Headlines News :
Home » , » Siswa SMP Dibawa Kabur Abang Ipar, 4 Kali Disetubuhi Layaknya Suami-Istri

Siswa SMP Dibawa Kabur Abang Ipar, 4 Kali Disetubuhi Layaknya Suami-Istri

Written By HARIANBERANTAS on Thursday, November 26, 2020 | 10:06:00 AM

HARIANBERANTAS, INHU- Pagar makan tanaman, pantas disematkan bagi pria berinisial TRG (23) warga Desa Pematang Benteng Kecamatan Batang Peranap. Pasalnya, TRG tega membawa kabur adik iparnya, sebut saja Mawar (15) yang masih duduk di bangku SMP selama 1 (satu) bulan.



Dalam perjalanan mereka selama hampir satu bulan disebuah lokasi, TRG berhasil merenggut mahkota adik iparnya (Mawar, red) bahkan dilakukannya sebanyak 4 kali.

"Selama hampir sebulan korban dibawa kabur dan sudah dipastikan telah mencabuli bocah ingusan tersebut sebanyak 4 kali" 

Perbuatannya, TRG terpaksa diinapkan oleh penyidik unit Reskrim Polsek Peranap di Desa Kempas Jaya Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), 19 November 2020 kemaren setelah nenek korban, Revince Boru Sihotang (44) melaporkan kepihak kepolisian.

Kapolres Inhu AKBP Efrizal S.IK melalui PS Paur Humas Polres Inhu Aipda Misran, Rabu 25 November 2020 siang membenarkan diamankannya pelaku cabul dan persetubuhan terhadap anak bawah umur tersebut.

Misran, menjelaskan, peristiwa pilu yang dialami mawar terjadi pada hari Kamis (22/10/2020) lalu sekitar pukul jam 22.56 WIB.,dimana pelapor (ibu korban) pulang dari rumah ketua  RT 001/ RW Desa Semelinang Tebing Kecamatan Peranap pada saat pelapor tiba dirumah, korban tidak ditemukan, meski sudah dicari keseluruh ruangan bahkan dicari ke rumah tetangga dan rumah teman-temannya korban, tapi tak juga ditemukan.

Pencarian ini terus berlangsung selama 7 hari, kesemua pelosok Kecamatan Peranap dan Batang Peranap, namun hasilnya sia-sia.

Setelah menguras tenaga dan pikiran mencari korban akhirnya pada hari Rabu (18/11/2020) silam didapat informasi jika korban ada di Desa Kempas Jaya.

Ibu korban dan beberapa orang anggota keluarga langsung menuju Kempas Jaya, ternyata benar, korban ada dirumah pelaku, besoknya, Kamis 19 November 2020 sekitar pukul 16.00 WIB, korban bersama ibunya tiba di Peranap.


Sesampainya dirumah, korban bercerita jika dia telah diajak oleh pelaku ke Desa Kempas Jaya dan pelaku sudah mencabuli, bahkan sudah menyetubuhi korban sebanyak 3 kali.

Pertama dilakukan dalam pondok kebun kelapa sawit milik warga di Divisi 5 PT SRK Desa Punti Kayu Kecamatan Rakit Kulim dan dua kali dirumah Desa Kempas Jaya.


Dengan berurai air mata, ibu korban menyampaikan semua pengalaman pahit pada orang tuanya, kontan saja, nenek korban Revince Boru Sihotang meradang dan langsung menuju Polsek Peranap untuk melaporkan kejadian yang dialami cucunya.


Setelah menerima laporan nenek korban, dengan gerak cepat segera menuju Desa Kempas Jaya, namun sebelum sampai di Kempas Jaya, Polsek Peranap telah berkoordinasi dengan Kanit Reskrim Kempas Jaya untuk mengamankan pelaku, mengingat jarak antara Peranap dengan Kempas Jaya cukup jauh dan dikhawatirkan pelaku melarikan diri sebelum unit Reskrim Polsek Peranap tiba di Kempas Jaya.


Selang beberapa jam kemudian, unit Reskrim Polsek Peranap tiba di Kempas Jaya, kemudian mengamankan pelaku yang sebelumnya sudah diringkus Kanit Reskrim Kempas Jaya.

Kepada polisi, pelaku mengaku telah membawa kabur korban yang juga adik iparnya dan telah mencabuli serta menyetubuhi korban sebanyak 4 kali.


Selanjutnya pelaku digelandang ke Mapolsek Peranap untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya sesuai hukum yang berlaku.

"Pelaku sudah diamankan dan sekarang sedang menjalani pemeriksaan oleh unit Reskrim Polsek Peranap," tutup Misran. ***(S. Barat)

Share this post :

Post a Comment

 
Support : Creating Website | PT.Berantas Pers Group | Berantas
Copyright © 2015. Harianberantas - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Berantas
Proudly powered by Berantas