Headlines News :
Home » » Vaksinasi Massal di Mandau Menimbulkan Polemik

Vaksinasi Massal di Mandau Menimbulkan Polemik

Written By HARIANBERANTAS on Kamis, 27 Mei 2021 | 16.50.00

HARIANBERANTAS, BENGKALIS– Pascaintruksi Presiden Republik Indonesia Joko Widodo kepada seluruh pemerintah daerah di Riau untuk menekan angka penyebaran Covid-19 saat ini.


Intrusi itu disampaikan Joko widodo pada saat meninjau perkembangan mega proyek Tol Pekanbaru-Sumbar, pada 19 Mei 2021 lalu.

Menindaklanjuti instruksi tersebut pemerintah kabupaten Bengkalis mengadakan vaksinasi masal dan dipusatkan di  Gedung Bathin Betuah, Kantor Camat Mandau Duri, Kamis (27/05/21).

Lantas, kegiatan itu menjadi polemik di tengah-tengah masyarakat lantaran pemerintah daerah kabupaten Bengkalis turut serta melanggar aturan pembatasan masyarakat atau kerumunan. Niat itu adalah kuat dugaan sebagai ajang kepentingan untuk menghabiskan anggaran.

Pasalnya, dengan adanya penciptaan kerumunan pascavaksinasi akan meningkatkan penyebaran Covid-19 pada masyarakat Mandau.

Vaksinasi massal yang menimbulkan kerumunan tersebut dihadiri oleh Bupati Kasmarni, Kepala Dinas Pendidikan Bengkalis Edi Sakura, Kepala Dinas Kesehatan dr Ersan Saputra TH.

Kapolres Bengkalis AKBP Hendra Gunawan kewalahan dalam mengatasi kerumunan masal tersebut lantaran yang hadir adalah Bupati Bengkalis Kasmarni.

"Iya, terlihat pak kapolre kewalahan dalam mengatasi kerumunan masal tersebut lantaran kehadiran orang nomor 1 di negeri junjungan" Kata Mega yang ikut vaksinasi masal tersebut.

Sebelum pelaksanaan vaksinasi, Bupati Bengkalis Kasmarni, terlebih dahulu memantau persiapan pelaksanaan vaksinasi massal yang diikuti pelayan publik diantaranya kepala sekolah, guru, masyarakat dan juga kelompok lanjut usia (Lansia)

Bupati Bengkalis Kasmarni menghimbau kepada masyarakat kabupaten Bengkalis untuk tidak takut dengan penyuntikan vaksin Covid-19, sebab tidak ada efek negatif dari penggunaan vaksin tersebut.

Kasmarni mengungkapkan, pemberian vaksinasi Covid-19 sangat penting bagi masyarakat, sebagai langkah untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

“Vaksinasi ini untuk keselamatan kita secara pribadi dan masyarakat secara keseluruhan,” tegas Kasmarni

Kadisdik Edi Sakura menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Daerah karena telah memberikan kesempatan kepada tenaga pendidik untuk divaksin.

“Mudah-mudahan dengan diadakannya vaksin massal di Kecamatan Mandau, terutama untuk tenaga pendidik, peserta didik, serta wali murid sebagai salah satu langkah untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19.” Ucap Edi.

Selanjutnya, Kepala Dinas Pendidikan Edi Sakura menghimbau kepada Kepala Sekolah dan Guru jangan takut untuk di vaksin. Karena tidak ada rasa sakit serta tidak ada dampak yang ditimbulkan setelah vaksin. ***(Tim)

Share this post :

Posting Komentar

 
Support : Creating Website | PT.Berantas Pers Group | Berantas
Copyright © 2015. Harianberantas - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Berantas
Proudly powered by Berantas