Headlines News :
Home » » Kadis Kesehatan Inhu Panggil Dokter Se Inhu Antisipasi Corona

Kadis Kesehatan Inhu Panggil Dokter Se Inhu Antisipasi Corona

Written By HARIANBERANTAS on Thursday, March 5, 2020 | 12:24:00 PM

HARIANBRANTAS, INHU- Virus Corona yang menghebohkan dunia hingga menghantui Indonesia akan mengalami nasib.

Kekhawatiran itu langsung ditanggapi pemerintah daerah indragiri hulu (inhu) dengan serius untuk mengatasinya. Langkah serius itu diambil pemerintah melalui dinas kesehatan mengadakan rapat dengan Seluruh Dokter setiap rumah sakit dan puskesmasuuntuk mencari solusi Pengobatan dan mengantisipasi terjangkitnya virus Corona tersebut yang dilaksanakan pada kamis, (5/03/2020).

Berdasarkan Surat Edaran Dari Gubernur Riau yang ditunjukkan kepada Bupati dan Walikota Se-Riau dengan nomor 43/ SE/2020 menindaklanjuti surat Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor SR.03.04/11/55/2020 tanggal 06 Januari 2020 tentang kesiapan Siahaan dalam upaya pencegahan penyebaran Penyakit Pneumonia dari Negara Republik Tiongkok ke Indonesia dan dengan terjadinya peningkatan Kasus Corona Virus di Singapura. Dengan ditetapkannya Disease Outbreak Response systim  Condition ( Dorscon ) Alert ke Level Orange, maka dengan ini diharapkan kepada Saudara untuk :  Menginstruksikan dinas Kesehatan kabupaten / kota. Ada 2  poin isi perintah dan butir butirnya.

Elis Julinarti, DCM, M.Kes. Kadis Kesehatan memanggil Seluruh Dokter Se Inhu baik yang ada di 20  Puskesman yang tersebar di seluruh Kecamatan untuk memberi pemaparan dan antisipasi penyakit Corona Virus Disease 2019 ( COVID 19 ).

Kadis Kesehatan Elis mengatakan " jangan panik dan tetap tenang seperti Pesawat yang bekerja membawa penumpang, walaupun ada goncangan tetap jalan sampai tujuan kata Elis ( red ).

Jangan buat panik masyarakat, gunakan logika, rasional, jangan semua dicerna, filter, jangan membuat masyarakat bingung.tidak boleh membuat berita di media Cetak dan onlen yang meresahkan.

Jika kita ada menemukan pasien terindikasi bepergian ke daerah yang terjangkit atau Ter infeksi lalu memegang hasil pegangannya, cuci tangan bersih dengan sabun dan di atur jarak pasien dengan kita.

Untuk Puskesmas, tangani pasien sesuai Opd.  Karena Puskesmas hanya bisa mendeteksi, Siapkan ruang khusus untuk menangani Pasien dengan peralatan atau Septy mulai dari kepala sampai ke kaki dan segera laporkan ke Rumah Sakit agar cepat dibawa ke Ruang Isolasi.

Jika pasien Ter infeksi, harus di isolasi selama 14 hari dan dikarantina. Dan diharap para medis jangan panik. Untuk hal Isolasi penyakit Corona Saat ini hanya ada di Inhil, Dumai dan Pekanbaru ujar Elis di Aula Dinkes Inhu. (Pinten S).
Share this post :

Post a Comment

 
Support : Creating Website | PT.Berantas Pers Group | Berantas
Copyright © 2015. Harianberantas - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Berantas
Proudly powered by Berantas