Headlines News :
Home » » Mengungkap Tabir Kejahatan Dalam Lapas, HIMMAH Minta Menkumham Copot Kalapas Sibolga

Mengungkap Tabir Kejahatan Dalam Lapas, HIMMAH Minta Menkumham Copot Kalapas Sibolga

Written By HARIANBERANTAS on Tuesday, August 27, 2019 | 8:00:00 PM


HARIANBERANTAS, MEDAN– Massa mahasiswa yang mengatasnamakan pimpinan wilayah Himpunan Mahasiswa Al Washliyah (HIMMAH) Sumatera Utara berunjuk rasa di depan kantor wilayah Kementerian Hukum dan HAM RI Perwakilan Provinsi Sumatera Utara terkait persoalan penting yang ada di Kota Sibolga diantaranya dugaan peredaran narkoba dan indikasi persekongkolan Ka. Lapas Sibolga Klas II A dan NAPI Narkoba atas nama Nirwansyah Hutagalung.

Dalam aksi tersebut, Sukri Soleh Sitorus kordinator aksi mangatakan, berawal dari maraknya informasi di tengah-tengah masyarakat terkait Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Sibolga yang diduga adanya permainan jahat yaitu dugaan adanya pembiaran peredaran narkoba dan dugaan permainan keluar masuk penjara di Lapas tersebut dengan syarat Kolusi alias “uang sogok”.

Lanjut Sukri Sitorus yang juga Sekretaris HIMMAH Sumut menjelaskan sesuai dengan amanat Undang- Undang sejatinya tujuan utama didirikannya Lapas adalah membentuk nara pidana agar menjadi manusia seutuhnya yang menyadari kesalahannya, memperbaiki diri dan tidak mengulangi tindak pidana sehingga dapat diterima kembali oleh lingkungan masyarakat serta menjadi warga Negara yang baik dan bertanggungjawab.

Hal tersebut kini berbanding terbalik diduga kuat adanya pungli dan penyalahgunaan wewenang jabatan yang diduga dilakukan oleh Kepala Lapas Sibolga dengan narapidana Nirwansyah Hutagalung.

Hal senada, juga disampaikan Abdul Razak Nasution Ketua PW HIMMAH Sumut, kasus- kasus ini harus menjadi catatan penting bagi Kemenkum HAM RI bahwa bobroknya sistem Lapas di Sibolga, dan sesuai dengan bukti yang dimiliki bahwa narapidana kasus narkoba atas nama Nirwansyah Hutagalung sudah berkali kali keluar masuk Lapas dan bebas memiliki Hand Phone (HP) dan fasilitas lainnya.

“Dan kami menduga adanya upaya permainan untuk mempermudah napi bebas dalam mengendalikan narkoba di dalam Lapas Sibolga dengan syarat uang sogok” ungkap Razak.

“Momentum aksi unjuk rasa HIMMAH ini menyatakan sikap mendesak Kementerian Hukum dan HAM Republik Indonesia mencopot Ka. Lapas Kota Sibolga dari jabatannya dinilai tidak mampu menjalankan tugas dan fungsinya sebagai Pimpinan di Lapas Sibolga” lanjut Razak yang juga mahasiswa Pasca Sarjana UISU.

Meminta Polda Sumatera Utara untuk membentuk tim mengusut tuntas dugaan permainan kotor di Lapas Sibolga dan untuk membongkar dugaan jaringan peredaran narkoba di Lapas Sibolga, diduga adanya pembiaran dan back up oleh oknum Lapas serta memeriksa Kepala Lapas Sibolga beserta jajarannya, Napi Nirwan Hutagalung dan Widya (pacar NH) serta memeriksa rekening masing-masing nama tersebut. Diduga kuat adanya bisnis terlarang yang terstruktur terencana dengan keuntungan bersama.

Meminta Komisi III DPR RI untuk Inspeksi Mendadak (Sidak) ke Lapas Sibolga karena diduga kuat adanya permainan Kepala Lapas Sibolga dengan Napi Narkoba berinisial NH dalam hal dugaan mempermudah peredaran narkoba didalam lapas tersebut serta mempermudah komunikasi napi koruptor dengan cara membebaskan napi narkoba tersebut memakai fasilitas hand phone.

Meminta kepada KPK RI untuk memeriksa harta kekayaan Kepala Lapas Sibolga diduga kuat adanya uang haram yang di terima dari hasil penyalah gunaan wewenang dan jabatan sebagai Kepala Lapas Sibolga.

Kemudian dalam aksi unjuk rasa tersebut disambut baik oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM RI Perwakilan Provinsi Sumatera Utara, Dewa Putu Gede dan mengucapkan terimakasih dan apresiasi kepada massa apa yang menjadi tuntutan HIMMAH hari ini menjadi koreksi baginya dan mudah mudahan kedepan lebih baik lagi.

“Sebelumnya atas hadirnya surat pemberitahuan aksi dari adik-adik kami sudah laporkan ini ke Kemenkum HAM RI. Kami butuh dokumen dan hal hal yang mendukung kami akan melakukan pengecekan, mari sama-sama kita terbarkan jangan main-main sama narkoba saya sudah sampaikan kepada kepala BNN jika ada anggota saya yang terlibat narkoba langsung tangkap saja” tegasnya.

“Ada mekanisme di ijinkan keluar dengan ketentuan hak isumulasi, keadaan sakit, atau kepentingan pihak kepolisian kalau memang terbukti kami akan melakukan pendalaman. Bahwa narapidana NH telah mendapat rekomendasi sebagai justice collaborator pada tanggal 5 Desember 2016 yang lalu” tambahnya.

“Kita sepakat untuk berantas narkoba, dan kita sepakat untuk membentuk tim kalau bukti-bukti kita sudah ada. kapan datang kami siap menunggu” ungkapnya.

Ketua PW HIMMAH Sumut Abdul Razak Nasution menanggapi dalam waktu dekat HIMMAH secara kelembagaan dan resmi akan sampaikan bukti-bukti terkait kasus dengan tujuan agar Lapas Sibolga bebas dari peredaran Narkoba dan jika terbukti kepala Lapas Sibolga bersalah diminta Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM RI Perwakilan Sumut untuk merekomendasikan pencopotan Kepala Lapas Sibolga dari jabatannya.

“Apabila terbukti pihak penegak hukum harus mengadili dan memproses hukum NAPI Narkoba Nirwansyah Hutagalung dan HIMMAH Sumut siap menjadi mitra dan terus mendampingi kasus ini” tutup Razak.***(rls/red)
Share this post :

Post a Comment

 
Support : Creating Website | PT.Berantas Pers Group | Berantas
Copyright © 2015. Harianberantas - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Berantas
Proudly powered by Berantas