Headlines News :
Home » » Gawat..! Sampah Berserak di Badan Jalan Akibat TPA Tidak Berfungsi, Pemda Inhu Terkesan Tutup Mata

Gawat..! Sampah Berserak di Badan Jalan Akibat TPA Tidak Berfungsi, Pemda Inhu Terkesan Tutup Mata

Written By HARIANBERANTAS on Wednesday, October 28, 2020 | 12:35:00 PM

HARIANBRANTAS, INHU- Tempat Pembuangan Akhir (TPA) sampah  diwilayah Kelurahan Pematang Reba Kecamatan Rengat Barat Inhu yang dibangun Pemerintah  tahun anggaran 2014 saat ini diduga tidak berfungsi secara normal membuat badan jalan dipenuhi sampah masyarakat.


"Saat ini sampah menumpuk dijalan  yang jaraknya sekitar 500 meter dar TPA".

Menurut Kadis DLH Inhu Slamat saat dikonfirmasi awak media mengatakan "Sampah yang menumpuk dijalan menuju TPA, tanggung jawab Dinas PU. Seharusnya terkait sampah, pemerintah jangan separoh separoh memberikan penanganannya, kata Slamat (Kadis, red) 

Perda seharusnya dibuat berupa denda terhadap masyarakat pembuang sampah. Kalau bisa diatas Rp. 5.000.- jika ketahuan pembuang sampah sembarangan. Agar ada efek jera untuk orang yang tak peduli dengan lingkungan, ujarnya.

Sementara, Kasi Kebersihan Dinas PU Santi saat dimintai keterangan Persnya mengatakan, "Sampah yang belum sampai ke TPA merupakan tanggung jawab lingkungan Hidup atau DLH. Tanggung jawab saya hanya di TPA.

Dulu masyarakat enggan buang sampah ketempat akhir karena jalannya rusak, maka kita usulkan ke Kadis PU agar di Aspal, sekarang jalannya sudah bagus masyarakat juga masih buang sampah dijalan. 

Pernah kita usulkan agar dibuatkan Pos dan Satpam di 2 titik agar dapat mengontrol masyarakat yang buang sampah, namun pemda beralasan tidak ada anggara, Jelas Wanita tercantik di PU itu.

Harapan kita kedepan tambah Wanita berparas cantik itu (Santi,red), pemerintah harus membuat perda tentang denda kepada oknum pembuang sampah, sehingga mereka takut buang sampah sembarangan, Tuturnya.

Secara terpisah, Lurah Pematang Reba Sudarman mengatakan " pernah ditegakkan spanduk di jalan tersebut agar masyarakat jangan buang sampah, namun hingga kini masih ada yang buang sampah dijalan.

Sudarman menjelaskan, masalah sampah itu setiap Apel disampaikan agar RT meneruskan imbauan ke masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan dan selalu peduli kebersihan, toh masih membandel juga.

Sudarman berharap, kedepan pemerintah membuat perda berupa denda, sehingga masyarakat takut buang sampah sembarangan, Imbuhnya.

Frasetia salah satu masyarakat pemerhati lingkungan mengatakan, " Pemerintah harus lebih peduli kebersihan dan kesehatan. Jangan saling tolak menolak OPD terkait. Saat ini jika kita melalui jalan tersebut, bau yang tak sedap muncul dan membuat sesak pernapasan.

Jika pemerintah kurang peduli, bagaimana masyarakat juga peduli. Apa itu pemerintah hanya tutup mata, ini tanggung jawab kalian ujarnya. 28/10/20. ***(Pinten S).




Pembaca yang budiman , berikan masukan untuk artikel ini atau  hubungi Kontak Pengaduan berikut:

Telpon / SMS / WatsApp:  0813 7166 2235 dan / atau  Email E-mail: harianberantas@gmail.com dan / atau melalui  kolom komentar di  bawah ini.

Share this post :

Post a Comment

 
Support : Creating Website | PT.Berantas Pers Group | Berantas
Copyright © 2015. Harianberantas - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Berantas
Proudly powered by Berantas