Headlines News :
Home » » Miliaran Dana Jasa Publikasi Media Inhil 2018/2019 di Koruptor?

Miliaran Dana Jasa Publikasi Media Inhil 2018/2019 di Koruptor?

Written By HARIANBERANTAS on Friday, January 3, 2020 | 9:09:00 PM

HARIANBERANTAS, PEKANBARU- Miliaran dana jasa publikasi media di pos anggaran Diskominfo Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) 2018/2019 diduga masuk kantong oknum pejabat.

Pasalnya, di akhir  tahun 2019 ini masih mengisahkan misterius pembayaran dana jasa publikasi sejumlah media seperti dana kontrak kerja sama, advetorial, galerry dan jasa lainnya tak dibayar oleh oknumppejabat diskominfo Inhil tanpa alasan apapun.

Pemnghambatan pembayaran dana jasa sejumlah media massa tersebut diduga akibat tidak disetujui oleh Penanggungjawab media untuk di potong oleh oknum pejabat yang meminta jatah dengan sebutan uang terimakasih.

Sementara media yang kerjasama di Inhil pada tahun 2018/2019 telah meteken kontrak kerjasama di Dinas Komunikasi informasi Inhil atau momerandum of understandi (MoU). Artinya, dengan ditanda tangani-Nya MoU oleh kedua belah pihak yakni Pemda yang diwakili oleh dinas KOMINFO dengan Perusahaan Media telah sepakat bahwa menjali kerjasama terkait publikasi berita kegiatan pemda Inhil selama setahun dan keduanya masing-masing.

Namun, konon kabarnya setelah MoU terjadi media massa telah melaksanakan kewajibannya, sementara pemda melalui diskominfo tidak melakukan kewajibannya.

Pasalnya, ketika pihak media massa menangih hak-Ny dinas Kominfo ingkar janji dengan alasan yang jelas. Kata HZ salah seorang pemilik media yang kecewa dengan sikap pemkab Inhil.

Menurut HZ, sesuai kontrak selama satu tahun pihaknya mengajukan penagihan dan melampirkan bukti fisik seperti advertorial dan lainnya sebagainya, namun pihak dinas Kominfo Inhil hanya bisa membayarkan saat itu tiga bulan bahkan ada juga sama sekali tidak dibayarkan dengan alasan tak ada anggaran. Katanya dengan kesal.

'HZ' menjelaskan, pembayaran advertorial tahun 2018 yang dibayarkan oleh dinas Kominfo Inhil pada perusahannya hanya 3 bulan dan sisanya 6 bulan lagi. Sementara tagihan 2019 ini tidak ada dibayar sama sekali.

Diteruskan HZ bahwa pada akhir tahun 2019 pihaknya kembali mempertanyakan terkait pembayaran advetorial 2018 yang belum dibayarkan oleh Dinas Kominfo Kabupaten Inhil. Akan tetapi pihak Dinas Kominfo akan membayarkan namun dengan syarat harus menaikan Bener Bupati dan wakil Bupati dimedia sebanyak 9 buah berupa Iklan pemerintah kabupaten Inhil tersebut dengan harga satu iklan Rp.1,5 juta/iklan. Dengan hati logowo dan Iklas akhirnya menayangkan iklan tersebut.

Bak disambar petir disiang bolong, setelah ditayangkan pada media, tibalah penagihan pencairan tidak membayarnya.

"Kabid Diskominfo atas nama 'TB', mengatakan, pihaknya tidak mbayarkan semua iklan dan benner yang telah ditayangkan di media 'SO' dengan alasan tidak sesuai dengan hasil temuan Inspektorat kabupaten Inhil. Hal inilah yang membuat kita menjadi bingung.

"Kemana SPJ Iklan penagihan tahun anggaran 2019 sedangkan yang dibayarkan adalah penagihan advetorial tahun anggaran 2018. Menjadi pertanyaan kita,  ada apa dengan anggaran tahun 2018, jangan-jangan sudah digelapkan, Tegas HZ kepada RiauKontras.

Kadis Kominfo Kabupaten Indragiri hilir Muthe dan Kabid kerjasama media berinisial TB ketika dikonfirmasi awak media ini, Jumat (03/01/2020) melalui pesan singkat WhatsApp pribadi mereka tidak direspon. Begitu juga dengan telpon tidak diangkat.

Selain itu, menurut sumber terpercaya, pernah wartawan media riaukontras pergoki Kabid kerjasama media Diskominfo Inhil berisial TB disalah satu Caffe Mal SKA Pekanbaru sedang asik ngobrol dengan salah satu oknum owner media yang ada di Pekanbaru.

TB (Kabid media) Diskominfo Inhil diduga menjumpai owner media tersebut diduga untuk bernegosiasi tentang kerjasama media di tahun 2020 yang akan datang, sekalian mengambil documet oknum owner media tersebut, sesuai syarat yang diminta oleh diskominfo inhil.

Benar atau tidak, kita buktikan di Pengadilan di kemudian hari, Kata HZ. 

Hingga berita ini diturunkan, Bupati Inhil melalui Diskominfo Inhil belum memberikan keterangan pers resminya. (Tim/Red)
Share this post :

Post a Comment

 
Support : Creating Website | PT.Berantas Pers Group | Berantas
Copyright © 2015. Harianberantas - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Berantas
Proudly powered by Berantas