Headlines News :
Home » » Kinerja Polres Inhu Pantas Diancung Jempol Atas Keberhasilan Menciduk Pelaku Cabul Anak Dibawah Umur

Kinerja Polres Inhu Pantas Diancung Jempol Atas Keberhasilan Menciduk Pelaku Cabul Anak Dibawah Umur

Written By HARIANBERANTAS on Thursday, December 5, 2019 | 4:36:00 PM

HARIANBRANTAS, INHU- Polres Inhu berhasil menangkap oknum guru Honorer  salah satu SMP Peranap yang melakukan pelecehan seksual terhadap anak dibawah umur beberapa waktu lalu.

Polres Inhu menurunkan Tim PPA SAT Reskrim Inhu dan Tim Opsal NARASINGA Reskrim Inhu yang dipimpin Ipda Dahnel SP.S. Sos berhasil menangkap tersangka terduga pelaku cabul terhadap ke 7 orang anak didik yang masih dibawah umur.

Oknum guru honorer yang berhasil ditangkap berisial RR. Pelaku ditangkap di Kepulauan Meranti Riau. Sebelum tertangkap pelaku RR selalu berpindah pindah tempat untuk menghindari kejaran Kepolisian Resort Inhu.

Dengan gigihnya Tim Narasinga yang bersinergi dengan unit PPA Inhu berhasil mengakhiri pelarian pelaku RR di Kepulauan Meranti.

Data korban keganasan RR untuk sementara yang melapor sebanyak 7 orang dari SMP ( sekolah menengah pertama ) di Peranap dan merupakan anak didik pelaku.

Pelaku melakukan perbuatanya terhadap anak didiknya dilakukannya secara bergantian dengan modus akan mengambil dan menambah nilai. Masing masing korban di undang kerumahnya secara bergantian setelah pulang sekolah dengan alasan akan memberi tambahan nilai. Kata Unit Reskrim Polres Inhu.

Dengan kepolosan korban datang kerumah pelaku yang merupakan guru mata pelajaran pramuka untuk mengambil nilai yang sudah dijanjikan. Namun saat berada di rumah pelaku, anak didiknya disuruh untuk memegang kemaluan pelaku dan memerintahkan korban untuk melakukan perbuatan cabul dengan janji akan menambah nilai.

Jika ada anak didik yang menolak, pelaku mengancam akan memberi nilai rendah di rapornya. Juga mengatakan, jangan lapor siapa siapa ya nanti Bapak malu dan kamu pun ikut malu. Dengan terpaksa siswa tersebut menuruti kemauan guru bejadnya.

7 korban tersebut ketika dikompirmasi awak media yang merupakan laki laki semuanya mengatakan" sudah ada yang mengalami 8 kali dilakukan gurunya dan ada yang 3 kali. Diawali dengan menyuruh anak didik kusuk badan,perut dan paha dulu, lalu megang kemaluannya lalu melakukan cabul melalui lobang dubur.

Seluruh siswa yang dicabuli RR saat ini ada yang ber umur 13 tahun dan 14 tahun. Dan semuanya sampai sekarang sangat trauma atas tindakan guru bejadnya terhadap mereka.

Anggota DPRD Inhu Martimbang Simbolon dari Partai Perindo dapil 2 dan Candra Saragih Dari PDIP dapil 3 mengatakan" sangat apresiasi atas kinerja Polres Inhu menangkap pelaku pencabulan guru honorer RR ke anak didik dibawah umur. Harapan kami mewakili masyarakat, Polres Kajari dan Hakim  diberi hukuman semaksimal kepada pelaku setimpal berbuatannya sesuai peraturan perundang undang yang berlaku, ujar mereka. 5/12/19. Pinten S
Share this post :

Post a Comment

 
Support : Creating Website | PT.Berantas Pers Group | Berantas
Copyright © 2015. Harianberantas - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Berantas
Proudly powered by Berantas