Headlines News :
Home » » Tertutup Tanah Galian Exavator, Pemilik RM Metro Jaya Kehilangan Mata Pencaharian

Tertutup Tanah Galian Exavator, Pemilik RM Metro Jaya Kehilangan Mata Pencaharian

Written By HARIANBERANTAS on Wednesday, June 17, 2020 | 11:59:00 PM

HARIANBRANTAS, INHU- Rumah Makan Metro Jaya  di Jalan Lintas Timur Belilas RT. 025/ RW. 007 Kelurahan Seberida Kecamatan Seberida  saat ini jadi kenangan tertutup dengan tanah galian dua unit alat berat Excavator.

Pantauan awak media dilokasi Pagi sekitar ini sekitar jam 7.00, alat berat Excavator menggali parit dengan sekitar 1,5 meter dengan kedalaman 1,2 meter dan dengan kurang lebih panjang kurang lebih 40 meter dan ditumpuk didepan Rumah Makan Metro Jaya.

Batas kiri dan Kanan hingga ke belakang juga digali sebagai pembatas tanah dengan kedalaman 75 Cm dan lebar 1 meter. Yang digali oleh 2 unit alat exavator Hitachi dan Komatsu. Akibatnya pemilik rumah makan kehilangan mata pencaharian.

Menurut pemilik rumah makan Metro Jaya Suwarno, kepada awak media mengatakan "Memang benar semalam ( 16/6/ 2020 ) pihak Polsek Seberida sudah ada memberitahukan akan digali depan belakang dan kiri-kanan, dan pihak Polsek berpesan, lebih baik Pak Suwarno hubungi Pak Bupati kata Polisi. Jelasnya menirukan perkataan pihak kepolisian.

Jujur, kita terkejut dengan hal ini. Kok seperti ini caranya. Jika kita hubungi Pak Bupati Yopi tak pernah mau mengangkat Handphonenya. Memang  tanah ini milik Pak Sugianto ( Bapaknya Bupati ) tapi bukan seperti ini caranya. Sebab, kita ada usaha di atasnya.

Kita orang kecil ini mau bisa apa, tapi sebagai Pemimpin seharusnya ada perundingan untuk mencari solusinya. Bangunan ini semua kita yang bangun, bahkan seluruh tanaman yang ada sekarang baik sawit dan buah buahan disini kita yang menanamnya, kata warno.

Awalnya buat usaha disini dari tahun 2003, dulu waktu Pak Sugianto mencalonkan Bupati, kita dukung secara materi, tenaga dan fikiran dan tak pernah meminta imbalan.

Sewaktu Pak Sugianto masih hidup, kita pernah minta oret oretan sedikit tentang hal ini, hanya jawaban beliau saat itu' masak kamu tak percaya dengan Bapak kata pak Sugianto.

Pak Yopi sendiri sewaktu mencalonkan DPR dulu dan Mencalon Bupati hingga 2 Periode didukung semampu kita dan tak pernah sedikitpun meminta imbalan. Harapan kita, yah bolehlah Bapak Yopi perhatikan biaya yang saya keluarkan untuk bangunan dan timbunan batu di depan ini selama saya disini.

Terkait Alat PKJ (paguyuban keluarga Jawa) seperti Reok, itu dari sum suman dan pernah ada aspirasi dari Irwan Toni sewaktu DPR, ujar Suwarno.

Wahab mantan RW ketika dikonfirmasi mengatakan "tanah itu milik aling di beli Pak Sugianto. Dulunya, pada tahun 2011 sudah balik nama ke Pak Yopi bahkan sudah sertifikat. Jika ada yang mengatakan bahwa dulu saya ingin memiliki tanah itu tidak betul. Saya sendiri yang diberi mandat oleh Pak Sugianto untuk memegang surat tanahnya, ujarnya. PINTEN S.
Share this post :

Post a Comment

 
Support : Creating Website | PT.Berantas Pers Group | Berantas
Copyright © 2015. Harianberantas - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Berantas
Proudly powered by Berantas