Headlines News :
Home » » Humas PT.PN V Bantah Dana CSR Tidak Disalurkan

Humas PT.PN V Bantah Dana CSR Tidak Disalurkan

Written By HARIANBERANTAS on Friday, September 27, 2019 | 1:30:00 PM

HARIANBERANTAS, INHU- PT.Perkebunan Nusantara Lima (PT.PN V) yang beroperasi diwilayah Desa Kota Lama Kecamatan Rengat Barat Inhu, sebagai tempat sumber bahan baku yakni didaerah Kebun Rimpian  atau Sp 2 dan Sp 6 Kecamatan Lubuk Batu Jaya Inhu, selama 30 tahun mengambil hasil bumi diduga dana Corporati Sosial Responsibility (CSR) yang menjadi hak masyarakat diduga tidak disalurkan sebagaimana mestinya.
Lokasi Perkebunan PTPN V di Inhu

"Iya, selama kurang lebih 30 tahun lamanya perusahaan  PT. PN V  bidang getah karet itu beroperasi di areal Hgu 25 Ha itu, dana CSR tidak ada dinikmati masyarakat setempat. Kami warga yang pantas menerima tidak pernah tersentuh dana CSR PT.PN V selama ini" Kata Warga berinisial "S" Kepada Wartawan.

S meminta awak media untuk mengangkat ke khalayak umum/publik atas ketidak tanggapnya pihak  PT.PN V kewajibannya memberikan hak masyarakat yang bersumber dari dana CSR.

"Mohon pak di mediakan saja. Kami disini tidak pernah menerima dana CSR dari PT. PN V selama ini, agar kedepan pihak PT.PN V lebih peka terhadap kebutuhan masyarakat. Sebab, dana CSR itu sudah kewajiban perusahaan sebagai hak masyarakat. Kami ini jangan dianggap pengemis" ujarnya.

Hal senada juga diungkapan salahsatu perangkat Desa berinisial "I" saat dikonfirmasi awak media, betul itu, pihak  PT.PN V setahu saya tidak ada bantuan ke masyarakat.

Seharusnya tambahnya, pihak manegemen perusahaan PT.PN V peka dan tanggap terhadap keperluan masyarakat desa kami ini. Banyak kebutuhan masyarakat desa yang perlu diperhatikan, seperti, kebutuhan anak yatim dan masyarakat tidak mampu.

memang lanjutnya, PT.PN V pernah ada memberikan bantuan ke Sekolah untuk pembuatan sumur bor, tapi hanya sebatas itu saja dan selanjutnya tidak pernah lagi disalurkan, itulah yang saya tahu, Beber I.

Secara terpisah, management PT.PN V melalui Humas, H.Mahmut saat wartawan konfirmasi terkait keluhan masyarakat, mengatakan "Itu tidak benar kalau perusahaan tidak ada memberikan bantuan melalui dana CSR kepada masyarakat. Kita ada bukti-bukti pemberian bantuan melalui proposal yang masuk. Pokoknya setiap proposal yang masuk ke kita tetap ditindaklanjuti ke Direksi. Biasanya tak pernah ditolak setiap ada proposal daroi masyarakat, kata Mahmut

Kita punya bukti dokumen. Pada tahun 2014 perusahaan memberi bantuan sebesar Rp. 853 juta untuk 4 kecamatan Rengat Barat, Sei Lalak , Lubuk Batu Jaya dan Kecamatan Klayang.

Kemudian, pada tahun 2015 PDTA Kota Lama Rp. 10 juta, SMP N 02 Rengat Barat Rp. 8,5 juta, SD 007 Rp. 5 juta.

Selanjutnya, Pada 2016 di SD 002 Rp. 5 juta. Kemudian lagi pada tahun 2018 perusahaan mengeluarkan Bantuan ke masyarakat Rp. 578 juta, dan untuk Jalan makam Narasinga melalui Masjid Nurul Hikmah Pematang Reba sebesar Rp.15 juta Rp. 15 juta, TK Nur Iklas Sei Baung Rp.7 juta.

Jadi untuk kedepannya Pak wartawan, tolong sampaikan kepada masyarakat Kota Lama agar membuat Proposalnya. Perusahaankan tidak tahu apa bantuan kemasyarakat tanpa proposal, kita juga tidak tahu kebutuhan di desa dan pada masyarakat tanpa diajukan masyarakat terlebih dahulu. Ujarnya. 26/9/19. (Pinten S).
Share this post :

Post a Comment

 
Support : Creating Website | PT.Berantas Pers Group | Berantas
Copyright © 2015. Harianberantas - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Berantas
Proudly powered by Berantas