Headlines News :
Home » , » Keluarga Korban Minta Aparat Kepolisian Polres Banjar Baru Segera Tanggap JWS

Keluarga Korban Minta Aparat Kepolisian Polres Banjar Baru Segera Tanggap JWS

Written By HARIANBERANTAS on Thursday, November 28, 2019 | 10:47:00 AM

HARIANBERANTAS, BANJARBARU- Seorang ibu rumah tangga (IRT) berinisial ZSWS (32) menjadi korban penganiayaan mantan suaminya yang baru saja mengajukan gugat cerai berinisial JWS.
ZSWS Korban Penganiayaan Saat Buat Laporan di SPKT dan STPL hasil Pelaporan Penganiayaan, Rabu (27/11/2019)

Peristiwa naas yang dialami ZSWS ketika didatangi mantan suaminya untuk mengambil kartu keluarga (KK). Pada saat mantan suaminya itu (JWS,red) meminta kartu KK kepada korban disertai kata-kata kasar dan bogem mentah, Rabu (27/11/2019) siang.

Ntah setan apa yang merasuki pikiran JWS sehingga tega menganiaya mantan istrinya itu. Setelah puas menganiaya korban pelaku melarikan diri.

Tragisnya, penganiayaan itu dilakukan pelaku dihadapan anak semata wayang mereka yang baru berumur 4 tahun.

Akibat penganiayaan itu, korban mengalami luka memar di kepala, luka memar di kaki dan terasa sakit-sakitan di punggung serta di perut akibat tendangan 12 (dua belas) pelaku kepada korban.

Korban yang tidak terima dianiaya pelaku, kemudian korban melaporkan kejadian itu ke pihak kepolisian Polres Banjarbaru. Polisi yang menerima laporan korban langsung melakukan Visum guna menguatkan keterangan korban. Kini kasus penganiayaan dalam penyelidikan pihak kepolisian.

Juru bicara keluarga korban yang juga menyaksikan kekerasan tersebut Zosa WS SH kepada awak media membenarkan peristiwa yang menimpa korban.

Menurut Zosa WS, SH. pelaku adalah mantan suami korban. Diamana pelaku ini barusan saja mengajukan gugatan cerai terhadap korban dan telah diputus oleh pengadilan negeri Banjar Baru pada selasa (26/11/2019).

Dalam putusan majelis hakim, Pelaku tetap memberikan kebutuhan hidup anak mere sebesar Rp. 150 ribu perhari dan anak mereka tetap berada dibawah naungan ibu (Korban). Kata Zosa.

Zosa, SH meminta aparat kepolisian segera menangkap pelaku, karena selama ini korban juga telah membuat laporan lainya tentang kekerasan dalam rumah tangga disertai pengelantaran keluarga. Oleh sebab itu tidak ada lagi alasan bagi pihak kepolisian untuk menjerat pelaku dengan pasal kekerasan dalam rumah tangga (KDR) dan penganiyaan berat.

Sementara pihak kepolisian belum berhasil di konfirmasi. Begitu jugan dengan pelaku juga belum terkonfirmasi oleh awak media ini. (Ans/Red)
Share this post :

Post a Comment

 
Support : Creating Website | PT.Berantas Pers Group | Berantas
Copyright © 2015. Harianberantas - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Berantas
Proudly powered by Berantas