (31/07/2020) sore.

    Joko mengungkapkan, pasien konfirmasi yang meninggal dunia tersebut adalah berjenis kelamin laki-laki, berinisial SB (63), asal Desa Babakan, Kecamatan Kramat meninggal pada Jumat (31/07/2020) pagi tadi.

    Keseharian SB sebagai distributor pupuk, dia sempat dirawat di RS Mitra Keluarga sejak hari Minggu (26/07/2020) lalu dengan keluhan awal demam, mual dan muntah. Dari hasil pemeriksaan medis ditemukan adanya penyakit komorbid seperti bronkitis dan pneumonia.

    Pasien SB baru dinyatakan terpapar Covid-19 pada hari Kamis (30/07/2020) kemarin setelah uji laboratorium pada spesimen swab-nya yang diambil Senin (27/07/2020) dan hasilnya menunjukkan positif. 

    “Menindaklanjuti kasus ini, kamipun segera melakukan penelusuran dan menemukan 26 orang sebagai kontak eratnya. Mereka sudah diminta untuk di karantina mandiri dan akan kita ambil spesimen swabnya pada hari Senin (03/08/2020) mendatang,” ungkap Joko. 

    Sementara, penambahan baru dua kasus konfirmasi lainnya adalah pertama, seorang anak perempuan berstatus pelajar, berinisial ZNK (8), asal Desa Bogares Kidul, Kecamatan Pangkah. Ia adalah cucu dari pasien konfirmasi berinisial B (66) asal desa yang sama. Adapun pasien B yang berprofesi sebagai sopir bajaj di Jakarta sendiri kini sedang menjalani perawatan di ruang isolasi RSUD dr. Soeselo Slawi.

    Sebelum menjalani karantina mandiri dan diambil spesimen swab-nya sebagai kontak erat dari kasus konfirmasi, ZNK sempat masuk sekolah selama tiga hari, dari Senin (20/07/2020) hingga Rabu (22/07/2020) lalu bersama 16 orang siswa lainnya.

    Berdasarkan penelusuran kasus, ditemukan 29 orang kontak eratnya, termasuk teman sekolah dan gurunya serta teman mengaji di TPQ. “Kondisi klinis ZNK sendiri baik, sehat dan tidak ditemukan gejala. Sehingga, rekomendasi perawatannya adalah melanjutkan isolasi mandirinya di rumah,” ujar Joko.

    Kasus konfirmasi kedua adalah seorang laki-laki, berinisial S (62) asal Desa Margapadang, Kecamatan Tarub. Sebelum pulang kampung pada hari Minggu (19/07/2020) lalu, S yang berprofesi sebagai pengayuh becak di Jakarta ini sudah mengalami sakit demam dan sesak nafas selama empat hari. Ia juga sempat dirawat di rumah selama dua hari sebelum akhirnya dibawa ke RS Mitra Siaga Tegal dan ditetapkan statusnya sebagai pasien dalam pengawasan atau suspek. Belakangan diketahui, pasien S juga menderita penyakit komorbid yaitu diabetes. Dari hasil penelusuran kasus konfirmasi S ini, ditemukan 16 orang yang menjadi kontak eratnya.

    Joko juga menginformasikan, satu orang anak, pasien konfirmasi Covid-19 asal Desa Dukuhtengah, Kecamatan Margasari berinisial NS (9) yang menjalani isolasi mandiri di rumah dinyatakan sembuh pada Rabu (29/07/2020) lalu. Dengan demikian, imbuh Joko, total terdapat 53 kasus konfirmasi Covid-19 di Kabupaten Tegal. Dari jumlah tersebut, 38 orang sembuh, sembilan orang dirawat dan enam orang meninggal dunia.

    Lebih lanjut Joko mengatakan, melihat trend peningkatan kasus konfirmasi di Kabupaten Tegal akhir-akhir ini, pihaknya mengimbau agar kewaspadaan masyarakat lebih ditingkatkan lagi. “Kami menyadari, faktor kejenuhan atau mungkin juga lelah menjadikan kewaspadaan masyarakat kita menurun. Gerakan saling menjaga melalui Jogo Tonggo pun turut melemah. Indikasinya, sebagian besar kasus yang muncul belakangan ini terjadi karena ada warga kita yang pulang dari luar kota, dari wilayah episentrum membawa virus dan menularkannya di sini,” kata Joko. 

    Hal tersebut sesungguhnya tidak perlu terjadi jika diantara warga bisa saling mengingatkan. Mengimbau saudara ataupun tetangganya yang tinggal di luar kota, seperti Jakarta tidak pulang dulu. Ketika pun terpaksa, protokol kesehatan sejak dari perjalanannya ke sini harus diterapkan, termasuk karantina mandiri selama 14 hari sebelum berinteraksi dengan orang lain. “Terlebih, momen libur Idul Adha ini banyak dimanfaatkan warga kita untuk pulang kampung dan ini yang harus kita waspadai,” ujarnya.

