Headlines News :
Home » » Terdakwa Lambau Kasus Pemalsuan Surat Tanah Bonar Sitinjak Dituntut 1 Tahun Penjara Oleh JPU

Terdakwa Lambau Kasus Pemalsuan Surat Tanah Bonar Sitinjak Dituntut 1 Tahun Penjara Oleh JPU

Written By HARIANBERANTAS on Wednesday, April 28, 2021 | 10:47:00 PM

HARIANBERANTAS, INHU- Sidang Lanjutan Perkara Pembacaan Tuntutan Pemalsuan Surat Tanah oleh Bahtiarudin Lambau alias Lambau terhadap Tanah Bonar Sitinjak hari ini digelar di Pengadilan Negri Rengat, dengan Tuntutan 1 Tahun Penjara.


Dalam tuntutan jaksa menyebutkan terdakwa Lambau terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak Pidana atau turut serta perbuatan memalsukan surat yang dapat menerbitkan sesuatu hak dengan menyuruh orang lain menggunakan surat surat seolah olah surat itu asli yang membuat kerugian terhadap pemilik asli Bonar Sitinjak.


Hal ini diperkuat dengan barang bukti 3 eksemplar asli Surat Pernyataan Sebidang tanah atas nama Lambau tanggal 14 maret 2005 atas dijual terhadap nama ELLICE SIMANGUNSONG yang ditandatangani oleh Batin bukan dibuat dan ditandatangani oleh Kepala Desa sebagai aparatur pemerintahan uang berhak menerbitkan surat.


Dalam hal ini bukti bukti dari saksi 7 orang yaitu Muktar, Jais, sudar, Umar Usman, Kaidar, Benhard Pardede dan Nurdin dihadirkan untuk dimintai keterangan pada persidangan kedua semuanya mengatakan, kami disuruh tanda tangan takkan ada masalah, jika ada masalah saya yang bertanggung jawab kata Kata ELLICE SIMANGUNSONG. terhadap saksi.


Surat Pernyataan BATIN ALIS juga memperkuat hal ini yang isinya : Dengan ini menyatakan bahwa pada bulan oktober 2012 datang Ibu Ellice ( istri Pakpahan ) datang berhadapan kami membawa sebundelan Surat Tanah yang telah ada nama kami asing masing tertera di surat tersebut untuk ditandatangan, kami mulanya menolak. Karena nama yang ada di surat itu tidak lagi menjabat di Desa. Tapi Ellice mengatakan bahwa ini surat tidak ada masalah.


Ternyata saat ini tanah tersebut tumpang tindih dan timbul adalah dengan Bonar Ditinjau dan kami lihat surat Ditinjau benar benar ada sempadan dan tandatangan Desa Talang Jerinjing. Maka surat yang kami tandatangani yang dibawa Ellice kami silap dan tak ada keabsahannya. Kami merasa tertipu dan tidak mau lagi bermasalah tentang surat Ellice. Sekarang kami nyatakan surat tersebuttdak sah dan kami batalkan.


Benhard Pardede adalah sebagai pengantar surat yang dibawah Ellice Simangunsong yang dibuat berlaku surut.

Surat yang dipalsukan dibuat pada tahun 2005, dan ditandatangani pada tahun 2012                    

Surat yang ditandatangan oleh saksi bukanlah pejabat dipemerintahan desa.


Bonar Sitinjak pemilik kebun mengatakan " karna perkara ini Istri saya sampai sekarang sakit sakitan. Harapan tinjak, semoga perkara ini Hakim yang menangani dapat menuntut pelaku seadil adilnya kata tinjak ( red)


Pintanya lagi, ELLICE SIMANGUNSONG pelaku pembuat surat palsu atas surat tanah agar di panggil dan di hukum seberat beratnya.

27/04/2021. Pinten S.

Share this post :

Post a Comment

 
Support : Creating Website | PT.Berantas Pers Group | Berantas
Copyright © 2015. Harianberantas - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Berantas
Proudly powered by Berantas