Headlines News :
Home » , » Komisi V Prihatin Menyikapi Lonjakan Signifikan Jumlah Kasus Positif Covid

Komisi V Prihatin Menyikapi Lonjakan Signifikan Jumlah Kasus Positif Covid

Written By HARIANBERANTAS on Wednesday, November 25, 2020 | 9:24:00 AM

Bandung ,Harian berantas. co.id - Ketua Komisi V Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jawa Barat Dadang Kurniawan mengaku prihatin melihat apa yang terjadi sekarang akibat dari menurunnya kesadaran dan kepedulian semua pihak. Menurutnya, hal ini teradi karena adanya kejenuhan dan mulai jengahnya masyarakat terhadap situasi sekarang.

Padahal seharusnya protokol kesehatan tetap harus berjalan, sampai nanti sudah dipastikan adanya solusi paten dalam penanganan pandemi tersebut. Dia menambahkan, persoalan ini akan menjadi bahan evaluasi pihaknya agar tidak terulang. Terlebih sudah banyak anggaran yang dikucurkan untuk pencegahan terhadap Covid-19.

“Ini jadi bahan evaluasi kita, karena berimbas terhadap anggaran yang kita keluarkan. Harapan kami sebagai fungsi pengawasan, dengan anggaran yang sudah dikeluarkan ada harapan persoalan ini bisa hilang. Tetapi malah begini. Ini yang sedang kami evaluasi untuk masyarakat dan pemerintah. Kita jangan lengah. Sejak awal, saya sudah sampaikan dalam penanganan ini tidak hanya bisa salah satu pihak yang berbuat. Pemerintah saja atau masyarakat saja. Tetapi keduanya harus bisa saling berbuat,” kata Dadang  Selasa (24/11/2020).

Dia  meminta kepada pemerintah agar penanganan pandemi tidak hanya terfokus terhadap masyarakat perkotaan. Dari hasil kunjungan ke daerah, khususnya di pelosok kata dia sudah mulai muncul kasus positif. Dia berharap, ada tindakan dari pemerintah untuk mencegah meluasnya daerah yang terpapar Covid-19.

“Ketika reses kemarin, pedesaan yang sebelumnya dianggap bersih ternyata sudah mulai ada. Ini juga jadi bahan evaluasi kami, supaya segera ada tindakan. Selain pemerataan sosialisasi, juga penanganannya harus merata secara keseluruhan. Baik dalam penyediaan fasilitas di puskesmas maupun jika memungkinkan penambahan,” ucapnya.

Diketahui, saat ini terjadi lonjakan signifikan terhadap jumlah kasus positif Covid-19 di Provinsi Jawa Barat, dalam beberapa waktu terakhir. Terbaru Humas Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Garut, Yeni Yunita, Sabtu (21/11/2020) menginformasikan dua pasien terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Garut kembali dilaporkan meninggal, maka, hingga kini total kasus meninggal secara akumulasi menjadi 27 orang. Menurut Yeni, dari laporan terakhir, berdasarkan hasil pemeriksaan RT PCR Laboratorium RSUD dr. Slamet Garut pada sampel sebanyak 176, ditemukan kasus konfirmasi positif Covid-19 sebanyak 21 orang dan 4 kasus konfirmasi positif Covid-19 yang merupakan hasil pemeriksaan RT PCR di fasilitas pelayanan kesehatan lain. Dengan adanya penambahan tersebut, maka secara akumulasi kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Garut sampai saat ini total menjadi sebanyak 1.403 kasus.(nh)***

Share this post :

Post a Comment

 
Support : Creating Website | PT.Berantas Pers Group | Berantas
Copyright © 2015. Harianberantas - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Berantas
Proudly powered by Berantas