Headlines News :
Home » » Kanwil Menkumham Kepri & LBH SADO Berikan Penyuluhan Keapada WBP

Kanwil Menkumham Kepri & LBH SADO Berikan Penyuluhan Keapada WBP

Written By HARIANBERANTAS on Friday, February 28, 2020 | 10:30:00 PM

HARIANBERANTAS, KARIMUN- Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kanwil Kemenkumham) Provinsi Kepulauan Riau gandeng Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Sahabat Anak Indonesia (LBH SADO) Kabupaten Karimun memberikan penyuluhan hukum pertama kepada warga binaan pemasyarakatan (WBP) di Rumah Tahanan (Rutan) Kelas II B Karimun Provinsi Kepulauan Riau, Jumaat (28/02/2020) pukul 09.30 Wib.

Kegiatan penyuluhan hukum kepada WBP itu untuk mensosialisasikan tanggung jawab pemerintah dalam memberikan pelayanan bantuan hukum bagi masyarakat yang kurang mampu diantaranya LBH SADO yang sudah terverifikasi.

Acara itu dibuka langsung oleh Kapala Rutan (Karutan) Kelas IIB Tanjung Balai Karimun, Doddy Naksabani, diikuti oleh puluhan warga binaan Rutan Kelas II B Tanjung Karimun baik itu Laki-laki maupun Perempuan.

Menariknya acara tersebut selain penyuluhan juga diberikan kesempatan  untuk tanya jawab,

Menurut Kakanwil Menkumham RI perwakilan Kepri Rizka Reza Ansardi, SH, bahwa penyuluhan itu bertujuan memberikan bantuan hukum (Bankum) pendapingan secara gratis kepada masyarakat yang kurang mampu melalui tenaga pengacara/advokat di LBH yang telah terverifikasi seperti LBH SADO dalam menghadapi proses hukum.

Pengacara/advokat Linda Theresia, SH., CLA., CTA, selaku pengurus BLH SADO yang menjadi narasumber mengatakan, bahwa LBH SADO tersebut merupakan LBH yang telah terverifikasi dan terakreditasi oleh Kemenkumham RI di Kepri. Namun, saat ini LBH SADO baru melayani masyarakat bermasalah hukum yang kurang mampu di Kabupaten Karimun.

Linda menjelaskan, untuk layanan bantuan hukum yang diberikan  bisa berupa Konsultasi Hukum, Penyuluhan Hukum, Pemberdayaan Masyarakat, Pendampingan Hukum, dan lain-lain. Kasus-kasus yang diterima dalam pendampingan Hukum antara lain: pencurian, penggelapan, pabean, narkotika, dan Lain-lain.

Sedangkan Khusus untuk Narkotika, berdasarkan hati nurani, maka untuk barang bukti Narkotika diatas 5 Gram, tidak dapat kami terima, kecuali ada hal-hal tertentu yang melatar belakangi kasus tersebut, sambungnya.

"Antara lain agar segera melaporkan Ke BNN atau ke IPWL agar bisa mendapatkan Asesmennya. Bagaimana cara mendapatkan Asismen tersebut untuk lebih jelasnya nanti diterangkan Pak Roy dari IPWL," jelas Linda.

Dikatakannya, Maksud dan tujuan kegiatan ini, selain promosi keberadaan LBH SADO juga agar masyarakat khususnya Warga Binaan Pemasyaakatan (WBP) dapat sadar hukum dan dapat melihat serta merasakan bahwa negara ada hadir untuk masyarakat indonesia, walaupun saat itu sedang bermasalah hukum
.
Ia berharap dengan pelaksanaan kegiatan dari LBH SADO tersebut, agar masyarakat kurang mampu yang sedang menghadapi proses hukum  dapat datang ataupun segera menghubungi LBH SADO, guna mendapatkan Bantuan Hukum secara gratis.

"Mengenai biaya pendampingan hukumnya, jangan khawatir. Karena dibantu oleh Kemenkumham RI," Tutup Linda. (Trini)
Share this post :

Post a Comment

 
Support : Creating Website | PT.Berantas Pers Group | Berantas
Copyright © 2015. Harianberantas - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Berantas
Proudly powered by Berantas