Headlines News :
Home » » Proyek Revitalisasi Kalimalang Harus Sesuai Dengan KUA-PPAS

Proyek Revitalisasi Kalimalang Harus Sesuai Dengan KUA-PPAS

Written By HARIANBERANTAS on Wednesday, November 6, 2019 | 10:14:00 AM

Bandung , Harian Berantas - DPRD Provinsi Jawa Barat mengungkapkan sejumlah temuan terkait proyek revitalisasi Kalimalang di Kota Bekasi seperti perpindahan proyek dari sisi utara ke sisi selatan.
“Revitalisasi Kalimalang ini harus sesuai dengan KUA PPAS dan kita akan melihat dokumen KUA PPAS terkait perpindahan proyek revitalisasi ini apakah sesuai atau diubah secara sepihak,” kata Ketua Komisi IV DPRD Provinsi Jawa Barat, Imam Budi Hanono di Bandung, Rabu (6/11/2019).
Komisi IV DPRD Jawa Barat juga, kata dia, menyoroti progres proyek ini yang baru berjalan 12 persen, sementara batas waktu pengerjaannya tinggal sebulan lagi.
Dia mengaku, pihaknya akan menindak tegas apabila proyek ini mengalami keterlambatan dari deadline yang sudah disepakati.
Proyek Revitalisasi Kalimalang ini terhambat oleh dua hal, pertama, proyek nasional pembangunan ruas Jalan Tol Becakayu (Bekasi, Cawang Kampung Melayu).
Hambatan yang kedua terkait dengan Design Engineering Digital yang telat karena menunggu DED hibah yang berasal dari CSR.
“Hal-hal tersebut yang menghambat pekerjaan di Revitalisasi Kalimalang, untuk tindak Ianjut ke depannya,” kata dia.
Oleh karena itu DPRD Jawa Barat melalui Komisi IV, kata dia, akan mengevaluasi di tahun anggaran 2020 apakah proyek Revitalisasi Kalimalang ini akan tetap diberi anggarannya, atau ditunda karena berbenturan dengan proyek ruas jalan Jalan Tol Becakavu sehingga anggaran bisa diputar untuk keperluan provinsi yang dianggap penting Iainnya.
Sementara itu anggota Komisi IV DPRD Jabar, Daddy Rohanady, mengatakan proyek revitalisasi Kalimalang ini merupakan salah satu proyek strategis di Provinsi Jawa Barat, akan tetapi persoalan izin proyek belum adanya sinkronisasi antara Dinas SDA Provinsi Jawa Barat dengan Dirjen SDA Kementerian PUPR, Daddy juga menyoroti pekerjaan Kalimalang yang awal peruntukan APBD nya dikerjakan di sisi utara akan tetapi kenyataannya berubah menjadi sisi selatan itu berdampak pada besaran anggaran menjadi 4,75 Milyar serta berbenturan dengan proyek tol becakayu, untuk itu Komisi IV akan cermati serta awasi anggaran-anggaran proyek strategis provinsi terlebih di tahun anggaran 2020 yang didalamnya ada revitalisasi Kalimalang. (rp)***
Share this post :

Post a Comment

 
Support : Creating Website | PT.Berantas Pers Group | Berantas
Copyright © 2015. Harianberantas - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Berantas
Proudly powered by Berantas