Headlines News :
Home » » Limbah PT. BBF Mengalir ke Sungai, Oknum TNI-AD Ancam Wartawan

Limbah PT. BBF Mengalir ke Sungai, Oknum TNI-AD Ancam Wartawan

Written By HARIANBERANTAS on Friday, January 31, 2020 | 11:57:00 AM

HARIANBERANTAS, INHU- Menyikapi laporan dari masyarakat tempatan bahwa bocornya limbah PT. Bayas Biofule bukanlah hal pertama kalinya terjadi hingga diprediksi limbah Cruide Palm (Oil) CPO itu sampai mengalir kesungai indragiri hulu.

Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) melakukan inspeksi mendadak (sidak) bersama dengan pemerintah kecamatan kuala cinaku senin (27/01/20) kemarin kelokasi kejadian.

Dari hasil sidak tersebut komisi III menduga kuat bahwa perusahaan BBF sengaja membuang limbah dengan cara seenaknya/brutal. Ya, kita menemukan limbah yang berceceran didalam areal perusahaan, parahnya lagi bukan hanya di dalam lokasi perusahaan, kita juga mendapati limbah yang berceceran hingga keluar pagar areal perusahaan, sebut ketua komisi III Taufik Hendri.

Oleh sebab itu sambung Taufik, kami komisi III DPRD inhu mengatensi bahwa ini benar-benar pencemaran lingkungan ujarnya (30/01) ketika dikonfirmasi melalui media selulernya. Kalau tidak ada halangan kita akan lakukan hearing senin depan, dan besok (31/01) kita akan audensi di Dinas Lingkungan Hidup (DLH) provinsi dengan perusahaan BBF ujarnya.

Tidak sampai hanya di DLHK provinsi sambungnya, kita akan angkat persoalan ini sampai ke Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), dan apabila terbukti bahwa limbah dari BBF tersebut dibuang dengan sengaja agar penegak hukum memberi sanksi kepada perusahaan, bila perlu kita akan tutup saja perusahaan itu tegas Taufik.

Sementara ketika Harianberantas.co.id mencoba menghubungi joko yang disebut-sebut sebagai humas di BBF, Bahwa tidak ada tangki yang bocor. Saya lagi cuti waktu itu dan saya tidak melihat waktu kejadian di lapangan Ujarnya. Namum dia Juga berdalih dan tidak mengakui Bahwa dia sebagai humas. "Saya bukan humas pak, saya hanya sebatas Operatornya security pak" tandasnya. Memang saya diusung dari kesatuan Tentara Nasional Indonesia (TNI) AD yang ditugaskan dari jakarta.

Saya ditugaskan resmi dari sijantung dan sudah mempunyai payung hukumnya papar joko, saya hanya pekerja kalau dijajaran ini humasnya Untuk saat ini belum ada. Dan masalah ijin perusahaan bisa dipertanyakan kepada yang punya wilayah ataupun keprovinsi.

Jika nama saya dikait-kaitkan dalam pemberitaan saya tidak mau, Saya akan tutut. Sebab saya hanya dibidang pembinaan security saya juga harus perlu kerjasama dengan yang punya wilayah seperti Bhabinsa dan Kapolsek. kalau nanti ketahuan sama Bos siapa yang kasih makan saya. Saya jauh-jauh ditugaskan ke inhu hanya cari makan, "Nanti bapak akan merasakan sendiri" jika pekerjaan saya diputus tutup joko. (Tim)
Share this post :

Post a Comment

 
Support : Creating Website | PT.Berantas Pers Group | Berantas
Copyright © 2015. Harianberantas - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Berantas
Proudly powered by Berantas