Headlines News :
Home » , » Dugaan Penyimpangan Proyek Miliaran Rupiah di Perkimtan Bengkalis 2019 Diungkap

Dugaan Penyimpangan Proyek Miliaran Rupiah di Perkimtan Bengkalis 2019 Diungkap

Written By HARIANBERANTAS on Tuesday, October 27, 2020 | 10:10:00 AM

HARIANBERANTAS, BENGKALIS- Sejumlah paket proyek di Dinas Perumahan Pemukiman Dan Pertanahan (Perkitman) Kabupaten Bengkalis pada kegiatan tahun 2019 lalu yang menghabiskan biaya APBD miliaran rupiah terindikasi rawan terjadi penyimpangan dan harus diusut. 


Berdasarkan informasi yang dihimpun awak media belum lama ini, menyebutkan dugaan kecurangan dan keganjilan terhadap sejumlah kegiatan yang ada di dinas Perkimtan Bengkalis. paket proyek peningkatan jalan Lingkungan (Hotmix) Jalan Tegal Sari 1, Jln Murai 1, Jalan Murai 2, Jalan Murai 3, Jalan Murai 4, Jalan Punai RT 02 RW 20 dan RT 20 Kelurahan Air Jamban yang dilaksanakan kontraktor Koperasi Alami Permana pada tahun 2019 dengan nilai Rp.1.926.219.038,63 atau sebesar Rp1,9 miliar lebih, diduga hanya beberapa tempat saja yang terlaksana. Bahkan kualitas pembangunan jalan Tegal Sari 1 yang baru beberapa bulan saja pengerjaannya rampung, dinilai tak sesuai dan buruk. 

Kemudian kegiatan peningkatan jalan Sialang Rimbun di Kecamatan Pinggir yang menelan biaya anggaran sebesar Rp2, 9 miliar (Rp 2.918.527.105,84) dengan kontraktor pelaksana, CV. Sarana Chaini, dan peningkatan jalan Bantaian Desa Muara Basung  Kecamatan Pinggir (Hotmix) sumber biaya APBD Rp 1.166.562.684, 78 (Rp1,1 miliar) lebih dengan kontraktor yang sama yakni, CV. Sarana Chaini.

Selain itu peningkatan jalan Kampung Baru  Desa Muara Basung senilai Rp 2.437.503. 676,45 atau Rp2,4 miliar dengan rekanan kontraktor CV. Jimmy Perkasa, dan peningkatan jalan M NUR Desa Muara Basung di Kecamatan Pinggir senilai Rp1.973.285.113, 83, kontraktor CV. Jaya Melindo. Kemudian, peningkatan jalan Sido Rukun  Desa Muara Basung yang dimenangkan oleh CV. Santika Jaya senilai Rp1.944. 458.492,33 atau Rp1,9 miliar lebih dan pada peningkatan jalan Sialang Desa Balai Pungut Kecamatan Pinggir yang menelan biaya sebesar Rp 608.059.523,03 dan sebagai pelaksana, CV. Rindy Pratama.

Berikutnya lagi, proses pembangunan penerangan jalan umum (PJU) di Kecamatan Mandau yang menelan biaya anggaran sebesar Rp. 5.159.244.660,90, dengan kontraktor PT. Madina Tehnik Indo. Dimana pembangunan PJU yang pengerjaannya telah dianggap selesai pada tahun 2019, terkesan banyak yang janggal alias tak berfungsi. Kita curiga adanya penyelewengan terhadap kegiatan ini, bahkan modusnya pun bisa jadi beragam, silahkan dilihat sendiri dan ditanyakan dengan mereka (dinas Perkitman) di Kabupaten Bengkalis, ujar sumber. 

Menurut penjelasan sumber, terkait program peningkatan jalan (hotmix) miliaran rupiah yang di alokasi pemerintah diwilayah Kecamatan Mandau dan Kecamatan Pinggir tahun 2019 dan pada tahun-tahun sebelumnya, banyak yang tak beres. Contohnya, pelaksanaan peningkatan jalan Lingkungan (Hotmix) Jalan Tegal Sari di Kecamatan Mandau, proyek jalan Sialang Rimbun, dan di peningkatan jalan Bantaian Desa Muara Basung di Kecamatan Pinggir 2019 dan banyak contoh lainnya,” ungkapnya.

Kepala Dinas Perumahan Pemukiman Dan Pertanahan (Perkitman) Kabupaten Bengkalis, Gendrayana Rohaini M.Si saat hendak dikonfirmasi Harian Berantas di kantornya, Selasa (27/10/2020) tak berada ditempat. “Hanya disaat pak Pj Bupati saja pak Kadis sesekali masuk di kantor sini pak. kalau dia (Kadis-red) ada datang masuk kantor sesekali, hanya sebentar saja, sesudah itu langsung keluar entah pulang dirumahnya. Rumah atau tempat tinggalnya pak kadis itu dari Bengkalis jauh ke daerah Kabupaten Siak sana pak, ujar staf yang tak mau jati dirinya disebutkan kepada awak media.

Dalam kurun tahun 2019, Redaksi Harian Berantas mencatat ada temuan fatal di dinas Perkitman Bengkalis yang terkesan melanggar hukum, yakni adanya kesalahan penganggaran belanja modal yang terjadi sebesar Rp855.856,671,00. Potensi yang mengarah pada kerugian daerah/negara tersebut, juga dibenarkan temuan lembaga independen, sebagaimana tertuang dalam LHP nomor 155.B/LHP/XVIII.PEK/06/2020 tanggal 28 Juni 2020. Sampai berita ini naik, bahan konfirmasi (tertulis) Redaksi beberapa waktu lalu belum terjawab Kadis Perkitman, Gendrayana Rohaini. Namun bagaimana instansi/lembaga terkait yang lain dalam menyikapi untuk mengungkap sejumlah tabir dugaan penyimpangan di dinas Perkitman Bengkalis tersebut kepermukaan, ikuti sajian informasi berita media ini berikutnya.***(mk/bw)




Pembaca yang budiman , berikan masukan untuk artikel ini atau  hubungi Kontak Pengaduan berikut:

Telpon / SMS / WatsApp:  0813 7166 2235 dan / atau  Email E-mail: harianberantas@gmail.com dan / atau melalui  kolom komentar di  bawah ini.

Share this post :

+ comments + 1 comments

27 October, 2020 12:58

Termasuk Masalah rumah layak huni di desa pambang pesisir kec Bantan.
Dari pondasi yg tak sesuai bestek smpai septik teng dan rangka baja.dan tuan rumah atau penerima mengeluarkan kn uang untuk membeli angin-angin.

Post a Comment

 
Support : Creating Website | PT.Berantas Pers Group | Berantas
Copyright © 2015. Harianberantas - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Berantas
Proudly powered by Berantas