Headlines News :
Home » » Perempuan Gatal, Oknum Pegawai BPKAD Kepri Digrebek Saat Asik Bermadu Kasih di Batam

Perempuan Gatal, Oknum Pegawai BPKAD Kepri Digrebek Saat Asik Bermadu Kasih di Batam

Written By HARIANBERANTAS on Friday, January 8, 2021 | 8:34:00 AM

HARIANBERANTAS, TANJUNGPINANG- Seorang perempuan yang terbilang gatal merupakan petugas aparatur sipil negara (ASN) yang berdinas dikantor Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Provinsi Kepulauan Riau terindikasi mencemarkan martabat pegawai negeri sipil (PNS).
Ilustrasi

Pencemaran martabat PNS ini dilakukan oleh oknum berinisial MA yang masih berstatus isteri dari salahseorang pejabat dilingkungan Pemerintah Daerah Kabupaten Natuna Provinsi Kepulauan Riau. 

MA, tertangkap tangan tengah asyik bermadu kasih dengan laki-laki lain yang merupakan salah seorang masyrakat Natuna di Kota Batam saat di grebek oleh security. 

AD Salah seorang saksi mata kejadian penggerebekan salah satu oknum PNS Propinsi Kepri itu, saat dikonfirmasi oleh anggota Tim media, Kamis (07/01/2021) membenarkan pada tanggal 22 Desember 2021 yang lalu, telah terjadi penggerebekan disalah satu perumahan Duta Mas blog Madrid di kota Batam, pada pukul 23:00 Wib yang dilakukan oleh seorang supir dan security terhadap MA dan ZA ungkap AD

Selanjutnya AD juga menyebutkan, bahwa penggrebekan tersebut bermula dari laporan dari masyarakat, bahwa ada dugaan seorang oknum ASN berinsial MA sedang melakukan perselingkuhan dirumahnya.

"Sehingga dengan begitu, saya bersama pihak security dan supir langsung mendatangi rumah itu dan betapa terkejutnya kami pada malam itu ternyata, MA salah seorang istri pejabat Natuna, tertangkap basah berselingkuh dengan laki-laki lain yang bukan suaminya sendiri dirumahnya," terang AD yang tidak mau disebutkan namanya.

Lalu, mungkinkah oknum ASN tersebut akan diberikan sanksi atas kasus asusila atau perselingkuhan yang mana telah diatur jelas dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 45 tahun 1990 Perubahan Atas PP Nomor 10 tahun 1983 tentang Izin Perkawinan dan Perceraian Bagi Pegawai Negeri Sipil, bahkan dipertegas dalam PP Nomor 53 tahun 2010 tentang Peraturan Disiplin Pegawai Negeri Sipil (PNS). Yang mana di dalam dua ketentuan PP tersebut disiapkan sanksi bilamana pelanggaran disiplin ASN mengarah pada pencemaran martabat PNS.

Hingga berita ini terbit, perempuan bernisial MA yang masih berstatus isteri dari salahseorang pejabat dilingkungan Pemerintah Daerah Kabupaten Natuna Provinsi Kepulauan Riau itu, sulit dimintai keterangan awak media, karena bersangkutan dikabarkan jarang masuk kantor dan takut dicecar pertanyaan Wartawan***(HB/TM)
Share this post :

Post a Comment

 
Support : Creating Website | PT.Berantas Pers Group | Berantas
Copyright © 2015. Harianberantas - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Berantas
Proudly powered by Berantas