Headlines News :
Home » » Polres Nias Didesak Tangkap Oknum Pendeta Yang Menikahkan Anak Dibawah Umur

Polres Nias Didesak Tangkap Oknum Pendeta Yang Menikahkan Anak Dibawah Umur

Written By HARIANBERANTAS on Monday, October 7, 2019 | 1:33:00 PM

HARIANBERANTAS, NIAS- Oknum Pendeta pemimpin salahsatu  di pulau Niasddiduga menikahkan anak dibawah umur dengan mengabaikan aturan agama, sehingga rela mencoreng Marwah pendeta lainnya di Indonesia.

Menurut keterangan keluarga korban (perempuan) yang namanya enggan disebut dan terbilang masih belia, kepada sejumlah awak media bahwa peristiwa itu berawal pada Kamis (19/9/19), perempuan berinisial Nv (16) kelahiran 15/11/2003 pergi ketempat orang tuanya, karna keluarganya merantau di daerah Riau.

Setiba di pelabuhan angin Gunungsitoli, bertemu dengan tetangga orang tuanya di Riau, dimana tetangga orang tuanya itulah yang menemani Nv dari Gunungsitoli menuju Riau.

Setelah diatas kapal, sebelum berangkat Nv tiba-tiba pamit untuk ke kamar kecil.

Namun sejak dia pamit, Nv tidak nampak lagi hingga kapal berangkat.

Keesokan harinya, pihak keluarga dapat informasi bahwa Nv sudah berada dirumah Pendeta Jemaat Agape di Lahewa Timur dan rencana akan melakukan pemberkatan nikah oleh Pendeta jemaat Agape berinisial Af kepada Nv dengan pasangan laki-laki Ronal Gea.

Mendapat informasi berharga tersebut, pihak keluarga langsung menghubungi pendeta berisial (Af) untuk menghentikan niat pelaku untuk bermimpi  menikmati kemolehan tubuh korban., Namun oknum pendeta berisial Af tidak menghiraukan  permohonan keluarga NV (16) dengan alasan bahwa pemberkatan yang ia lakukan sudah disetujui oleh Presses 34 Pdt Saba'ati Lase, kemudian Af beralasan bahwa Nv sudah cukup umur dengan berpedoman pada Kartu Indonesia Pintar (KIP) milik Nv, sementara dalam kutipan Ijazah dan akta kelahiran Nv masih berumur 16 tahun atau lahir pada (15/11/2003) silam.

Oknum Pendeta (Pdt. Af) dengan gagahnya tidak menghiraukan larangan dari keluarga Nv. Pdt.Af langsung melakukan pemberkatan pada Sabtu (21/9/19) malam hari sekitar pukul 23.00 Wib, sebelum orang tua NV tiba di Lahewa (Nias). 

Elianus Harefa orang tua Nv tidak terima dengan perbuatan oknum Af, akhirnya dia membuat laporan di Polres Nias pada tanggal 24/9/19 dengan nomor : STPLP/292/IX/2019/NS. Dengan aduan "membawa lari anak dibawah umur."

Saat awak media melalui wartawan www.sergaponlaine.com menghubungi Pdt.Af melalui via seluar pribadinya, namun hingga berita ini dilansir belum menjawab, begitu juga kepada Saba'ati Lase saat dikonfirmasi via whatsApp tidak dibalas.

Diharapkan kepada aparat hukum khusus Polres Gunung Sitoli untuk segera menjebloskan oknum pemangsa anak dibawah umur tersebut dengan menghalalkan segala cara. (Tim) 
Share this post :

Post a Comment

 
Support : Creating Website | PT.Berantas Pers Group | Berantas
Copyright © 2015. Harianberantas - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Berantas
Proudly powered by Berantas