Headlines News :
Home » » Pelaku Pemerkosaan & Pembunuh Pendeta, Melindawati Zidemi di Sumsel Akhirnya Dihukum Seumur Hidup

Pelaku Pemerkosaan & Pembunuh Pendeta, Melindawati Zidemi di Sumsel Akhirnya Dihukum Seumur Hidup

Written By HARIANBERANTAS on Tuesday, November 12, 2019 | 11:31:00 PM

HARIANBERANTAS, SUMSEL- Pengadilan Negeri (PN) Kayuagung Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Sumatera Selatan, akhirnya menjatuhi hukuman penjara seumur hidup terhadap Nang (20 tahun) dan Hendrik (18 tahun). 

Keduanya merupakan terdakwa kasus pembunuhan Melindawati Zidemi (24 tahun), seorang pendeta wanita yang tewas pada Mei 2019 lalu

Dalam persidangan, Hakim Ketua Eddy Daulata Sembiring memutuskan kedua Terdakwa terbukti bersalah dan memenuhi unsur pasal 240 KUHP tentang pembunuhan berencana jo pasal 289 serta pasal 55 ayat 1 KUHP.

"Memutuskan kedua Terdakwa dijatuhi hukuman penjara seumur hidup," kata hakim ketua, saat membacakan vonis dalam persidangan yang berlangsung, Selasa (12/11/2019).

Vonis yang dijatuhi oleh hakim tersebut diketahui lebih ringan dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU), dimana sebelumnya kedua Terdakwa dituntut agar dijatuhi hukuman mati akibat perbuatan yang telah dilakukan keduanya.

Oleh karena itu, JPU Imran mengaku miliki waktu satu minggu untuk memutuskan apakah akan menerima putusan atau melakukan banding atas putusan yang telah dijatuhi hakim terhadap kedua terdakwa. 

"Kita akan pikir-pikir dulu, ada waktu satu minggu," katanya.

Seperti diketahui, Melindawati Zidemi (24), seorang calon pendeta wanita asal Nias Sumatera Utara di Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan (Sumsel), ditemukan tewas di area kebun sawit Desa Sungai Baung, Kecamatan Air Sugihan, Kabupaten OKI, Senin (25/5).

Polisi yang melakukan penyelidikan kemudian berhasil mengungkap kasus dugaan tindak pemerkosaan dan pembunuhan dengan menangkap kedua pelaku yakni Nang (20 tahun) dan Hendrik (18 tahun) yang diketahui merupakan pekerja di perkebunan sawit di lokasi itu pada Kamis (28/10). 

Berdasarkan hasil pemeriksaan, motif pembunuhan dikarenakan pelaku dendam karena cintanya ditolak oleh korban.*** (Rls/Red)
Share this post :

Post a Comment

 
Support : Creating Website | PT.Berantas Pers Group | Berantas
Copyright © 2015. Harianberantas - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Berantas
Proudly powered by Berantas