Headlines News :
Home » » Piola Juningsih Lahir Tanpa Anus, Saat Ini Butuh Biaya Oprasi

Piola Juningsih Lahir Tanpa Anus, Saat Ini Butuh Biaya Oprasi

Written By HARIANBERANTAS on Sunday, March 14, 2021 | 5:51:00 PM

HARIANBERANTAS, INHU- Sangat memprihantinkan Piola Juningsing, Bayi berusia 8 bulan yang lahir pada tanggal 11-6-2020 warga Desa Sialang Dua Dahan Kecamatan Rengat Barat, Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) Riau lahir tanpa lubang anus. Sejak bayi, ia terpaksa buang air besar (BAB) melalui saluran alat kelamin nya.

Piola Juningsih, anak kedua dari pasangan Dedi Herfinal alias Paino dan Sitina. Mereka adalah tergolong keluarga tidak mampu sehingga tidak bisa berbuat banyak mengatasi permasalahan anak mereka.

Sepintas cerita Orang tua Piola, Sitina mengisahkan sejak lahir anak nya tidak memiliki lubang anus. Hal ini membuat dirinya binggung harus berbuat apa. segala upaya sudah dilakukan, baik konsultasi ke dokter maupun berobat ke Rumah Sakit Umum Indrasari Pematang Reba. Namun semua Dokter menyarankan untuk dioprasi di Pekanbaru.

Sitina sedih harus berbuat apa ketika dokter menyarankan untuk oprasi. Dibenak ibu beranak dua ini jika dioprasi harus mengluarkan banyak biaya, jangankan untuk biaya oprasi anak terkadang biaya sehari-hari makan saja susah keluhnya. 

Perjuangan sang ibu tak disini saja, Sitina berusaha membuat BPJS Kesehatan namun tidak juga bisa. karena KTP orang tua dan Nik anak yang tertera di Kartu Kelurga tidak online berdasarkan data BPJS Kesehatan, sehingga membuat orang tua Piola Binggung harus berbuat apa lagi hingga anak sudah berumur 8 bulan.

"Kami sudah berusaha membawa anak ke Dokter, baik dirumah sakit umum maupun rumah sakit swasta. Dokter menyarankan untuk oprasi di pekanbaru melalui BPJS Kesehatan, saat saya urus BPJS banyak persyaratan yang harus dipenuhi dan kata orang BPJS NIK anak saya belum online. Tentu kami yang tidak tau apa-apa menunggu hingga NIK online hingga saat ini anak saya sudah umur 8 bulan, mau oprasi dengan uang sendiri tidak ada. Jangan kan untuk oprasi anak, untuk keseharian aja susah,"Ungkap Dengan sedih Sitina Ibu Piola, Minggu (14/3/21).

Rasa sedih dan binggung harus bagaimana, itu kata Ibu Piola. Dirinya sempat berfikir harus mengakhiri hidup nya ketika melihat anak nya dengan kondisi seperti ini.

"Saya sempat setres dan harus berbuat apa melihat anak saya seperti ini. tidak ada satupun orang membantu, sejak umur 20 hari kami selalu berusaha mencari jalan solusinya tapi tidak ada yang peduli. terkadang kalau mau buang air besar Piola selalu menangis menahan rasa sakit untuk mengluarkan BAB dari lubang kemaluan nya. Itu yang membuat saya sedih," tambah Sitina Ibu Piola.

Orang tua Piola Juningsih berharap ada orang Dermarwan yang membantu permasalahan anak nya.
"tak banyak kata yang bisa saya keluarkan, selain berdoa ada orang yang bisa membantu kami," harap Sitina. (SH)
Share this post :

Post a Comment

 
Support : Creating Website | PT.Berantas Pers Group | Berantas
Copyright © 2015. Harianberantas - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Berantas
Proudly powered by Berantas