Headlines News :
Home » » Bupati Tegal Sidak Pejabat Yang Langgar Protokol Kesehatan

Bupati Tegal Sidak Pejabat Yang Langgar Protokol Kesehatan

Written By HARIANBERANTAS on Wednesday, July 15, 2020 | 10:53:00 PM

HARIANBERANTAS, BALAPULANG– Demi terwujudnya program protokol kesehatan dalam upaya memutus jaringan penyebaran virus corona (Covid-19), Bupati Tegal lakukan inspeksi mendadak (Sidak).

Dalam aksi koboy Bupati Tegal  Umi Azizah, sejumlah pejabat berhasil terjaring. Pejabat yang terjaring tersebut lantaran melanggar protokol kesehatan.

Hal itu dilakukan Umi Azizah dalam rangka meninjau kedisiplinan penerapan protokol kesehatan di kalangan pejabat pemerintah kecamatan dan desa. Sidak yang mengarah ke empat kantor kecamatan dan dua kantor desa ini masih banyak ditemukan pejabat yang diduga melanggar protokol kesehatan, salah satunya Camat Balapulang yang tidak memakai masker saat dikunjungi Umi beserta rombongan pada Rabu (15/07/2020) pagi di Kantor Kecamatan Balapulang.

Dalam aksi koboi terebut Bupati Tegal didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Tegal, Widodo Joko Mulyono, Asisten Administrasi Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekda Kabupaten Tegal Dadang Darusman serta Kepala Bagian Pemerintahan Setda Kabupaten Tegal Munawar.

Sidak  ini juga sebagai upaya tindak lanjut isi Peraturan Bupati Tegal Nomor 35 Tahun 2020 tentang Pencegahan Penularan Covid-19 di Kabupaten Tegal.

“Sehingga kami memantau beberapa pegawai di pemerintah kecamatan maupun desa, sejauh mana kedisiplinan yang mereka terapkan di kehidupan normal baru ini,” kata Umi.

Bupati tegal menunjukkan Cara mengenakan masker yg baik pd salah seorang ASN di kecamatan lebaksiu.

Umi sangat menyayangkan terdapat pegawai bahkan pejabat yang masih tidak memakai masker. Dirinya berharap setiap pegawai untuk saling mengingatkan, jika salah satu pegawai yang lain tidak memakai masker. Terlebih di saat akan melakukan pelayanan ke masyarakat. Tak hanya di Kantor Kecamatan Balapulang, Umi juga menemukan beberapa pejabat yang tidak mengenakan masker, seperti di Kantor Kecamatan Dukuhwaru dan Kantor Kecamatan Lebaksiu. Selain itu, di Kantor Desa Kajen Kecamatan Lebaksiu, Umi juga mendapati warganya yang masuk ke kantor desa tidak mengenakan masker.

“Sesama pegawai harusnya saling mengingatkan dan pegawai di bagian pelayanan publik yang sering kontak dengan masyarakat harus memakai sarung tangan dan face shield. Untuk masyarakat yang akan masuk ke kantor kecamatan maupun desa, jika tidak memakai masker seharusnya dilarang masuk. Ditegaskan kembali bahwa pelayanan akan dilayani jika masyarakat memakai masker dan menaati protokol kesehatan,” ujarnya.

Sementara itu, saat menyidak Kantor Kecamatan Pagerbarang, Umi tidak melihat adanya tempat cuci tangan yang diletakkan di depan kantor kecamatan. Bahkan orang nomor satu di Kabupaten Tegal itu mendapati tempat cuci tangan pemberian Korpri Kabupaten Tegal masih terbungkus plastik. Artinya belum digunakan sama sekali oleh pihak kecamatan.

Bupati menegur pegawai mengenai bantuan dari Korpri yang belum digunakan dan dimanfaatkan dengan baik.

Mengetahui hal tersebut, Umi pun turun tangan langsung menggotong tempat cuci tangan yang masih terbungkus plastik untuk ditempatkan di depan Rumah Paten Kecamatan Pagerbarang. 

Umi mengingatkan kepada Camat Pagerbarang agar lebih memperketat protokol kesehatan, mengingat terdapat pasien yang terkonfirmasi positif Covid-19 dari Kecamatan Pagerbarang meski kini telah sembuh. “Tempat cuci tangan harus diletakkan di depan, sehingga masyarakat dapat melihat. Jangan malah disembunyikan atau diletakkan yang aksesnya sulit dijangkau oleh masyarakat,” tegasnya. (Ag & hms )
Share this post :

Post a Comment

 
Support : Creating Website | PT.Berantas Pers Group | Berantas
Copyright © 2015. Harianberantas - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Berantas
Proudly powered by Berantas