    Joko pun mengingatkan, jika mendapati ada saudara, keluarga ataupun kerabat yang baru datang dari rantau ataupun luar kota dan kebetulan tinggal serumah, jangan segan-segan bagi anggota keluarga yang lain untuk meminta orang tersebut menjalani karantina mandiri. “Sementara, jika di rumah tersebut ada yang masih berstatus sebagai pelajar, maka kita minta pelajar tersebut belajar dari rumah lewat pola daring maupun luring sampai masa karantina keluarga atau saudaranya itu terlewati. Dan bagi orang tua siswa yang khawatir anaknya terpapar Covid-19 saat kegiatan belajar mengajar tatap muka di sekolah, kita sarankan untuk menempuh pembelajaran daring ataupun luring,” pungkasnya.(Ag & hms)

    Idul Adha 1441 H Polres Inhu Salurkan 15 Ekor Sapi Qurban

    HARIANBERANTAS, INHU- Kendati dalam masa sulit dampak pendemi Corona Virus Disease (Covid-19), namun tidak menyurutkan semangat berkurban bagi personel Polres Inhu beserta jajarannya.

    Sebagai bukti, Idul Adha 1441 H ini, Polres Inhu dan jajaran Polsek bisa memotong hewan kurban berupa sapi sebanyak 15 ekor, 7 ekor dipotong di Mapolres Inhu dan 8 ekor dipotong dijajaran Polsek.

    Kurban Idul Adha tahun ini mengangkat tema "Idul Adha Menanamkan Nilai-nilai Pengorbanan Dan Keikhlasan, Pengabdian Insan Bhayangkara Yang Bertakwa".

    "Alhamdulillah, Idul Adha tahun ini Polres Inhu dan Polsek jajaran memotong 15 ekor sapi kurban," kata Kapolres Inhu, AKBP Efrizal S.IK melalui PS Paur Humas Polres Inhu, Aipda Misran disela-sela pemotongan hewan kurban dihalaman Mapolres Inhu, Jumat (31/7/2020).

    Dijelaskan Misran, belasan hewan kurban ini berasal dari kurban sejumlah personel Polres Inhu dan Polsek jajaran.
    Bahkan satu ekor diantaranya adalah kurban dari Kapolres Inhu beserta keluarga.

    Daging kurban ini nantinya akan dibagi-bagikan pada masyarakat disekitar Mapolres Inhu, masyarakat kurang mampu, kaum duafa dan petugas kebersihan kota Rengat ujar Misran.

    Polda Riau serahkan 249 Ekor Hewan Qurban ke Masyarakat Melalui Mesjid

    HARIANBERANTAS, PEKANBARU- Kapolda Riau Irjen Agung Setia Imam Efendy SH SIK MSI menyerahkan secara simbolis hewan kurban kepada panitia kurban, selesai sholat Idul Adha 1441H yang digelar secara berjamaah dilapangan Mako Sat Brimob Jalan KH Ahmad Dahlan Pekanbaru pada Jumat (30/7).

    Panitia kurban dalam laporannya menyebutkan hewan kurban Polda Riau beserta Polres/Ta Jajaran pada tahun ini meningkat dari tahun sebelumnya yakni berjumlah 249 ekor (147 ekor sapi, 2 ekor kerbau dan 100 ekor kambing). Dari Polda sendiri sebanyak 30 ekor (25 ekor sapi, 5 ekor kambing).

    Sedangkan dari jajaran Polres/Ta yakni Polresta Pekanbaru 14 ekor (12 ekor sapi, 2 ekor kambing), Polres Kampar 80 ekor ((3 ekor sapi, 2 ekor kerbau dan 75 ekor kambing), Polres Pelalawan 9 ekor (8 ekor sapi, 1 ekor kambing), Polres Indragiri Hulu 7 ekor (6ekor sapi, 1 ekor kambing), Polres Indragiri Hilir 6 ekor (4 ekor sapi, 2 ekor kambing), Polres Kuansing 12 ekor (11 ekor sapi, 1 ekor kambing), Polres Rokan Hulu 6 ekor (5 ekor sapi, 1 ekor kambing), Polres Rokan Hilir 55 ekor sapi, Polres Dumai 10 ekor (8 ekor sapi, 2 ekor kambing), Polres Siak 6 ekor sapi, Polres Bengkalis 10 ekor (7 ekor sapi, 3 ekor kambing) dan Polres Meranti 4 ekor (2 ekor sapi, 2 ekor kambing).

    Kapolda Riau dalam sambutannya mengatakan harapannya agar ibadah kurban ini bisa memberi manfaat bagi masyarakat ditengah pandemi covid-19.

