Headlines News :
Home » » Dapot Sinaga Acam Akan Galang Kekuatan Untuk Baut Mosi Tak Percaya Kepada Ketua DPRD Pekanbaru, Ternyata Hanya Gertak Sambal Doang

Dapot Sinaga Acam Akan Galang Kekuatan Untuk Baut Mosi Tak Percaya Kepada Ketua DPRD Pekanbaru, Ternyata Hanya Gertak Sambal Doang

Written By HARIANBERANTAS on Monday, December 9, 2019 | 8:49:00 PM

HARIANBERANTAS, PEKANBARU- Kepemimpinan Ketua DPRD Kota Pekanbaru, "Hamdani", baru seumur jagung, sejumlah anggota DPRD Kota Pekanbaru dengan lantang ketidak-terimanya terhadap gaya yang dinilai tidak tegas dalam mengambil setiap keputusan dan tidak bisa menjaga suasana kondusif di gedung Payung Sekaki tersebut.
Sumber Ft. KoranMX.com

Pasalnya, keputusan "Hamdani" yang membatalkan secara sepihak Rapat Paripurna 4 agenda kegiatan yang telah direncanakan dalam Rapan Banmus sebelumnya.

Lima fraksi di DPRD mempertanyakan keputusan "Hamdani: yang dinilai menohok terhadap asil agenda Banmus sebelumnya yang dibatalkan begitusaja, Senin (9/12/2019).

Akibat ulah "Hamdani" ini, membuat Ketua Fraksi PDI-Perjuangan "Dapot Sinaga" geram. Bahkan Politisi yang sudah dua periode duduk di DPRD Pekanbaru inipun dengan tegas menyatakan, bahwa Fraksi PDI Perjuangan akan mengumpulkan kekuatan bersama dengan fraksi-fraksi lainnya untuk membuat mosi tidak percaya terhadap "Hamdani selaku Ketua DPRD Pekanbaru.

Mereka ancam akan meminta DPP PKS untuk segera mengganti "Hamdani" sebagai Ketua DPRD Pekanbaru.

"Dari awal dia (Hamdani,red) menjadi Ketua DPRD selalu ada kegaduhan disini, malu kita dilihat oleh masyarakat Pekanbaru. Ini semua terjadi karena dia (Hamdani,red) selaku ketua tidak bisa merangkul anggota, bahkan sering mengabaikan masukan dari anggota DPRD lainnya," kata Dapot saat diwawancarai wartawan di gedung DPRD Pekanbaru.

Sebenarnya, desakan agar Hamdani mundur sebagai Ketua DPRD sudah sejak beberapa hari belakangan ini. Lagi-lagi alasannya sebut Dapot, karena selama ini tidak ada lagi suasana kondusif di DPRD Pekanbaru ini. Bahkan selama dia menjabat sebagai Ketua DPRD terkesan DPRD ini punya pribadinya. Cetus lelaki yang cukup dikenal menjadi kaki tangan pengusaha untuk mengurus izin perusahan di Pekanbaru.

"Di DPRD ini keputusan yang diambil harus secara kolektif kolegial. Bukan keputusan sepihak.  Sekarang pembatalan Rapat Paripurna ke-4 agenda hari ini, dia (Hamdani,red) membuat keputusan sepihak dengan mengatasnamakan pimpinan dengan mengubah jadwal sidang Paripurna yang telah ditetapkan di dalam Banmus beberapa hari lalu.

"Seperti yang terjadi hari ini (Senin), Ketua DPRD Pekanbaru membuat surat resmi yang isinya Paripurna ditunda. Sedangkan seluruh anggota sudah hadir dan undangan juga sudah disebar keseluruhan OPD dan Forkompinda. Bahkan beberapa pejabat Forkompinda seperti utusan dari Polresta Pekanbaru sudah hadir. Kan malu kita, hanya gara-gara selembar kertas yang dibuat Ketua DPRD bisa membatalkannya, hebat kali dia (Hamdani,red)," sebut Dapot kesal.

Menurutnya, sebagai Ketua DPRD bisa melakukan pembatalan Rapat Paripurna di dalam rapat Paripurna juga, atau melalui Rapat Pimpinan yang kuorum. Bukan hanya pimpinan yang tidak kuorum. Sebab, keputusan Banmus merupakan keputusan tertinggi kedua setelah Rapat Paripurna.

