Headlines News :
Home » » Beking News..! Unras BAM Sebut Bupati Bengkalis Tersangka Korupsi Tak Layak Diberi Gelar Datuk Sri Setia Amanah Negeri

Beking News..! Unras BAM Sebut Bupati Bengkalis Tersangka Korupsi Tak Layak Diberi Gelar Datuk Sri Setia Amanah Negeri

Written By HARIANBERANTAS on Tuesday, January 21, 2020 | 12:00:00 AM

HARIANBERANTAS, BENGKALIS- Sejumlah Barisan Anak Melayu (BAM) Kabupaten Bengkalis melakukan aksi damai penolakan pemberian Gelar Datuk Sri Setia Amanah Negeri yang diberikan oleh Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) Bengkalis kepada Bupati Bengkalis dan istrinya.

Aksi BAM tersebut dilakukan di jalan Antara, depan kantor DPRD Kabupaten Bengkalis, Senin, (20/1/2020) pukul 14.00 wib. Sebagian besar warga Bengkalis menilai gelar itu tidak layak dan tidak pantas diberikan kepada oknum Bupati Bengkalis karena berstatus tersangka korupsi di KPK.

Pemberian gelar adat keduanya pada hari Senin, 20 Januari 2020, mendapat kritikan dan protes dari sejumlah masyarakat yang mengatas namakan Barisan Anak Melayu (BAM). 

Saat BAM menyampaikan orasinya dimuka umum, salah seorang koordinator aksi, Adi, mengatakan aksi demo ini adalah sebagai bentuk protes beserta kritikan kepada LAMR Bengkalis atas penabalan gelar adat yang diberikan kepada Bupati Bengkalis yang bersats tersangka dan istrinya," kata Adi saat berorasi.

Selain itu, sebut Adi, LAMR Provinsi terpaksa memberikan gelar ini kepada Bupati Bengkalis. Coba bayangkan aneh rasanya dengan gelar yang akan disandangnya secara adat bergelar Datuk Sri Setia Amanah Junjungan Negeri bersama dengan Datin Sri Junjungan Negeri, sama saja ini memalukan dan banyak lagi hal yang berkaitan dengan ketidak layakannya.

Willi Dona Fatimah menyampaikan, Pemberian gelar adat keduanya menuai protes dari masyarakat yang mengatasnamakan Barisan Anak Melayu (BAM). Aksi demo ini sebagai bentuk protes atas penabalan gelar adat tersebut. 

"Sangat tidak pantas LAM Bengkalis memberikan gelar adat pada Amril Mukminin yang statusnya kini tersangka korupsi di KPK," kata Willi Dona Fatonah.

Pantauan puluhan Wartawan media pers dilapangan, terlihat juga dari kepolisian, TNI, Satpol PP dan Pemuda Pancasila (PP) turut berjaga-jaga untuk pengamanan. ***(Tim/SP)
Share this post :

Post a Comment

 
Support : Creating Website | PT.Berantas Pers Group | Berantas
Copyright © 2015. Harianberantas - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Berantas
Proudly powered by Berantas