    “Mudah-mudahan niat kita untuk berkurban ini di berkati oleh Alloh SWT dan apa yang kita perbuat hari ini semoga dapat bermanfaat bagi kita semua,”ucap Agung.

    Sementara itu Kabid Humas Polda Riau Kombes Sunarto mengatakan pelaksanaan kurban tahun ini berbeda dengan tahun sebelumnya, dimana pada pelaksanaan tahun ini Polda mendistribusikan hewan kurban ke masyarakat melalui panitia dimasjid masjid.

    “Semuanya hewan kurban ini kami distribusikan ke masjid masjid agar bisa dirasakan manfaatnya oleh masyarakat luas ditengah terpaan pandemi covid-19 ini,”ujar Narto.

    Polres Inhu Peduli, Polisi di Rengat Antar Daging Qurban ke Warga Disabilitas

    HARIANBERANTAS, INHU- Momen hari raya Idul Adha tahun 1441 Hijiriah ini terasa sangat spesial khususnya bagi kaum disabilitas yang bertempat tinggal dikota  Rengat Kabupaten Indragiri Hulu Riau. Kaum disabilitas ikut menikmati daging kurban dari Polres Inhu  dengan diantar langsung oleh Polisi, tidak perlu untuk mengantri mendapatkan kupon dan mendatangi Polres Inhu agar dapat menikmati lezatnya daging kurban. 


    Berbekal data warga penyandang disabilitas yang dimiliki oleh para Bhabinkamtibmas, jauh-jauh hari didata ulang dan berbekal data tersebut para petugas Polisi yakni para Bhabinkamtibmas mengantarkan daging kurban tadi dengan cara door to door system. 

    Tak ayal hal ini membuat kaum disabilitas menangis terharu bahagia, sebab justru Polisi yang datang ketempat mereka, jalan keliling ke rumah rumah warga untuk mengantarkan daging kurban. 

    "Idul Adha ini adalah momentum bagi kita umat muslim di dunia untuk saling berbagi tidak terkecuali kita Polres Inhu, yang juga menyediakan 15 ekor sapi yang akan disalurkan kepada warga Inhu," ujar Paur Humas Polres Inhu, Aipda Misran pada Jum'at (31/7).

    Misran juga menjelaskan, bahwa pihaknya sudah jauh-jauh hari mendata para warga disabilitas atau berkebutuhan khusus dan warga yang perekonomian menengah kebawah.

    “Tujuannya supaya saudara saudara kita kaum disabilitas ini  tidak perlu mengantri lagi dengan sistem kupon untuk mendapatkan daging kurban, kasian mereka ini harus kita bantu. Totalnya yang kita antar melalui bhabinkamtibmas itu sekitar 120 warga se-Kabupaten Inhu. Sebagai wujud bahwa memang Polri hadir ditengah-tengah masyarakat tanpa terkecuali," ungkap Misran. 

    Siwan, lelaki 62 tahun yang sejak 5 tahun terakhir mengalami kelumpuhan pada kedua kakinya dapat menyembunyikan senyumnya usai didatangi Bhabinkamtibmas Polres Inhu untuk menerima daging kurban. 

    "Beberapa waktu yang lalu memang beliau pak Bhabinkamtibmas ini mendata kami, dan kami tidak tahu apa tujuannya, yang ternyata inilah tujuannya untuk mengantarkan daging kurban. Saya mengucapkan terimakasih banyak kepada Polisi Polres Inhu yang sudah peduli kepada kami," ungkap Siwan warga Kota Rengat itu dengan terbata bata.

    Sekda Inhu Sholat Idul Adha di Masjid Nurul Huda

    HARIANBRANTAS, INHU- Sekretaris Daerah (Sekda) Indragiri Hulu (Inhu) bersama Camat Rengat Barat, Kabid Diskominfo serta Kasi Sholat Idul Adha di Masjid Nurul Hudadi jalan Gerbangsari, Kecamatan Rengat Barat Inhu. holat Idul Adha tersebut dipimpin oleh Ustad Fuad, Jumat (30/07/2020) 

    Sambutan sekda memalui Camat Rengat Barat Hendri,  Sos,  menyampaikan, Pesan dari Bupati dalam melaksanakan sholat Idul  Adha ditengah pandemi covid -19 selalu memperhatikan protokol kesehatan sesuai dengan himbauan pemerintah,  ada 3 (tiga) hal pesan bupati antara lain:

    1. Dalam pelaksanaan sholat idul adha haruslah memakai masker
    2. Mencuci tangan dengan air mengalir menggunakan sabun atau dengan handsanitazer
    3. Menjaga jarak.
    Illustrasi Shalat Jamaah

    Sholat Idul Adha dipimpin langsung oleh Ustad Fuad,  dalam khotbahnya, menyampaikan Pesan kepada jamá'ah begitu pentingnya kesabaran dalam pengorbanan yang belum seberapa jika di bandingkan dengan pengorbanan Nabi Allah Ibrahim saat menjalankan perintah ALLAH SWT dengan menyembelih putra kesayanganya Ismail, 

    Kita umat Nabi Muhammad SAW,  hanya diminta untuk mengorbankan sedikit harta yang kita punya untuk berbagi dengan sesama. 

