Headlines News :
Home » » Usaha Haram "Judi Gelper" di Inhu, Diduga di Backing Oknum TNI Bersenjata Lengkap

Usaha Haram "Judi Gelper" di Inhu, Diduga di Backing Oknum TNI Bersenjata Lengkap

Written By HARIANBERANTAS on Sunday, January 5, 2020 | 1:14:00 PM

HARIANBERANTAS, INHU- Bagaikan jamur sawit atau cendawan pentol yang tumbuh subur dikala musim hujan, seperti itu pulak mekarnya arena judi "Gelper" berkedok permainan ketangkasan (Golden Zone) yang sudah menjalar hampir diseluruh kecamatan batang cinaku, Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu),Provinsi Riau-Indonesia.

Ngeri sedapnya, judi tembak ikan (Golden Zone) yang sangat jelas hukum-Nya haram, baik dari sisi hukum pidana terlebih dari sisi hukum agama itu sekarang sudah merangsek masuk ke lokasi pemukiman masyarakat yang awalnya tidak mengenal judi Gelper tersebut.

Parahnya lokasi judi haram tersebut sangat berdekatan dengan mesjid dan sekolah-sekolah. Hal ini akan berpengaruh besar bagi sosialllingkungan para anak-anak didik dan masyarakat awam menjadi calon mafia hongkong.

Sebahagian besar judi Golden Zone ini beroperasi di desa kepayang sari Lubuk kandis kecamatan batang cinaku, kabupaten Inhil, persis di kawasan komplek padat penduduk yang sangat taat agama.

Sadisnya, usaha judi haram ini diduga di Backing oleh oknum TNI (tentara nasional indonesia) berisinial S demi membenteng oknum pengusaha haram tersebut. 

Konon kabarnya, oknum yangnnotabenya  bertugas mempertahankan kekuasaan negara dari serangan virus luar, malah beralih fungsi membentengi oknum pengusaha haram itu.

Lebih sadisnya lagi, oknum TNI berisial S itu disebut sebut sebagai kaki tangan oknum pengusaha untuk menghubungkan ke pihak aparat kepolisian dan pihak terkait lainnya agar usaha judi ini bisa berjalan dengan lancar tanpa hambatan.

Kehadiran, oknum alat negara di usaha haram tersebut membuat masyarakat tidak bisa berbuat apa-apa. Karena masyarakat mengenal kesatuan alat negara yang satu ini bertindak sangat sadis dan anarkis tanpa pandang bulu.

Berdasarkan penelusuran awak media ini, ada sekitaran 6 (enam) titik tempat judi Gelper ini di pasar Lubuk kandis kecamatan batang cinaku Kabupaten Inhu yang dikelola oleh seorang warga bermarga "Sembiring alias keling" warga asal sumatra utara yang berdomisili di belias pangkalan kasai.

Keberadaan usaha haram  tersebut yang awalnya hanya permainan anak anak berubah menjadi perjudian. Pasalnya, pemain didalamnya adalah orang dewasa bahkan beroperasi hingga subuh.

"Mana ada permainan anak anak beroperasi hingga subuh". Kata warga setempat.

Ungkapan itu diutarakan oleh Khaidir, salah seorang warga tempatan saat berbincang-bincang dengan harianberantas.co.id. 

Menurut Khaidir, "bila desa kami sudah dijadikan sebagai wahana judi, pasti kami masyarakat pun tak rela. Sebab sudah jelas merusak dan melanggar hukum terlebih hukum agama, kesalnya.

Lanjut Khaidir, kami warga sangat berharap sekiranya pihak seperti kepolisian, TNI dan dinas terkait sampai pemerintah daerah selaku penguasa dapat terjun langsung kelapangan dan menangkap para pengusaha judi dan memberantasnya. Sebab hal ini dapat meracuni masyarakat terutama merusak para generasi muda kedepa,  paparnya.

Ditempat terpisah salah seorang warga yang enggan disebut namanya juga mengatakan, kami bersama element masyarakat rencananya akan mendiskusikan keberadaan judi tembak ikan (Golden Zone) ini bersama tokoh agama dan lainnya untuk mendesak pihak kepolisian dan pemerintah supaya dapat mengkaji hal ini. Bila perlu polisi dan pemerintah menutup paksa tempat judi maksiat itu sebutnya.

Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian sektor batang cinaku belum dapat dikonfirmasi. (Tim/Red).
Share this post :

Post a Comment

 
Support : Creating Website | PT.Berantas Pers Group | Berantas
Copyright © 2015. Harianberantas - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Berantas
Proudly powered by Berantas