Headlines News :
Home » » IUP Tasma Puja di Areal Kawasan Dipertanyakan

IUP Tasma Puja di Areal Kawasan Dipertanyakan

Written By HARIANBERANTAS on Friday, February 14, 2020 | 7:16:00 AM

HARIANBRANTAS, INHU- Izin Usaha Perkebunan ( IUP ) PT.Tasma Puja Tahun 2013 lalu  di duga  masuk dalam kawasan hutan tanpa pelepasan terlebih dahulu yang diatur dalam UU No. 39 Tahun 2014 Tentang Perkebunan dan UU 18 tahun 2013 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Perusakan Hutan.

Suberantas asal warga Desa Anak Talang Kecamatan Batang Cenaku  Ini mengatakan tanggal 13/02/20 kepada awak media 

Di dalam Pasal 45 huruf ( b ) UU Perkebunan ditegaskan lanjutnya, harus melalui pertimbangan kesesuaian dengan rencana tata ruang wilayah, yang wajib dilakukan pelepasan kawasan hutan terlebih dahulu sebelum diterbitkan IUP PT. Tasma Puja, sebab hutan itu ada tuannya dan tidak asal terbit, harus memiliki aturan tersendiri.

Bahkan di dalam pasal 106 huruf a dan b diatur bagi Gubernur dan Bupati/Wali kota yang berwenang menerbitkan IUP yang tidak sesuai dengan peruntukan; dan/atau menerbitkan yang tidak sesuai dengan syarat dan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Suberantas juga mengatakan'bahwa UU No.18 Tahun 2013 tentang Perlindungan dan Perusakan Kawasan Hutan, ada pasal pelarangan. 
Artinya setiap orang melakukan kegiatan perkebunan, mengangkut, menerima titipan, menjual, menguasai, memiliki, menyimpan, membeli, memasarkan, mengolah, dan patut diduga berasal dari kegiatan perkebunan di dalam kawasan hutan tanpa izin, jelas pidana dan termasuk pengaturan dendanya.”tegasnya.

Suberantas juga mengakui 'munculnya IUP No.376 Tahun 2013  dengan luas areal 2600 lebih, merupakan revisi Keputusan Izin Lokasi PT.Tasma Puja sesuai No.351 Tahun 2006 seluas 10 ribu hektar.”ujar mantan eksternal Tasma Puja ini.

Menyinggung areal kegiatan usaha perkebunan kelapa sawit PT.Tasma Puja yang  masuk dalam kawasan hutan, dijawab Ketut S selaku Direktur, tidak banyak komentar. Benar masih dalam pengurusan izin pelepasan kawasan hutan, dan  saat ini masih proses.

Artinya , perizinan lain Pt. Tasnya Puja melalui daerah, telah dimiliki dan tidak ada masalah. Tinggal menunggu proses pelepasan kawasan saja.”singkatnya.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehuatanan Provinsi Riau, Ervin ketika dihubungi melalui selulernya, baik SMS tidak bersedia menjawab ketika menyinggung soal kawasan hutan yang diduga masuk dalam wilayah praktek kegiatan usaha perkebunan kelapa sawit PT.Tasma Puja tanpa terlebih dahulu memeilik izin pelepasan.

Edward S Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan melalui Kepala Balai Pengamanan dan Penegakan Hukum Wilayah II Sumatra mengaku, jika ada IUP terbit masuk dalam kawasan hutan sebelum dilakukan pelepasan itu tidak boleh artinya secara administrasi itu cacat hukum. 

Hal ini juga Dinas Lingkungan Hidup di Kabupaten sangat berperan penting ujarnya. 13/02/20. (Pinten S)
Share this post :

Post a Comment

 
Support : Creating Website | PT.Berantas Pers Group | Berantas
Copyright © 2015. Harianberantas - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Berantas
Proudly powered by Berantas