Headlines News :
Home » » Setahun Lebih Jadi Tersangka, Terduga Korupsi Dana Bansos Bengkalis Akhirnya Ditahan Jaksa

Setahun Lebih Jadi Tersangka, Terduga Korupsi Dana Bansos Bengkalis Akhirnya Ditahan Jaksa

Written By HARIANBERANTAS on Friday, November 29, 2019 | 5:34:00 AM

HARIANBERANTAS, PEKANBARU- Setahun lebih Kejaksaan Negeri (Kejari) Bengkalis menetapkan YV sebagai ssalah satu terduga pelaku tindak pidana korupsi bantuan sosial (bansos) atau dana hibah Kabupaten Bengkalis tahun anggaran (TA) 2012 silam akhirnya ditahan.
Ilustrasi

Dalam kasus tersebut sejumlah nama terseret salah satunya adalah mantan Anggota DPRD Bengkalis periode 2009-2014, berinisial YV (Yudhi Veryantoro, red).

Berkas YB sudah dinyatakan lengkap untuk segera disidangkan.

Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Bengkalis, Nanik Kushartanti, S.H, M.H melalui Kasi Pidsus Agung Irawan, S.H, M.H ketika dikonfirmasi membenarkan bahwa siang tadi tersangka atas nama YV resmi dilimpahkan dan langsung ditahan di rumah tahanan (Rutan) klas II.B Sialang Bungkuk Pekanbaru-Riau.


Tersangka YV diduga turut melakukan tindak pidana korupsi berupa turut serta merugikan keuangan negara, penyalahgunaan wewenang/jabatan dalam kegiatan belanja dana hibah di lingkungan Setda Bengkalis bersumber pada APBD 2012 silam, Ungkap Agung, Kamis (28/11/19) petang.

YV diduga keras telah melakukan tindak pidana yang dapat dikenakan penahanan dan dikhawatirkan akan melarikan diri, merusak barang bukti dan atau mengulangi tindak pidana yang sama maupun pidana lainnya.

YV dijerat dengan Pasal 2 ayat 1 Jo Pasal 3 Jo Pasal 18 UU RI Nomor 31/1999 sebagaimana diubah dalam UU Nomor 20/2001 tentang Tipikor Jo pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHPidana.

Perkara dugaan korupsi dana Bansos 2012 silam tersebut terungkap, setelah Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Riau melakukan penyelidikan.

Terungkapnya kasus ini berkat laporan dari lsm Komunitas Pemberantas  Korupsi (LSM KPK) tingkat pusat setelah menerima surat pernyataan dari masyarakat.

Dari hasil penyelidikan dan pengembangan pihak penyidik ditemukan kerugian negara sekitar sebesar Rp 31.357.740.000 dari ribuan proposal dana hibah dengan total anggaran mencapai Rp272 miliar.

Plt Ketua Umum DPP LSM Komunitas Pemberantas Korupsi (DPP LSM KPK), Bowonaso Laia yang akrab disapa B. Annas, mengapresiasi penahanan terhadap tersangka YV.

Menurut B. Annas, dalam kasus luar biasa tersebut pihak Polda Riau telah menetapkan dua tersangka yang namanya di rahasiakan penyidik.

Annas berharap penyidik segera melimpahkan berkas para tersangka lainnya. Pintanya (Red)
Share this post :

Post a Comment

 
Support : Creating Website | PT.Berantas Pers Group | Berantas
Copyright © 2015. Harianberantas - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Berantas
Proudly powered by Berantas