Headlines News :
Home » » Ratusan Pedagang Plaza Sukaramai VS Sat PP Bentrok

Ratusan Pedagang Plaza Sukaramai VS Sat PP Bentrok

Written By HARIANBERANTAS on Tuesday, February 25, 2020 | 2:34:00 PM

HARIANBERANTAS, PEKANBARU- Ratusan pedagang aza Sukaramai atau yang di kenal Ramayana Sudirman bentrok dengan ratusan satuan polisi pamo praja (Sat pol PP) tadi pagi selasa (25/02/2020) sekira pukul 8.30 wib.

Pemicu terjadinya bentrok ini ketika Sat Pol PP akan melakukan penggusuran terhadap kios kios pedagang yang ada di kaki lima atau teras plaza Sukaramai sudirman Pekanbaru. Sontak saja pedagang tanpa dikomandoi mereka melakukan perlawan dengan membawa benda tumpul seperti kayu dan batu dengan tujuan penggusuran dibatalkan.

Akibat bentrok itu, dikabarkan ada dua orang pedagang mengalami luka serius sehingga dilarikan ke rumah sakit.

Ratusan aparat kepolisian dari berbagai unit turun bersiaga dilokasi yang dipimpin langsung oleh waka Polresta Pekanbaru, AKBP Yusup Rahmanto SIK MH, didampin Kapolsek Pekanbaru Kota AKP Sunarti, untuk menetralisir situasi.

Pihak kepolisian dari Polresta Pekanbaru dan Polsek Pekanbaru Kota bersama TNI-AD berusaha menenangkan warga yang emosi dengan penggusuran tersebut.

Menurut informasi Sat PP ini turun secara tiba tiba untuk melakukan penggusuran terhadap kios kios pedagang yang ada, sehingga banyak yang keberatan. Bahkan pada saat melakukan penggusuran itu, Sat Pol PP tidak ada berkomunikasi dengan pihak kepolisian, sehingga pada saat kerusuhan terjadi satu pun polisi tak ada di lokasi.

Penelusuran awak media ini terlihat kios kios pedagang terpaksa dibongkar oleh pemiliknya demi menyelamatkan barang barang mereka.

Keberatannya warga ini karena merasa kecewa dan tertipu dengan oknum pengurus Plaza Sukaramai.

Menurut pedagang yang tidak disebutkan namanya itu mengatakan, kami disini bayar hingga ratusan juta rupiah. Akibat ylah oknum tersebut sertifikat tanahpun kena gadai.

"Kios ini kami bayar hingga ratusan juta rupiah. Bahkan surat tanah kami kena gadai. Sementara pengurus tidak bertanggung jawab" ucap para pedagang. (red)
Share this post :

Post a Comment

 
Support : Creating Website | PT.Berantas Pers Group | Berantas
Copyright © 2015. Harianberantas - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Berantas
Proudly powered by Berantas