Headlines News :
Home » » Hasil Monitoring Dprd Minta Legok Nangka Segera Berfungsi

Hasil Monitoring Dprd Minta Legok Nangka Segera Berfungsi

Written By HARIANBERANTAS on Monday, October 21, 2019 | 6:24:00 PM

Siaran PERS
Bandung , Harian Berantas - Keberadaan Tempat Pengelolaan dan Pemprosesan Akhir Sampah (TPPAS) Regional Legok Nangka menjadi sangat penting untuk mewujudkan kawasan permukiman yang sehat dengan lingkungan yang bersih dalam rangka peningkatan derajat kesehatan masyarakat Jawa Barat.
Wakil Ketua DPRD Jabar, Ineu Purwadewi Sundari,  mengatakan kelanjutan pembangunan TPPAS Regional Legok Nangka di Kabupaten Bandung ini harus dilakukan  serius.
“Terkait kelanjutan pembangunan TPPAS Regional Legok Nangka, tentunya DPRD Jawa Barat memandang ini harus dilakukan secara serius,” ujar Ineu di sela-sela monitoring Pembangunan TPPAS Regional Legok Nangka bersama Pimpinan dan Anggota Komisi IV di Kecamatan Nagreg Kabupaten Bandung, baru-baru ini.
Ineu menambahkan, sudah ada komitmen antara Pemerintah Jabar dengan enam pemerintah daerah pengguna layanan pengelolaan sampah TPPAS Regional Legok Nangka, yakni Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung, Pemkab Garut, Pemkab Sumedang, Pemkab Bandung Barat, dan Pemkot Cimahi sebagai syarat dimulainya proses lelang TPPAS Regional Legok Nangka.
“Dengan sistem weste to energy ini, kami harap bisa terwujud TPPAS Regional Legok Nangka yang betul-betul bisa menjadi solusi mengatasi permasalahan sampah di wilayah Bandung Raya ini,”jelas Ineu.
Ineu juga meminta keenam pemda pengguna layanan pengelolaan sampah TPPAS Regional Legok Nangka bisa memilah sampah guna mengurangi volume sampah sebelum masuk ke TPPAS Regional Legok Nangka.
Ketua Komisi IV DPRD Jabar, Imam Budi Hartono, mengatakan keberadaan TPPAS Regional di Jabar sudah sangat mendesak sehingga pihaknya mendorong TPPAS di Jabar agar bisa segera berfungsi.
“Kita berharap TPPAS Regional Legok Nangka ini, dan Nambo (TPPAS Regional Lulut – Nambo) agar bisa segera beroperasi, karena daerah sekitarnya sudah sangat membutuhkan,” ucap Imam.
Selain segera beroperasi, Imam mendorong pemanfaatan teknologi dalam operasional Tempat Pengolahan dan Pemrosesan Akhir Sampah (TPPAS).
Pemanfaatan teknologi yang lebih modern bisa mengelola sampah menjadi sumber energi itu sangat penting. Sebuah terobosan baru bagi pengelolaan sampah di Indonesia,” papar Imam.(rp)***
Share this post :

Post a Comment

 
Support : Creating Website | PT.Berantas Pers Group | Berantas
Copyright © 2015. Harianberantas - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Berantas
Proudly powered by Berantas