Headlines News :
Home » » Oknum RT dan Honorer Kelurahan Kompak Pungut Biaya Sertifikat Prona

Oknum RT dan Honorer Kelurahan Kompak Pungut Biaya Sertifikat Prona

Written By HARIANBERANTAS on Friday, February 28, 2020 | 9:12:00 PM

HARIANBERANTAS, KARIMUN- Ketua Rukun Tetangga (RT) dan pegawai Honorer Kelurahan diduga bekerja  sama melakukan pungutan liar (Pungli) dalam Pendaftaran surat tanah Sistematis Lengkap (PTSL) (Sertifikat Prona).

Padahal untuk kepengurusan sertifikat tanah program nasional (Prona) ini tanpa biaya atau gratis. Namun, para pelaku mengambil kesempatan untuk memperkaya diri sendiri.

Lucunya, perbuatan pidana para pelaku pungli ini hanya diserahkan kepada pihak kelurah an Baran Timur untuk melakukan pembinaan bukanya ke polisi.

Tujuan dikembalikan kasus itu ke pihak kelurahan untuk menghilangkan perbuatan pidana. Sehingga para pelaku hanya dikenai sanksi pembinaan dan pengembalian uang yang telah dipungut dari masyarakat. Padahal dalam perbuatan para pelaku ini merupakan tindak pidana murni.

yang telah diambil oleh Ketua RT.006 RW.001 Payamanggis Kelurahan Baran Timur diberi waktu selama 1 (satu) minggu dan laporkan hasil pembinaan kepada UPP Kabupaten Karimun, apabila tidak dapat diselesaikan dengan pembinaan maka dilanjutkan dengan proses hukum yang berlaku.

Hal itu dipaparkan dalam Pelaksanaan Gelar Perkara oleh Pokja Yustisi UPP Kab. Karimun atas L-I / 22 / IX / 2019 /Reskrim, tanggal 12 September 2019, diruang rapat Reskrim Polres Karimun, Kamis (27/2/2020) sekira pukul 14.30 wib.

Gelar perkara yang dilaksanakan oleh Pokja Yustisi UPP Kabupaten Karimun atas Laporan-I/22/XI/2019/ Reskrim, tanggal 12 September 2019 "dugaan Pungli dalam pendaftaran Tanah Sistemayis Lengkap (PTSL) Sertifikat Prona". Tersebut dipimpin oleh Kabagsumda Polres Karimun Kompol Suhaili

Dalam gelar Perkara dugaan pungli tersebut dipaparkan Kronologis kejadian, Pada  sekira bulan April 2019, Sudaryono selaku ketua RT.006 RW.001 Payamanggis Kelurahan Baran Timur Kecamatan Meral, Kabupaten Karimun diduga telah melakukan Pungutan Liar terhadap Warga Payamanggis khususnya RT.006 RW.001 Payamanggis Kelurahan Baran Timur Kecamatan Meral  dalam Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL), 


Sudaryono melakukan Pungutan Liar tersebut dengan cara meminta sejumlah uang untuk biaya pengurusan Sertifikat PRONA kepada warga masyarakat baik yang datang langsung ke rumah Sudaryono ataupun dengan cara mendatangi rumah warga masyarakat dimaksud. 


sedangkan sesuai dengan ketentuan yang berlaku dalam proses pengurusan dan penerbitan PTSL tidak ada dikenakan biaya (gratis) oleh Pemerintah. 


Selanjutnya adapun warga masyarakat  nama-nama warga masyarakat RT.006 RW.001 Payamanggis Kelurahan Baran Timur Kecamatan Meral Kabupaten Karimun yang telah melakukan pembayaran kepada Sudaryono, antara lain  :


  1. Sdri NURANIZA : Rp. 500.000,- 
  2. Sdr. ISKANDAR : Rp. 1.500.000,- 
  3. Sdr. BAHTIAR : Rp. 1.000.000,-
  4. Sdri. PONILA : Rp. 1.000.000,-
  5. 5. Sdri ROSNAH : Rp. 900.000,-
  6. 6. Sdr. ALI KADIRIN : Rp. 1.000.000,-
  7. Sdri. JULIANA : Rp. 1.000.000,-
  8. Sdri. FITRI HERMAYENI (Tidak membayar).


Terhadap uang yang terkumpul selanjutnya dipergunakan untuk keperluan pribadi Sudaryono dan sebagiannya diberikan oleh Sudaryono kepada Donny Putra Eka Jaya ( staf Honorer Kantor Lurah Baran Timur ) juga untuk keperluan pribadi ( uang rokok ).


Sementara itu, Kabagsumda Polres Karimun Kompol Suhaili ( Sekretaris UPP Kabupaten Karimun ) berpendapat dan mengatakan "Proses sesuai dengan tindak pidana umum dan apabila yang bersangkutan mengakui kesalahannya dapat dilakukan pembinaan," katanya.


Sedangkan, Kapokja Yutisi Kasi Pidum Hamonangan. P.S. mengatakan, Dilaksanakan sesuai Pasal 368 KUHP dan lengkapi alat bukti serta diberi waktu selama 1 (satu) minggu untuk dilakukan pembinaan oleh pihak Kelurahan Baran Timur.


Dalam rapat tersebut, Kasat Sabhara AKP I Ketut Sudarma mengatakan,

Untuk perkara ini dapat dimasukkan kedalam tindak pidana umum dan bukti-bukti sudah ada dan segera ditindak lanjuti.


Kemudian, Sekretaris II UPP Karimun IPTU Sadi mengatakan diberikan waktu 1 (satu) minggu kepada pihak Lurah Baran Timur agar segera memberikan pembinaan kepada Ketua RT yang melakukan Pungli dan laporkan hasilnya kepada UPP Kabupaten Karimun.


Kabid Ketertiban dan Ketentraman Masyarakat Satpol PP Drs. Syafrizal mengatakan, Diberikan waktu 1 (satu) minggu kepada pihak Lurah Baran Timur agar segera memberikan pembinaan kepada Ketua RT yang melakukan Pungli dan laporkan hasilnya kepada UPP Kabupaten Karimun.


Inspektur Pembantu Wilayah II SYAHIMI, S.Sos, M.Si.  dan Kabag Hukum Setda Rusmawar Dewi, juga mengatakan, Perkara ini dapat di tindak lanjuti karena sudah memenuhi unsur Pasal 368 KUHP.


Sementara itu, Lurah Baran Timur Hasian Siregar dalam pendapatnya mengatakan

"Kalau bisa di beri kesempatan untuk dapat diselesaikan secara kekeluargaan dan diberi waktu 1 (satu) mingguuntuk dilakukan pembinaan," ujarnya.


Kemudian, Kasi Pengadaan Tanah Sutrisno mengatakan, Lakukan pembinaan kepada Ketua RT Payamanggis yang melakukan pungli dan harus mengembalikan uang apabila benar telah diambil dari warga masyarakat.


Kemudian, Kasi Sengketa / PNPP BPN Karimun Yukroji, menegaskan Pengurusan PTSL tidak ada dilakukan pungutan biaya apapun alias gratis serta pihak BPN tidak mengetahui bahwa Ketua RT.006 di Payamanggis memungut biaya untuk pengurusan. (Zubaidah)
Share this post :

Post a Comment

 
Support : Creating Website | PT.Berantas Pers Group | Berantas
Copyright © 2015. Harianberantas - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Berantas
Proudly powered by Berantas