Headlines News :
Home » , » Dikabarkan Pendeta di Intan Jaya Diduga Dibunuh OTK, Ketum PDRIS Minta Presiden RI Bentuk Tim Independen Menangkap Pelaku

Dikabarkan Pendeta di Intan Jaya Diduga Dibunuh OTK, Ketum PDRIS Minta Presiden RI Bentuk Tim Independen Menangkap Pelaku

Written By HARIANBERANTAS on Saturday, September 26, 2020 | 12:22:00 AM

HARIANBERANTAS, PAPUA- Kabar Duka Cita melimuti pemuka agama di tanah air atas meninggalnya seorang Pendeta (Pdt) di salah satu Gereja terkemuka di Intan Jaya-Papua Sabtu (19/09/2020) kemarin.

Informasi yang beredar, Pendeta yang meninggal tersebut bernama Pdt.Yeremias Zanambani, Iya menghembuskan nafas terakhir setelah mendapat tembakan puluru tajam dan tikaman yang bertubi-tubi dari orang tak dikenal (OTK).

Menurut informasi Pdt Yeremias Zanambani,S.Th, menjadi korban konflik di Papua yang hingga kini tak usai.

peristiwa yang menewaskan alm Pdt Yeremias Zanambani, S.Th sontak membuat sejumlah organisasi hamba tuhan angkat bicara dan siap menjadi gardan terdepan memberikan perlindungan hukum. Hal itu diungkapkan oleh Ketua Umum PDRIS, Komaruddin Simanjuntak, SH, yang juga advokat terkemuka di ibu kota Jakarta.

Komaruddin mengatakan, pihaknya siap memberikan bantuan hukum dan/atau perlindungan hukum kepada keluarga korban ( Alm Pdt Yeremias Zanambani,S.Th,red) yang diduga ditembaki oleh oknum OTK di wilayah Hitadipa Kabupaten Intan Jaya-Papua.

Advokat kondang ini meminta Presiden RI, Jokowi Dodo, segera membentuk tim khusus independen untuk mengukap siapa pelaku pembunuhan Pdt Yeremias Zanambani, S.Th ini. "Kita berharap Presiden RI segera membentuk tim independen guna pengukapan kasus ini" Pitanya.

Ia menambahkan, apabila ada keterlibatan oknum aparat TNI/Polri harus diusut sampai tuntas tanpa terkecuali, Sebab, perbuatan  pelaku pembunuhan trhadap seorang hamba tuhan merupakan kriminal  atau kejahatan luar biasa. dan pelakuknya dapat diganjar dengan pasal 338 KUHP jo Pasal 340 KUHP.

"Ya pelakunya harus diadili dan dihukum demi kepastian hukum, agar kedepan  tidak menjadi fitnah dan issu pelanggaran HAM berat di Forum - forum HAM  Internasional dan juga di PBB" Ucapnya. 

Kami dari PDRIS siap memberi bantuan hukum kepada Keluarga alm Pdt Yeremias Zanambani, S.Th. Tujuan bantuan hukum ini, agar pihak keluarga mendapat kepastian hukum.

Diharapkan kepada saudara saudari kita, khususnya masyarat Papua agar tenang dan mempercayakan penanganan perkara dugaan pembunuhan Pdt Yeremias Zanambani,S.Th ini kepada Aparat Penegak Hukum. (***)



Pembaca setia, beri masukan atas artikel ini dapat menghubungi Contak Pengaduan berikut ini  :

Telpon/SMS/WatsApp ke 0813 71662235 dan / atau Suret E-mail: harianberantas@gmail.com dan/atau melalui kolom komentar di bawah ini

Share this post :

Post a Comment

 
Support : Creating Website | PT.Berantas Pers Group | Berantas
Copyright © 2015. Harianberantas - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Berantas
Proudly powered by Berantas