    Betapa mulia, Allah SWT sendiri yang menyematkan predikat-predikat  keagungan dan kemuliaan kepada Ibrahim dan Ismail ‘Alayhimassalâm: as-Shâbirîn (hamba yang senantiasa bersabar), al-Muhsinîn (hamba yang senantiasa berbuat baik) danal-Mu`minîn (hamba yang senantiasa kokoh dan teguh  dalam keimanannya).


    Tentang syariat Qurban, beberapa hal perlu kita garis bawahi dan perhatikan, antara lain:

    Pertama, sebagaimana semua amal ibadah lainnya, ibadah Qurban ada yang diterima oleh Allah SWT, adajuga yang tidak diterima. Sebagaimana telah dikisahkan di dalam Surah Al-Mai`idahayat 27 di awal khutbah ini, bahwa Allah menerima Qurban dari Habil dan tidak menerima kurban dari Qabil. 

    Ini adalah bentuk solidaritas sosial, agar pada Idul Adha kali ini, terlebih di masa pandemi Covid-19 yang memprihatikan kita semua tanpa terkecuali, betul-betul dapat merayakannya dengan riang gembira dan penuh suka cita.

    Jangan sampai pada Idul Adha hari ini  ada perut-perut lapar yang berangan-angan tentang nikmatnya daging Qurban. Sementara perut kita kekenyangan setelah menyantap hidangan lezat hasil Qurban.

    Di akhir khotbah Khatib berharap kepada jama'ah, semoga khotbah ini dapat membangkitkan kesadaran dan keinginan kita untuk berlomba-lomba mempersembahkan Qurban terbaik.

    Semoga di Idul Adha ini semakin banyak saudara kita yang tersenyum bahagia karena menikmati hidangan daging Qurban yang kita sembelih, hanya untuk menggapai ridho Allah SWT. Amin yâ Rabbal ’âlamîn,  Tutup Ustad kondang ini (Pinten S).

    Bukti Nyata, Kapolres Karimun AKBP Adenan, Beri Bantuan Pada Janda di Hari Raya Idul Adha 1441 H 2020

    HARIANBERANTAS, KARIMUN- Bukit nyata kepedulian Polri dengan masyarakat kurang mampu sebagai ungkapan syukur kepada tuhan yang maha esa, Polres Karimun berikan bantuan kepada janda.

    Bantuan tersebut diatas diserahkan langsung oleh Kapolres Karimun AKBP Muhammad Adenan AS, SIK usai melaksanakan shalat jumat di hari raya idul adha 1441 H 2020, Jumat  (31/07/2020)

    Tali asih dari Kapolres Karimun diterima ddengan ucapan syukur oleh janda tua tidak mampu Ibu Sabariah (73) berupa bantuan sembako.

    "Ibu Sabariah tinggal bersama seorang anak perempuannya yang juga janda yang memiliki 2 (dua) orang anak kembar umur 4 (empat) tahun dan juga tidak bekerja," Kata Adenan


    Ibu Sabariah tinggal di rumah yang mana rumah tersebut di bangun dari bantuan CSR PT. TIMAH dan untuk kehidupan sehari - harinya Keluarga Ibu Sabariah berharap dari bantuan tetangganya,Jelasnya.

    “Kegiatan ini dilaksanakan untuk membantu sedikit meringankan beban ekonomi untuk keluarga Ibu Sabariah dengan memberikan dukungan moral agar tabah dan tetap semangat dalam menjalani kehidupan sehari – hari," ungkap Orang nomor satu di Polres Karimun ini. ( Rini)

    Sambut Raya Idul Adha 1441 H / 2020 M, Polres Karimun Adakan Bhakti Sosial

    HARIANBERANTAS, KARIMUN- Kapolres Karimun AKBP Dr. Muhammad Adenan, SIK melaksanakan kegiatan Bakti Sosial dalam rangka menyambut hari Raya Idul Adha 1441 H / 2020 M ditempat Ibadah Masjid An-Nabawi Perumahan Balai Garden Kelurahan Kapling Kecamatan Tebing Kabupaten Karimun (30/7/2020).

