Headlines News :
Home » » Oknum JPU Karimun, DA: Terdakwa SB Sebagai Terlapor, Wartawan Sejumlah Media Jadi Saksinya

Oknum JPU Karimun, DA: Terdakwa SB Sebagai Terlapor, Wartawan Sejumlah Media Jadi Saksinya

Written By HARIANBERANTAS on Wednesday, November 13, 2019 | 7:22:00 PM

HARIANBERANTAS, KARIMUN- Pemberitaan oknum Jaksa Penuntut Umum (JPU) dari Kejaksaan Negri (Kejari) Karimun  berisial "DA" yang sempat menghebohkan kota Kabupaten Karimun Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) terkait dugaan permintaan uang pengurangan hukuman atau pengurangan hukuman terdakwa Kasus Narkotika.
Oknum JPU saat melapor di SPKT Polres Karimun. 

Dalam kemasan berita dibeberapa media itu disebutkan bahwa JPU DA meminta sejumlah uang kepada terdakwa kasus narkoba berisial SB sebagai syarat tuntutan ringan. Permintaan itu disampaikan DA melalui teman SB yang juga tahanan narkoba di lapas Karimun.

Atas pemberitaan itu membuat oknum JPU (DA,red) merasa keberatan dan langsung melaporkan SB ke Polres Karimun dengan pasal dalam UU ITE terkait cuitannya di media.

DA merasa tercemar nama baiknya sehingga memih buat laporan kepolisi sebagai cara satu satunya untuk memulihkan harkat martabatnya di hadapan publik.

"Iya, SB sudah saya laporkan dan wartawan sejumlah media massa yang memuat berita atau informasi yang tidak akurat itu sebagai saksi saja" Kata JPU DA kepada awak media.

Saya akan melaporkan terdakwa SB ada dua delik yaitu pidana pencemaran nama baik dan yang kedua delik dalam pasal KUHP dan delik pasal UU ITE," katanya.

Saya menilai SB telah memberi keterangan palsu / hoax dan tidak terbukti dan yakinkan secara sah melalui media online sehingga saya merasa nama baik tercemar dan juga keluarga merasa tertekan secara fiskis,

Diketahui laporan itu dibuat DA kepolres Karimun pada tanggal 10/ 11/ 2019 dan saatini mmasih dalam penyelidikan pihaknya kepolisian.

Kepala Kejaksaan Negeri Karimun melalui DA, telah memberikan klarifikasi atas tuduhan yang tidak benar itu," terang Jaksa Da. Selasa (12/11/2019) lewat selularnya.

"Kajari sudah melakukan pemeriksaan langsung dan wawancara. Begitu juga dengan SB sipemberi berita palsu itu," jelasnya.

Menurut keterangan dari SB, ada 5 media yang menjumpai SB, dalam hal pemberitaan opini, SB menjawab kepada 5 media itu, ada seorang terdakwa menyampaikan bahwa oknum jaksa DA, minta pelicin ke SB. 

"Nama terdakwa tidak disebutkan oleh SB dan SB berusaha bahwa SB akan melindungi orang yang memberi tahu itu dan sampai kami masih ragu dan tidak mendapat kepastian siapa yang mengatakan itu ke SB," jelas Jaksa Da.

Saya melaporkan SB kalau yang lain masih belum, hanya mungkin terkait dalam hal pemberitaan ini media mungkin akan dijadikan saksi, tuntutan dari saya, pertama nama saya harus dibersihkan dan yang ke dua ada permohonan maaf dari media-media yang telah memberitakan saya," ungkap Jaksa Da. (Rini)
Share this post :

Post a Comment

 
Support : Creating Website | PT.Berantas Pers Group | Berantas
Copyright © 2015. Harianberantas - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Berantas
Proudly powered by Berantas