Headlines News :
Home » » DD Talang Jerinjing Diduga Disulap Oknum Mafia Untuk Kelabui Masyarakat

DD Talang Jerinjing Diduga Disulap Oknum Mafia Untuk Kelabui Masyarakat

Written By HARIANBERANTAS on Thursday, July 23, 2020 | 12:17:00 PM

HARIANBERANTAS, INHU- Sejumlah paket proyek Bumdes di Desa Talang Jerinjing Kecamatan Rengat Barat Kabupaten Inhu tahun anggaran 2019 yang bersumber dari Dana Desa-APBN diduga Fiktif.
Inilah karung kompos ajaib yang ada dilokasi yang ditemukan tim PMD Inhu

Hal itu terbongkar pada saat tim PMD bersama awak media meninjau langsung ke lokasi. Dimana para oknum mafia perampok uang negara mencoba mengelabui masyarakat dengan modus membuat Skenario seakan-akan pembelian sejumlah mesin yang dianggarkan sekitar Rp. 500.000.000 sudah ada dilokasi.

Bukan itu saja, ketika Tim dari PMD (pemerintah masyarakat desa) yang dipimpin oleh Sri Zuriani Kasi PMD dan Faskab ( Fasilitator Kabupaten ) Khairudin yang turun kelokasi Bumdes sebagai tindak lanjut berita media anti korupsi www.harianberantas.co.id dengan judul "BUMDES Talang Jerinjing Diduga Ajang Kepentingan" edisi (20/07/2020) lalu, dilokasi terlihat dugaan tipu muslihat para oknum mafia tersebut seakan mesin yang dibelanjakan sudah siap pakai. Namun ternyata dilokasi yang ada di dalam karung plastik hasil produksi kompos.

Sungguh aneh dan ajaib, bahwa kondisi di lokasi tidak sesuai dengan investigasi awal yang telah di beritakan, dimanattemuan karung tersebut tidak ada dilokasi pada saat investigasi awal. setelah tim PMD dan direktur Bumdes beserta manejemen Pt. SSR yang diikuti satu orang Awak media mewakili, skenario ini muncul.

Dalam pemberitaan awal pembelian mesin 3 kali antara lain : 
1. Belanja mesin Rp. 16.897.000.-
2. Belanja mesin Rp. 64. 400.000.-
3. Belanja mesin Rp. 418. Juta
di tahun 2019 dalam SPJ 100 % clir serta penyertaan modal Rp. 300. Juta dari add untuk Bumdes.

Hal ini yang dilakukan Pengguna anggaran agar menutupi kekurangan fisik Pembangunan Bumdes Desa Talang Jerinjing 2019 lalu.

Khairudin Faskab ketika konfirmasi terkait ini mengatakan " tim dari PMD kelokasi melihat langsung bahwa mesin ada tapi dilokasi Pabrik PT. SSR dalam keadaan berkarat.

Stanley meneger PKS PT. SSR juga mengatakan ke awak media" jika Perusahaan sudah menyertakan Modal pembuatan Bumdes tersebut Rp.200 juta, beserta material batu kerikil dan pasir.

Jika dihitung dari seluruh modal yang masuk baik dari Desa maupun perusahaan sudah berkisar Rp. 1 milliar. Namun fisik masih sekitar 30 %. Bukan itu saja dokumentasi temuan awak media dan tim PMD sangat berbeda.

Mohon pihak penyidik atau aparat hukum dan jaksa periksa Kades Talang Jerinjing yang mempermainkan uang negara. 23/7/20. PINTEN S.
Share this post :

Post a Comment

 
Support : Creating Website | PT.Berantas Pers Group | Berantas
Copyright © 2015. Harianberantas - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Berantas
Proudly powered by Berantas