    Dalam kegiatan Bakti Sosial di Masjid An-Nabawi  yang beralamat di Perumahan Balai Garden Kelurahan Kapling Kecamatan Tebing Kabupaten Karimun, Kapolres Karimun diikuti personil Polres Karimun Membersihkan Tempat Ibadah ( Masjid An-Nabawi) .

    Giat bersih-bersih dan penyemprotan cairan disinfektan  guna mencegah penyebaran Covid-19 ditempat ibadah, dalam kesempatan tersebut Kapolres Karimun dan jajaran disambut baik oleh pengurus masjid An-Nabawi. 

    Giat tersebut tetap menerapkan protokol kesehatan cegah covid-19 yang ini menjalani fase adaptasi kebiasaan baru. Pengurus dan Masyarkat disekitar Masjid An-Nabwai mengucapkan "terima kasih kepada Kapolres Karimun dan jajaran sebagai bentuk  perhatian serta kepedulian terhadap  kebersihan lingkungan dan tempat ibadah," ungkap pengurus masjid.

    Kapolres Karimun AKBP Dr Muhammad Adenan mengatakan, Kegiatan Bakti Sosial yang dilaksanakan ini selain dalam rangka menyambut hari Raya Idul Adha 1441 H / 2020 M,  juga sebagai bentuk kepedulian Polri dalam upaya cegah dan memutus mata rani Covid-19 yang mana nantinya masjid - masjid sebagai tempat ibadah pelaksanaan Shalat idul Adha.

    "Namun tetap mengikuti Protokol Kesehatan dalam adaptasi kebiasaan baru, momentum ini merupakan  sarana  silaturahmi memberikan wujud nyata Polri terhadap kerukunan umat beragama dan tercipta nya lingkungan bersih, asri dan nyaman," papar Adenan. (Rini )

    Langgar Protokol Kesehatan, Bupati Tegal Hentikan Simulasi Hajatan

    HARIANBERANTAS, TEGAL- Bupati Tegal Umi Azizah sempat menghentikan sementara simulasi hajatan manten yang diselenggarakan di lapangan Kecamatan Dukuhwaru, Rabu (29/07/2020) malam. 

    Pasalnya, warga yang memadati tempat acara dan menonton jalannya simulasi tampak berdesakan hingga tak berjarak. Bahkan, sebagian besar tidak mengenakan masker, termasuk anak-anak.

    Merespon sikap Bupati Tegal tersebut, pihak penyelenggara yang terdiri dari Paguyuban Sound Sistem Tegal (Passta) dan Persatuan Artis Seniman Tegal Integrasi Brebes Tegal Slawi (PASTI Bregas) pun segera menerjunkan personilnya untuk melakukan penertiban pada warga yang tidak mematuhi protokol kesehatan. Penonton yang tidak mengenakan masker langsung disuruh pulang, sedangkan yang masih berminat menonton diarahkan menjaga jarak. Setelah semuanya dinilai kondusif, acara pun kembali dilanjutkan.

    Ditanya soal alasannya menghentikan acara, Umi mengatakan, sebagai Ketua Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Tegal, pihaknya ikut bertanggung jawab dari sisi keamanan sebuah acara dari ancaman penularan Covid-19. “Dalam situasi seperti ini, protokol kesehatan harus diterapkan secara ketat dan disiplin. Kita tidak bisa main-main, apalagi sampai berspekulasi bahwa kita sudah aman dari penularan virus. Faktanya, kasus Covid-19 kita masih terus bertambah,” katanya.

    Dengan demikian, lanjut Umi, penerapan protokol kesehatan tidak hanya di lingkup acaranya saja, tapi lingkungan sekitar juga harus diperhatikan, harus diantisipasi. “Kiranya, peristiwa ini bisa menjadi contoh bagi siapa saja yang hendak menyelenggarakan acara hajatan di tengah pandemi. Satgas Covid-19 siap menilai prosedur keamanannya, termasuk menghentikan atau membubarkan acara yang dianggap membahayakan keselamatan warga karena tidak mematuhi aturan protokol kesehatan,” kata Umi.

    Sesuai prosedur pada Surat Edaran Bupati Tegal Nomor 443.1/01.03/2510/2020 tentang Pedoman Penyelenggaraan Kegiatan Hajatan dan Pentas Seni/Hiburan pada Tatanan Normal Baru Corona Virus Disease 2019 Covid-19 di Kabupaten Tegal, setiap penyelenggara wajib membentuk Satgas khusus untuk mengawasi dan mengarahkan penerapan protokol kesehatan. “Satgas inilah yang bertugas mengingatkan pengunjung, penonton atau siapa saja yang ada di acara tersebut sehingga semuanya bisa berjalan aman dan lancar,” tegas Umi.

