Headlines News :
Home » » Diduga Minim Pengawasan, Waterpark Bahari Tegal Telan Korban Jiwa

Diduga Minim Pengawasan, Waterpark Bahari Tegal Telan Korban Jiwa

Written By HARIANBERANTAS on Wednesday, July 15, 2020 | 10:26:00 PM

HARIANBERANTAS, TEGAL- Waterpark Bahari Kota Tegal memakan korban jiwa, korbannya anak belia NDW (9) tahun. Kejadian itu bermula saat korban asik berenang di kolam Waterpark Bahari Kota Tegal pada hari sabtu 4 juli 2020.

Berjatuhan korban jiwa di kolam renang dengan kedalaman 1.5 meter pada Waterpark Bahari Kota Tegal diduga kuat adanya kelalaian dan minimnya pengawasan dari pihak pengelola sehingga anak yang berusia 9 tahun menjadi mangsa atau tumbal Waterpark Bahari.

Pemerintah Kota Tegal harus bersikap tegas untuk mencabut izin operasional Waterpark Bahari tersebut karena diduga hanya mementingkan keuangan tanpa mengutamakan keselamatan pengunjung.

Selain itu, aparat hukum juga diminta menjerat guru les renang yang dinilai lalai mengawasi muridnya. Dimana tanpa perintah guru les renang korban tidak akan pergi ke Waterpark Bahari untuk mengantar nyawanya.

Menurut keterangan orang tua korban kepada awak media ini menjelaskan, bahwa sebelum korban mengantarkan nyawanya ke Waterpark Bahari telah dilarang. Namun larangan itu tdk didengarkan korban dan tetap ikut ajakan temanya berinisial AS yang ikut les renang.

"Iya, awalnya saya larang tapi karena korban menangis dan juga sebagai tambahan nilai sekolah makanya dengan berat hati memberikan izin di izinkan. Namun pada sore harinya keluarga mendapat kabar jika korban meninggal dunia di kolam renang Waterpark Bahari" Jelas orang tua korban.

Sementara pihak managemen Waterpark Bahari Kota Tegal "Rizky" saat dikonfirmasi  awak media tidak memberikan keterangan apapun.

"Saya tidak bisa menjelaskan karena sedang buru-buru dan sedang ditunggu oleh pihak kepolisian Polsek Sumur Panggang terkait meninggalnya korban tersebut" Katanya selasa (07/07/2020).

Sedangkan pihak Polsek Sumur Panggang Eko menjelaskan ,"Kebetulan yang menangani kasus ini pihak reskrim Singgit tetapi saat ini sedang keluar tidak ada diruanganya. Terkait kasus anak tenggelam di Waterpark Bahari Kota Tegal sedang dalam penyelidikan", ujar Eko.

Waterpark Bahari Kota Tegal tambahnya, hingga saat ini masih belum diambil tindakan penutup an karena sampai saat ini, belum ada pengaduan korban dari pihak keluarga korban yang datang melapor." tutur Eko.(Agung)
Share this post :

Post a Comment

 
Support : Creating Website | PT.Berantas Pers Group | Berantas
Copyright © 2015. Harianberantas - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Berantas
Proudly powered by Berantas