Headlines News :
Home » » Dipastikan Datang, Bupati Bengkalis Dipanggil KPK

Dipastikan Datang, Bupati Bengkalis Dipanggil KPK

Written By HARIANBERANTAS on Monday, January 20, 2020 | 1:45:00 PM

HARIANBERANTAS, JAKARTA- Lembaga anti korupsi atau Komisi Pemberantasan Korupsi  (KPK) memanggil Bupati Bengkalis Amril Mukminin terkait kasus dugaan suap proyek pembangunan jalan di Kabupaten Bengkalis- Riau.

"Amril Mukminin dipanggil sebagai tersangka," kata Plt Jubir KPK Ali Fikri kepada wartawan, Senin (20/1/2020).

Dalam kasus ini, KPK menetapkan Bupati Bengkalis Amril Mukminin sebagai tersangka kasus dugaan suap terkait proyek pembangunan jalan Duri-Sei Pakning di Kabupaten Bengkalis. Amril diduga menerima suap Rp 5,6 miliar.

Selain itu, KPK juga menetapkan Eks Kadis PU Bengkalis M Nasir, Direktur PT Mitra Bungo Abadi Makmur alias Aan, dan Hobby Siregar. M Nasir bersama Hobby Siregar dan Makmur sebagai tersangka dugaan korupsi proyek peningkatan jalan Batu Panjang-Pangkalan Nyirih Kabupaten Bengkalis. 

Baru-baru ini, KPK kembali menjerat sepuluh orang tersangka terkait kasus itu. Berikut identitas sepuluh tersangka tersebut:

-M Nasir selaku mantan Kadis PU Bengkalis (sebelumnya sudah ditetapkan sebagai tersangka yang kini sudah menghuni di Rutan Kelas IIB Pekanbaru).
-Handoko selaku kontraktor.
-Melia Boentaran selaku kontraktor.
-Tirtha Ardhi Kazmi selaku PPTK.
-I Ketut Surbawa selaku kontraktor.
-Petrus Edy Susanto selaku kontraktor.
-Didiet Hadianto selaku kontraktor.
-Firjan Taufa selaku kontraktor. 
-Viktor Sitorus selaku kontraktor.
-Suryadi Halim alias Tando selaku kontraktor.

Kesepuluh orang tersebut ditetapkan sebagai tersangka karena diduga melakukan tindak pidana korupsi di empat proyek dari total 6 paket proyek pembangunan jalan di Bengkalis, Riau. Keempat proyek tersebut adalah peningkatan Jalan Lingkar Bukit Batu-Siak Kecil, peningkatan Jalan Lingkar Pulau Bengkalis, pembangunan Jalan Lingkar Barat Duri, dan pembangunan Jalan Lingkar Timur Duri.

Berdasarkan hasil penghitungan sementara terhadap keempat proyek tersebut, KPK menyebut negara mengalami kerugian negara sebesar Rp 475 milyar. Proyek jalan itu terdiri atas enam paket pekerjaan pada 2012 dengan total anggaran Rp 537,33 miliar.

Berkaitan dengan hal tersebut, ketika Bupati Bengkalis Amril Mukminin pada saat dihubungi awak media ini melalui telepon genggamnya yang biasanya digunakan hingga beritaini dditurunkan tidak aktif. Demikian pula ketika awak media konfirmas dikantornya di Kabupaten Bengkalis Amril Mukminin juga tidak berada di tempat***(Red)
Share this post :

Post a Comment

 
Support : Creating Website | PT.Berantas Pers Group | Berantas
Copyright © 2015. Harianberantas - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Berantas
Proudly powered by Berantas