    Ia pun angkat topi atas penyelenggaraan acara yang digalang secara swadaya tersebut. Saat menyampaikan sambutannya, Umi mengapresiasi kesigapan panitia dalam mengondisikan penonton.  “Di awal tadi adalah contoh yang salah, tetapi ketika semuanya sudah bermasker dan menjaga jarak, maka ini adalah contoh yang baik, contoh yang benar,” kata Umi.

    Sementara itu, Ketua Passta, Rokhim yang ditemui di tempat acara mengatakan, simulasi tersebut menjadi puncak rangkaian safari sosialisasi hajatan, pentas seni dan hiburan di masa pandemi. Ia mengungkapkan, pihaknya bersama PASTI Bregas sudah mensosialisasikan tata cara penyelenggaraan hajatan tersebut di sepuluh tempat. Ia juga mengamini alasan Bupati Tegal yang sempat menghentikan acara simulasi hajatan, semata-mata demi kebaikan dan keselamatan bersama dari ancaman penularan Covid-19. (Ag & hms)

    Jaga Kamtibmas di Malam Takbir, Polresta Pekanbaru Patroli

    HARIANBERANTAS, PEKANBARU- Dalam rangka menciptakan rasa aman dan kondusif dimalam takbiran Idul Adha 1441 H Tahun 2020, Polresta Pekanbaru lakukan patroli berskala besar diwilayah hukum Polresta Pekanbaru Kamis 30/7/2020

    Kombes Pol H. Nandang Mu'min Wijaya., S.I.K., M.H diwakili wakapolresta pekanbaru AKBP Yusup Rahmanto., S.I.K., M.H mengatakan, Polresta Pekanbaru melakukan Patroli Berskala Besar untuk menciptakan rasa aman dan kondusif masyarakat Kota Pekanbaru di malam Takbiran Idul Adha 1441 H tahun 2020, menghimbau kepada mssyarakat salam bekumpul agar mematuhi protokol kesehatan

    Patroli berskala besar dilaksanakan pukul 21.30 wib menurunkan 70 personel polresta gabungan beberapa fungsi yaitu fungsi sabhara, lantas, dan bimmas dengan route yang dilalui mulai dari Mapolresta Pekanbaru - Jl. Ahmad Yani - Jl. Sam Ratulangi - Jl. Jend. Sudirman - Jl. Hangtuah - Jl. Diponegoro - Jl. Patimura - Jl. Jend. Sudirman - Purna MTQ - Jl. Arifin Ahmad - Jl. Soekarno Hatta - Jl. SM. Yamin - Stadion Utama Jl. Naga Sakti - Jl. SM. Yamin - Jl. T. Tambusai - Jl. Patimura - Jl. Diponegoro - Jl. Gajah Mada - Jl. Jend. Sudirman - Mapolresta Pekanbaru, menggunakan kendaraan dinas Sat Sabhara, Sat lantas dan Sat Bimmas Polresta pekanbaru.

    Tujuan patroli berskala besar untuk menciptakan situasi kondisi yang kondusif, masyarakat, aman, nyaman dan damai," tambah wakapolresta."(humas polresta)

    Karhutla Kembali Terjadi, Polsek Bukit Raya Berhasil Padamkan Api

    HARIANBERANTAS PEKANBARU- Kembali terjadi kebakaran lahan dan hutan di jalan T bey ujung kecamatan bukit raya kota pekanbaru, kapolsek bukit raya Kompol Bainar turun tangan memadamkan api, Kamis 30/7/2020.

    Kebakaran lahan kosong sekitar pukul 14.00 wib  jenis mineral seluas 10.400 meter, lebih kurang satu hektar terletak dijalan T.Bey ujung kelurahan air dingin kecamatan bukit raya.

    Awal kebakaran lahan ini diketahui masyarakat Ajis ruliani dan Bambang yang sedang duduk di salah satu bengkel yang berdekatan dengan lokasi kebakaran, melihat api membesar membakari lahan itu masyarakat setempat berusaha memadamkan api dengan alat seadanya, kemudian melaporkan ke polsek bukit raya.

    Kesiap siagaan polsek bukit raya yang dipimpin kapolsek kompol Bainar bersama 7 personel dan bhabinkamtibmas, 6 personel dari BPBD untuk  memadamkan api dengan bantuan 1 (satu) mobil pemadam kebakaran, belum diketahui  pemilik lahan ukuran 180 meter x 80 meter yang terbakar dan penyebab kebakaran lahan tersebut masih dilakukan pendalaman

    Kerja keras kapolsek bukit raya Kompol Bainar beserta tim api dapat dipadamkan pada pukul 14.45 wib dengan melakukan pendinginan kebakaran itu tidak ada korban jiwa.