Lebih lanjut disampaikan Dapot, bahwa hingga kini, fraksinya termasuk beberapa fraksi lain belum mengetahui apa alasan dari Ketua DPRD untuk melakukan penundaan Paripurna ini yang notabennya sudah melanggar aturan. Katanya, seperti di kutip dari gilangnews.com ( http://gilangnews.com/news/detail/10390/hamdani-didesak-mundur-dari-ketua-dprd-ini-yang-akan-dilakukan-fraksi-pdi-p ) 

Menanggapi adanya mosi tidak percaya, Ketua DPRD Pekanbaru "Hamdani" mengaku terkejut. 

"Ah... Masak iya..?, Tadi saya jumpa dengan Dapot (Ketua Fraksi PDI-Perjuangan,red), dia tak ada bilang sama saya" Elak Hamdani 

Saat wartawan beritahukan jika mosi tak percaya itu benar adanya dan ada rekaman hasil wawancara wartawan, Hamdani hanya tertawa saja, seakan dianggapnya hanya gertak sambel saja.

Secara terpisah www.harianberantas.co.id, kembali konfirmasi ulang "Dapot Sinaga" melalui telepon genggamnya terkait ancaman "(Mosi tak percaya,red)" yang dikeluarkan dari mulutnya kepada Ketua DPRD Pekanbaru. Dapot Sinaga menjawab jika masalah tersebut sudah selesai.

"Ooo,, Itu sudah selesai" Jawab Dapot singkat sambil menutup telpon selulernya. Katanya, Senin (9/12/2019).

Apa yang diucapkan "Dapot Sinaga" yang juga pernah jadi kaki tangan oknum pengusaha urus izin perusahaan pada saat dirinya duduk di DPRD periode pertama kala itu, dinilai hanya gertak sambal semata.

"Ah... Itu hanya gertak doang kok". Kata Warga Pekanbarui yang tidak menyebutkan namanya pada saat dimintai tanggapanya terkait sikap oknum wakil rakyat di DPRD Kota Pekanbaru tersebut.


Disisi lain mantan wartawan media online ternama di pekanbaru berinisial "R" kepada awak media ini mengatakan, Pak Dapot Sinaga itu diduga hanya gertak doang. Kata-kata Dapot itu susah kita percaya. Sebab, ancamannya terhadap Pak Hamdani, itu gertak doang.

Saya pernah mengangkat kasus izin salah satu pperusahaan beberapa bulan lalu, ternyata Dapot sempat ngaku sama kami jika dirinyassebagai humas di perusahaan tersebut. Kemudian belakangan Dapot Sinaga itu mengelak dan mengaku hanya membantu urus izin usaha yang sempat tertunda katanya. Hal itulah yang membuat saya tidak percaya lagi dengan Dapot.

Perlu diketahui jika Dapot Sinaga pernah menjadi juru urus izin salah satu perusahan di Pekanbaru sewaktu masih duduk sebagai anggota DPRD Pekanbaru periode Pertama.

Awalnya dia ngaku sama kami Humas Perusahaan itu, namun setelah kami desak lagi, eh... Ngakunya hanya bantu urus izin. Itu dilakukan Dapot untuk menghindari pemeriksaan BKD (Badan Kehormatan Dewan). 

Pertanyaanya, lanjut "R", "Apakah pernah ada sejarahnya anggota DPRD dipilih rakya untuk menjadi suruhan pengusaha..? Kalau tidak percaya dengan saya bisa baca di KoranMX, sambil menunjukkan link berita https://koranmx.com/baca/10918/dapot-sinaga-bukan-beking-bantu-ngurus-izin.html, sehingga apa yang diancamkannya itu tak ada artinya. Saya sudah menduga jika selesai semeja saja mereka itu. Kata R seakan-akan hilang kepercayaanya terhadap Dapot.

Namun demikian, ancaman Dapot Sinaga tadi padi terhadap Ketua DPRD Pekanbaru, Hamdani" dan juga keterangan Dapot Sinaga sore tadi, Senin (09/12/2019) pukul 16.05 wib, dihubungkan dengan pernyataan warga dan mantan wartawan online "R" dapat di ketahui bahwa lidah memang tak bertulang, akan tetapi menusuk hingga jantung. (Tim)

Pembaca setia silahkan beri komentar pada kolom di bawah ini.
Share this post :

Post a Comment

 
Support : Creating Website | PT.Berantas Pers Group | Berantas
Copyright © 2015. Harianberantas - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Berantas
Proudly powered by Berantas