Headlines News :
Home » » Diduga Oknum Bank BRI Link Belilas Kuras Uang Nasabah Rp49 Juta

Diduga Oknum Bank BRI Link Belilas Kuras Uang Nasabah Rp49 Juta

Written By HARIANBERANTAS on Thursday, January 9, 2020 | 12:11:00 AM

HARIANBRANTAS, INHU- Raibnya uang Nasabah BRI  di Teras Bank BRI Link Belilas Kecamatan Seberida Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) pada tanggal 12/10/2019 silam menjadi perhatian publik. 
Bukti Uang di Amplop diberikan di BRI Cabang Rengat oleh Ibuk Dian

Raibnya uang nasabah itu kuat dugaan akibat ulang oknum pegawai teras BRI Link Belilas yang sengaja menguras harta warga Inhu. Bahkan hingga kini menjadi teka teki. Ada apa dengan Bank BRI sebenarnya?.

Nasabah yang menjadi korban G. Sibarani ketika dikonfirmasi awak media mengatakan "Sudah berbagai macam menempuh segala prosedur atas tersedotnya uangnya dari Rekening sekitar Rp.49 juta ketika Atm tersedot di ATM Teras BRI belilas beberapa waktu silam.

Ketika tersedot, kami sudah melapor ke pihak Meneger BANK BRI Link belilas bernama Eka.

Jawabnya Eka kepada kami atas pengaduan tersebut malah bertanya kembali "kenapa memberi nomor pin kepada orang?". 

Persoalannya adalah di Atm Teras BRI tersebut ada tertulis nomor pengaduan, lalu kami bel sesuai petunjuk dan penerima telpon minta nomor pin kami. Dengan kepolosan yang tidak curiga menguras uang di Bank, akhirnya kami berikan.

Setelah kejadian itu bermula, yang  saya pertanyakan dalam hal ini sebenarnya' siapa yang melengserkan tulisan itu. Kenapa pihak Bank tidak ada Kontrol.

Anehnya, disana ada CCTV ketika hal itu saya minta dibuka agar mengetahui yang sebenarnya siapa ppelaku sesungguhnya, namun tidak di buka oleh pihak Bank BRI. Sejak bulan 10  tahun 2019, sampai saat ini tidak ada penjelasan yang pasti dari pihak Bank BRI, kata Sibarani. 

Setelah saya berjuang terus dengan harapan uang yang tersedot dari rekening bisa kembali seutuhnya.

Kemudian, pada tanggal 30/12/2019, pihak Bank BRI Cabang Rengat memanggil kami dengan tujuan untuk memberikan uang  ganti sebesar Rp.2 juta yang diserahkan Ibuk Dian Novita sebagai perwakilan Meneger. Lalu saya tanya ini uang apa dan  Ibuk Dian menjawab sebagai bantuan dari Pak Pinca (Pimpinan Cabang) atas telah hilangnya uang Bapak G Sibarani di BRI.

Kemudian, saya jawab kok begini, saya akan berjuang terus atas kehilangan uang saya sampai kapanpun. Untuk sementara uang ini saya terima, kata sibarani.

Setelah itu saya berpikir dan bertanya dalam hati ada apa sebenarnya dengan pihak Bank memberikan uang sebanyak Rp. 2 juta pada saya, sedang uang saya yang hilang Rp.49 juta. Harapan saya Pihak Kepolisian melalui Polres Inhu mohon kiranya menyelidiki hal ini. Juga terkait CCTV, kenapa tidak bisa ditunjukkan kepada saya. Karena CCTV bisa mengetahui  kejadian sebenarnya siapa yang memasang atribut pengaduan di ATM itu, ujarnya.

Ibuk Dian Novita wakil Pimpinan Cabang BRI Renggat ketika di hubungi awak media melalui selulernya nomor 0852 6xxxxx pada tanggal 8/1/2020 jam 8.00 ber ulang kali tidak mau mengangkat.

DPP LSM KPK menyarankan GG Sibarani untuk melaporkan kejadian tersebut kepihak berwajib. Dan diharapkan aparat penegak hukum segera bertindak demi tegaknya hukum di negeri ini. (PINTEN S) 
Share this post :

Post a Comment

 
Support : Creating Website | PT.Berantas Pers Group | Berantas
Copyright © 2015. Harianberantas - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Berantas
Proudly powered by Berantas