    Kapolresta pekanbaru AKBP .H. Nandang Mu'min Wijaya., S.I.K., M.H melalui Kapolsek Bukit Raya Kompol Bainar," membenar terjadinya kebakaran lahan dan hutan hari kamis tanggal 30 Juli 2020 pada pukul 14.00 wib di jalan T.Bey ujung kelurahan air dingin kecamatan bukit raya dengan titik koordinat  0.45074512N 101. 47488545E.

    Kebakaran lahan seluas.10.400 meter,  ukuran 180 meter x 80 meter api dapat dipadamkan pukul 14.45 wib, dan selama 45 menit pemadaman dan pendinginan berlangsung, tidak ada memakan korban jiwa, dan hanya kerugian materil saja "tambah kapolsek.( humas polresta).

    Polsek Bukit Raya Berkorban 1 Ekor Kambing Terbaik di Masjir Nurul Jannah

    HARIANBERANTAS, PEKANBARU- Hari Raya Idul Adha Tahun 2020 Polsek Bukit Raya berkorban 1 (satu) ekor kambing terbaik.

    Korban kambing terbaik tersebut diserahkan langsung kepada  pengurus mesjid Nurul Jannah  Jalan Pias Rt 04 Rw 08 kelurahan Tangkerang Barat, Kecamatan Marpoyan Damai, Kota Pekanbaru, Kamis 30/7/2020

    Kapolresta Pekanbaru Kombes Pol H.Nandang Mu'min Wijaya., S.I.K., M.H melalui Kapolsek Bukit Raya Kompol Bainar mengatakan, dalam perayaan Idul Adha Tahun 2020 ini Polsek Bukit Raya berbagi kepada masyarakat di Mesjid Nurul Jannah  Jalan Pias Rt 04 Rw 08 kelurahan Tangkerang Barat, Kecamatan  Marpoyan Damai, Kota Pekanbaru.

    Polsek Buktit Raya melalui Bhabinkamtibmas Kekurahan Tangkerang Barat Aiptu Desril Arifin menyerahkan seekor kambing ke Mesjid Nurul Jannah  Jalan Pias Rt 04 Rw 08 kelurahan Tangkerang Barat, Kecamatan  Marpoyan Damai Kota Pekanbaru.

    Hadirnya Polri di tengah-tengah masyarakat guna terjalin kemitraan serta publik trus sehingga terciptanya kesadaran masyarakat untuk memelihara kamtibmas yang kondusif," tambah Kapolsek.

    Dengan Berbagi ini POLRI berharap bisa bersama - sama merasakan hari Idul Adha Tahun 2020 bersama masyarakat, "harapnya Kapolsek ( humas polresta)

    Bandit Jalanan di Tangkap Tim Reskrim Polsek Tenayan Raya

    HARIANBERANTAS, PEKANBARU- Polsek Tenayan Raya berhasil tangkap bandit jalanan atau jambret, Senin 27/7/2020.

    Tim opsnal yang dipimpin kanit reskrim Iptu EJ..Manulang berhasil menangkap kedua pemuda bandit jalanan yakni pencurian dengan kekerasan.

    Kedua bandit tersebut berisial DT (17 ) dan AA (17). Keduanya beraksi di jalan hangtuah ujung persimpangan jalan sumatra kelurahan bencah lesung kecamatan tenayan raya pukul.17.00 wib dan   berhasil merampas barang korban bernama Dachrul.R berupa satu unit Handphone merk sony xperia model E6833 warna silver yang diletak didalam kantong baju kiri.

    Pada saat para bandit ini beraksi korban yang merupakan waga jalan hangtuah ujung berteriak sambil mengejar pelaku bersama masyarakat kearah jalan sumatra sehinga kedua bandit ini berhasil ditangkap saat menabrak sepeda motor lainya,lalu diserahkan ke Polsek Tenayan Raya.

    Keduanya pelaku kejahatan jalanan jambret DT dan AA ditahan di polsek tenayan untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

    Kapolresta pekanbaru AKBP H.Nandang Mu'min Wijaya., S.I.K., M.H melalui Kapolsek tenayan raya Kompol H.M. Hanafi,  membenarkan adanya kejadian pencurian dengan kekerasan atau jambret yang terjadi pada pada hari Senin tanggal 27 Juli 2020 sekira pukul 16.30 Wib, korban Dachrul (62) warga jalan Hangtuah Ujung Perum kulim raya permai Rt/Rw 002/001 Kelurahan  Bencah Lesung Kecamatan Tenayan Raya Pekanbaru, ujar Kapolsek

    Korban Dachrul pulang kerja menuju ke rumahnya sekira  pukul 17.00 wib, tiba-tiba di persimpangan jalan Sumatra datang kedua tersangka DT dan AA dengan mengendarai sepeda motor dari arah belakang dan memepet dari sebelah kiri korban kemudian menarik atau merampas HP yang ada di kantong baju sebelah kiri baju depan korban”, jelas kapolsek.

