Headlines News :
Home » » Walikota Dedy Yon Dampingi Ganjar Saat Amati Penutupan Terminal Tegal

Walikota Dedy Yon Dampingi Ganjar Saat Amati Penutupan Terminal Tegal

Written By HARIANBERANTAS on Minggu, 09 Mei 2021 | 19.44.00

HARIANBERANTAS, TEGAL- Walikota Tegal H. Dedy Yon Supriyono mendampingi Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo saat berkunjung ke Kota Tegal, Minggu (9/5).

Ganjar meninjau sejumlah titik, antara lain isolasi di Terminal Kota Tegal, kawasan isolasi di Rusunawa Tegalsari, Pelabuhan Tegal, dan TPI Jongor.

Saat meninjau sekat di Terminal Kota Tegal, Ganjar meminta kepada seluruh Bupati / Walikota agar waspada mengantisipasi kebocoran pemudik. Karena meski dilarang, masih banyak pemudik yang nekad pulang.

Turut hadir dalam kesempatan tersebut adalah Sekretaris Daerah Kota Tegal Johardi, pejabat Forkopimda dan sejumlah pejabat di lingkungan Pemerintah Kota Tegal.

Ganjar meminta Bupati / Walikota mengerahkan seluruh kepala desa / lurah untuk melakukan uji coba ke tingkat paling bawah.

Masalahnya, para pemudik masih nekat datang. Ada dua yang masuk, dari aplikasi Jogo Tonggo tercatat baru enam hingga delapan persen yang melapor, angkanya sekitar 10.000 (orang) pemudik. Tapi catatan Perhubungan dari Dinas Perhubungan Asumsi angkutan yang masuk, sudah ada 632.000 (orang) pemudik, "kata Ganjar.

Melihat kondisi tersebut, Ganjar memprediksikan pemudik yang bertekad pulang akan sama seperti tahun lalu. Kira-kira, lanjutnya, ada sekitar satu juta pemudik.

“Saya sedang mempertimbangkan berapa yang akan masuk di Jateng. Makanya saya minta tes di level paling bawah,” kata Ganjar.

Meski begitu, Ganjar berharap masyarakat taat agar tidak pulang. Dia berterima kasih kepada masyarakat atas partisipasi sadar mereka dalam menunda kepulangan mereka.

“Saya travelling dari Semarang ke Tegal, melihat sepanjang perjalanan cukup sepi. Saya ucapkan terima kasih sudah patuh menunda mudik, dan semoga kondisi ini berlangsung hingga tanggal 17,” jelasnya.

Semua yang bertekad pulang dan kabur, lanjut Ganjar, harus diperiksa oleh Jogo Tonggo. Seluruh RT, RW, dan Lurah diminta proaktif memeriksa.

“Ada baiknya di Banyumas semua yang datang diisolasi selama lima hari. Meski tidak semua daerah melakukannya, saya minta tindakan. Bahkan ada yang unik, salah satu pemudik harus diisolasi karena dikabarkan oleh istrinya sendiri, "dia menyimpulkan.

Dalam kesempatan itu, Ganjar juga menyempatkan diri melihat-lihat area isolasi di Rusun Tegalsari. Di lokasi tersebut, Ganjar melakukan pengecekan kesiapan tempat karantina bagi warga yang positif Covid-19 serta berdialog dengan petugas jaga di rusun tersebut. (Ag)

Share this post :

Posting Komentar

 
Support : Creating Website | PT.Berantas Pers Group | Berantas
Copyright © 2015. Harianberantas - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Berantas
Proudly powered by Berantas