Headlines News :
Home » , » Sosialisasikan Pencegahan Pelanggaran Kode Etik, DPRD Jabar Apresiasi Kunjungan Kerja MKD RI

Sosialisasikan Pencegahan Pelanggaran Kode Etik, DPRD Jabar Apresiasi Kunjungan Kerja MKD RI

Written By HARIANBERANTAS on Monday, April 5, 2021 | 9:09:00 PM

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jawa Barat menerima, kunjungan kerja Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) DPR RI Gedung DPRD Jabar, Senin (5/4/2021). Kunjungan kerja tersebut dilakukan dalam rangka, pelaksanaan fungsi MKD RI yaitu pencegahan pelanggaran kode etik DPR RI. (Foto : Yoggi Darwis/Humas DPRD Jabar).

Harian Berantas.co.id -  - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jawa Barat menerima kunjungan kerja dari Mahkama kehormatan Dewan (MKD) DPR RI, Gedung DPRD Jawa Barat, Senin (5/4/2021). Kunjungan kerja tersebut dilakukan dalam rangka pelaksanaan fungsi MKD yaitu pencegahan pelanggaran kode etik DPR RI.

Ketua DPRD Provinsi Jawa Barat Brig. Jenderal TNI (Purn) Taufik Hidayat dalam sambutannya mengapresiasi kunjungan kerja MKD ke DPRD Jawa Barat.

“Kami merasa terhormat, dan bangga menerima kunjungan ini. Ini pertama kalinya kami menerima kunjungan dari MKD RI. Terkait kunjungan MKD ke DPRD Jabar dalam rangka pelaksanaan fungsi MKD yaitu mencegah pelanggaran Kode etik DPR RI tentu kami sambut baik ”kata Taufik.

Taufik menjelaskan, dalam upaya menjaga harkat dan martabat DPRD seperti yang dilakukan oleh MKD RI di DPRD Jabar tugas tersebut saat ini sedang dilaksanakan melalui Badan Kehormatan (BK).

Dewan Kehormatan DPRD Provinsi Jawa Barat beranggotakan 10 orang yang merupakan perwakilan dari 10 partai politik peraih kursi di DPRD Provinsi Jawa Barat.

Taufik menilai, upaya MKD untuk menyebarluaskan informasi terkait tugas dan wewenang yang melibatkan sejumlah instansi termasuk DPRD, Kepolisian, dan Pengadilan Tinggi Jawa Barat sangat strategis. Sehingga pihaknya akan mendukung penuh upaya yang dilakukan MKD RI.

“Kami mendukung penuh, terutama bagi kami yang juga berusaha menjaga moral DPRD Provinsi Jawa Barat,” kata Taufik.

Lebih lanjut, Ketua DPRD Jabar dari Fraksi Persatuan Gerindra mengungkapkan DPRD Provinsi Jawa Barat belum memiliki kode etik tertentu, untuk saat ini prosedur prosedural masih menggunakan aturan DPRD dan sejumlah inovasi. Salah satu inovasi yang telah dilakukan Badan Kehormatan DPRD Provinsi Jawa Barat adalah Penghargaan BK.

Taufik berharap melalui kunjungan kerja MKD RI ini dapat menjadi tempat belajar, bertukar pikiran untuk mendapatkan dan menggali informasi terkait penegakan kode etik dan prosedur prosedural di MKD RI.

Selain itu, melalui forum ini dapat menjadi wadah komunikasi antar instansi DPR RI, DPRD, Kepolisian, dan Kejaksaan Tinggi untuk bekerja sama dalam menangani perkara yang mungkin dihadapi oleh masing-masing instansi.

“Kami DPRD Provinsi Jawa Barat berkomitmen menjaga keutuhan lembaga perwakilan rakyat di daerah dalam upaya menegakkan etika dan hukum. Kedatangan MKD RI akan menjadi bagian dari upaya mewujudkan pemerintahan yang bersih dan berwibawa,” ujarnya. Taufik menyimpulkan.

Turut hadir dalam kesempatan tersebut, Ketua dan Anggota Mahkamah Konstitusi Indonesia Andi Rio Idris Pandjalangi, Habibburokhman, Moh. Rano Al Fath, Kapolda Jawa Barat Irjen. Pol. Ahmad Dofiri, Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Barat, Ade Adhyaksa, dan unsur akademisi dari Universitas Pasundan.(*)
Share this post :

Post a Comment

 
Support : Creating Website | PT.Berantas Pers Group | Berantas
Copyright © 2015. Harianberantas - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Berantas
Proudly powered by Berantas