    Pelaku berhasil mengambil dan melarikan diri ke jalan Sumatera, korban mengejar sambil berteriak minta bantuan warga setempat, tidak lama, kemudian kedua pelaku menabrak kendaraan lainnya sehingga terjatuh,  masyarakat yang mengejar mengamankan pelaku dan memeriksa HP milik korban ada pada pelaku”, ungkap Kapolsek.

    Setelah dilakukan interogasi terhadap kedua pelaku DT dan AA terungkap perbuatan kejahatannya mengakui melakukan aksi jambret sebanyak 4 (empat kali), terakhir pada hari Sabtu tanggal 18 Juli 2020 di Jalan Parit Indah Kecamatan Bukit Raya, dan dalam penangkapan kedua pelaku dapat disita barang bukti berupa satu unit sepeda motor merk Yamaha Mio 125 warna hitam dengan plat nomor terpasang BM 3176 JJ ,1 unit Handphone Merk SONY XPERIA Model E6833 warna silver dan pisau stainless hasil kejahatan handphone pelaku penjual melalui jual beli online”, tutup Kapolsek (Humas Polresta)

    Pelaku Specialis Bongkar Rumah Berhasil Ditangkap Polsek Senapelan

    HARIANBERANTAS, PEKANBARU- Kejahatan tetap ada dimana-mana, spesialis bongkar rumah diamankan di Polsek Senapelan, Kamis (30/7/2020).

    Keberhasilan Polresta dan Polsek jajaran, Polsek Senapelan kembali  mengungkap pelaku pencurian dengan pemberatan berinisial HT alias H Bin J, Kamis (23/07/2020), berawal dari adanya laporan kejadian dari masyarakat terjadinya curat di jalan beringin perumahan kenari residence blok B6 Kelurahan Sungai Sibam Kecamatan Payung Sekaki Kota Pekanbaru.

    Bastian RH melaporkan  kejadian pada pukul 17.00 wib, karena itu tim opsnal yang dipimpin Iptu KF Sinuraya SH turun ke tempat kejadian perkara dan  melakukan penyelidikan di sekitar tempat kejadian perkara kasus bongkar rumah atau pencurian dengan pemberatan, berkat informasi dan kerjasama masyarakat tim ops mendapatkan petunjuk terhadap pelaku.

    Sekitar pukul 18.00 wib informasi dari masyarakat melihat dua orang laki-laki mengunakan sepeda motor dengan membawa 1 (satu) unit televisi merek sharp led 32 inchi warna hitam, dengan informasi itu tim opnal yang dipimpin Iptu KF Sinuraya SH selaku kanit reskrim melakukan penyelidikan terhadap informasi yang diberikan, sekira pukul 19.30.wib, di jalan imam munandar tim opsnal melihat dua orang laki-laki mengendarai sepeda motor merek honda beat  sedang membawa 1( satu) unit televisi  led 32 inchi merek sharp aquos warna hitam yang diketakan bagian depan sepeda motor.

    Tindakan kepolisian memberhentikan pengendara sepeda motor itu dan satu diantaranya pengendara sepeda motor beat melarikan diri dan yang satu lagi dapat diamankan berserta barang bukti televisi merk sharp aquos led.32 inchi warna hitam

    Kapolresta Pekanbaru AKBP H.Nandang Mu'min Wijaya.,S.IK., M.H  melalui Kapolsek Senapelan Kompol Kari Amsah Ritonga.,S.I.K., S.H., M.H membenar penangkapan pelaku kejahatan pencurian dengan pemberatan pada hari Kamis 23/7/2020 pukul 19.30 wib.

    Pelaku ditangkap di jalan imam munandar berinisial HT alias H Bin J (30) dan dari tangan pelaku dapat disita 1(satu)unit televisi led  32 inchi merek sharp aquos warna hitam, 1(satu) remot merek sharp warna hitam, 1(buat)pahat besi dengan gagang warna biru, 1(satu)buah pahat besi tanpa gagang, 1(satu)buah obeng tanpa gagang, 1(satu) kotak televisi merek sharp aquos, 1(satu) unit sepeda motor jenis honda merek beat sarna merah nomor polisi BM 3507 JV, pelaku memastikan rumah sasaran kosong dengan cara memanggil pemilik rumah apabila pemikik rumah tidak menjawab maka pelaku.melakukan pencurian, tambah Kapolsek.

    Pelaku HT alis H bin sekarang mendekam di terali besi untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya, melanggar pasa 363 KUHP dengan hukuman penjara 7 tahun.***(rls/Humas Polresta)
     
    Support : Creating Website | PT.Berantas Pers Group | Berantas
    Copyright © 2015. Harianberantas - All Rights Reserved
    Template Created by Creating Website Published by Berantas
    Proudly powered by Berantas