Headlines News :
Home » , » Cegah Wabah Virus Covid-19, KY RI: Layanan Pelaporan Hanya Melalui Online, Berikut Penjelasannya

Cegah Wabah Virus Covid-19, KY RI: Layanan Pelaporan Hanya Melalui Online, Berikut Penjelasannya

Written By HARIANBERANTAS on Monday, March 16, 2020 | 10:13:00 AM

HARIANBERANTAS, JAKARTA- Komisi Yudisial (KY) Repulik Indonesia mengeluarkan surat siaran langsung pencegahan wabah virus Corona-19. Surat itu diketahui bernomor: 05/Siaran Pers/AL/LI.04.01/03/2020, Tanggal 16 Maret 2020.

Dalam isi surat tersebut KY RI  memutuskan hanya menerima pelaporan masyarakat melalui online terhadap dugaan pelanggaran Kode Etik dan Pedoman Perilaku Hakim (KEPPH) di seluruh wilayah indonesi. Kebijakan itu dalam rangka mencegah meluasnya penyebaran wabah Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).

Meskipun demikian, penerapannya tetap mengedepankan kepentingan dan mengoptimalkan pelayanan kepada masyarakat.  Layanan melalui pelaporan secara online ini mulai berlaku hari ini Senin, 16 Maret 2020 sampai dengan Kamis, 16 April 2020 mendatang. 

"KY menghentikan atau tutup sementara layanan publik secara langsung / kontak fisik atau berhadapan langsung sebagai langkah pencegahan penyebaran wabah Covid-19. Masyarakat tetap dapat melaporkan dugaan pelanggaran kode etik hakim secara online," ungkap Sekretaris Jenderal KY Tubagus Rismunandar Ruhijat dalam siaran persnya, Senin (16/3) pagi.

Pelaporan secara online terkait Perilaku Hakim dapat diakses melalui situs resmi Komisi Yudisial Republik Indonesia di www.pelaporan.komisiyudisial.go.id. Aplikasi ini untuk memudahkan publik dalam melaporkan dugaan pelanggaran Kode Etik dan Pedoman Perilaku Hakim (KEPPH) diseluruh indonesia.

Laporan online berisi tentang tata cara pelaporan, persyaratan laporan, peraturan terkait dengan KEPPH, alur penanganan laporan, dan menu layanan pelaporan online perilaku hakim yang diduga melanggar KEPPH. 

Untuk melakukan pelaporan secara online, langkah pertama dengan melakukan pendaftaran akun menggunakan alamat email yang masih aktif. Kemudian masuk dengan menggunakan alamat email dan password.

Klik tombol menu “buat laporan” jika hendak membuat laporan. Kemudian mengisi kolom-kolom yang tersedia dan mengunggah dokumen yang mendukung laporan dalam bentuk format digital dengan memperhatikan “Panduan Pengisian Form Pelapor”.

"Masyarakat yang hendak menyampaikan laporan diharapkan mengisi formulir pelaporan online. Laporan online tersebut agar dilengkapi dengan dokumen-dokumen terkait sebagai data pendukung laporan untuk memudahkan proses tindaklanjutnya" pungkas Tubagus Rismunandar. 

Untuk informasi lebih lanjut, silakan menghubungi:

Pusat Analisis dan Layanan Informasi KY di Jl. Kramat Raya No.57, Jakarta Pusat, (021) 3906189 atau klik www.komisiyudisial.go.id. email: humas@komisiyudisial.go.id  
Share this post :

Post a Comment

 
Support : Creating Website | PT.Berantas Pers Group | Berantas
Copyright © 2015. Harianberantas - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Berantas
Proudly powered by Berantas