Headlines News :
Home » » Kasus Karhutla, Mabes Polri Bersama Gakkum KLHK Gunakan SCI Lidik 5 Koorporasi Di Riau

Kasus Karhutla, Mabes Polri Bersama Gakkum KLHK Gunakan SCI Lidik 5 Koorporasi Di Riau

Written By HARIANBERANTAS on Saturday, October 12, 2019 | 10:07:00 AM

HARIANBERANTAS, INHU- Kepolisian Daerah (Polda) Riau terus lakukan penyelidikan sejumlah kasus kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di wilayah Provinsi Riau dengan menggunakan metode scientic crime investigation (SCI).

Proses penyelidikan bersama dalam satuan tugas penegakan hukum terpadu ini, Polda Riau bekerja sama dengan Direktur Tipitter Bareskrim Polri dan Dirjen Gakkum Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK).

"Kami bersama penyidik Bareskrim dan KLHK menerapkan SCI dalam penyelidikan sejumlah kasus Karhutla di wilayah Riau,” ujar Kabid Humas Polda Riau Kombes Pol Sunarto, Jumat (11/10/19) malam.

Dalam proses penyelidikan tersebut, Kabid Humas Polda Riau itu menjelaskan bahwa pihaknya sengaja mendatangkan drone khusus untuk memotret secara khusus barang bukti di area yang telah terbakar sebelumnya. Beberapa barang bukti lain seperti sampel tanah terbakar, sampel flora dan fauna serta sisa arang kayu bekas terbakar, tunggul tanaman, dokumen dan alat bukti lainnya juga dikumpulkan.

"Ada drone khusus, sampel-sampel yang tak luput diambil yang akan dibawa ke laboratorium forensik," ucapnya.

Dalam penjelasannya, Sunarto menambahkan bahwa SCI ini diterapkan guna memperkuat pembuktian perkara pidana yang disangkakan dalam sejumlah pasal dalam Undang-Undang Lingkungan, Kehutanan dan Perkebunan.

"Sekecil apapun bahan, barang bukti, dokumen, keterangan saksi dan keterangan saksi ahli, termasuk dampak kerugian akan kita kumpulkan. Kita kejar dan kita teliti untuk memperkuat pembuktian, sesuai prinsip peradilan yang jujur dan adil (Fair trial-red). Mohon dukungan dari masyarakat," jelasnya Kabid Humas Polda Riau itu.

Dalam keterangan pers yang digelar di Mapolda Riau, Jumat (11/10) siang, tim gabungan yang terdiri dari Bareskrim Polri, Gakkum KLHK, Polda Riau dan Kejaksaan menemukan 5 (Lima) koorporasi perkebunan kelapa sawit dan hutan tanaman industri terindikasi Karhutla di Riau masih dalam tahap penyelidikan.

Kelima koorporasi tersebut adalah PT Gandaerah Hendana (PT. GH), PT. RML, PT. WSSI, PT. BKM dan PT. TKWL. Lima perusahaan tersebut beroperasi di wilayah Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu), Kabupaten Pelalawan dan Kabupaten Siak.


Sejauh ini, Kepolisian telah menetapkan sebanyak 2 koorporasi sebagai tersangka Karhutla. Satu ditangani oleh Bareskrim Mabes Polri yaitu PT Adei Plantation (PT AP) dan satu lagi ditangani oleh Polda Riau yaitu PT Sawit Sumber Sejahtera (PT SSS). Dalam kasus itu, Polda Riau sudah menahan penanggungjawab PT. SSS.

Sementara untuk kasus perorangan, penyidik telah menetapkan sebanyak 67 tersangka yang ditangani beberapa Polres di wilayah Polda Riau.

Penulis : Lamhot Manurung
Editor : Anas

Penanggungjawab : Redaksi.
Share this post :

Post a Comment

 
Support : Creating Website | PT.Berantas Pers Group | Berantas
Copyright © 2015. Harianberantas - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Berantas
Proudly powered by Berantas