Headlines News :
Home » » Diduga Anggaran Rehab Irigasi Jebol Dan Perawatan Irigasi BBA-1 Sampai BBA-18 Menjadi Ajang Korupsi?

Diduga Anggaran Rehab Irigasi Jebol Dan Perawatan Irigasi BBA-1 Sampai BBA-18 Menjadi Ajang Korupsi?

Written By HARIANBERANTAS on Saturday, August 3, 2019 | 1:29:00 PM

HARIANBERANTAS, LAMPUNG UTARA- Hampir setiap tahun pemerintah Lampung Utara menganggarkan biaya perawatan Irigasi BBA-1 sampai BBA-18 untuk membersihkan dan bangunan saluran air dari sampah dan semak belukar dan aliran air Irigasi selalu terjaga dan bersih demi kelancaran air dapat mengalir Tanpa hambatan ke persawahan Petani, sehingga para petani dapat menanam padi sampai panen.

Namun sangat di sayangkan aliran air di Irigasi ini masih ada oknum yang ingin memperkaya diri ditengah penderitaan masyarakat sekitar, seperti Irigasi BBA 3 sampai BBA 18 yang selama ini sudah kurang lebih enam tahun tidak lagi ber oprasi di karenakan saluran air diIrigasi Jebol di Hulu  BBA 2.

Anehnya Perawatan membersihkan saluran Irigasi dari tanaman liar dan semak belukar terus berjalan bahkan cara perawatan pembebersihannya dengan sistim membakar.

Jebolnya Irigasi itu seakan-akan lepas dari pengawasan dan perhatian pihak Balai Besar Garuntang, padahal warga sudah sering kali memberikan himbauan terhadap instansi  terkait khususnya Balai Besar Garuntang.

Lucunya, Irigasi ini baru selesai diperbaiki pada tahun 2018, namun sudah jebol dan saat ini sedang terbengkalai.

Salah seorang warga  ketua GP3 A Tunas Jaya.yang mewakili kurang lebih 210 Hektar pemilik lahan para petani pemakai Irigasi Bumi Nabung Kecamatan Sungkai Jaya BBA 1 - BBA 18 , menyampaikan kepada awak media pada hari Jumat 3/8/2019 pukul 17 wib.di Lokasi jebol nya Irigasi.

"Kami sangat menyankan dengan pihak Balai Besar Garuntang, karena perbaikan Irigasi tidak juga selesai, saat kami menanyakan kepada pak Nanung sebagai  pegawai Balai Besar Garuntang,, pak Nanung Bilang anggaran nya tidak cukup.

bukan itu saja warga menambah kan  , "Perawatan untuk membersihkan saluran Irigasi dan tanaman dari semak semak liar tidak lagi mempekerjakan kami warga sekitar, Sehingga pebersihan tidak maksimal hasil nya.
apa lagi main bakar, yang sudah jelas tidak boleh
" Warga juga berharap Kepada pihak penegak Hukum jika ada indikasi Korupsi agar dapat menindak tegas oknum yang melanggar ." ujar warga.

Di sisi lain pada hari yang sama awak media Coba Konfirmasi terkait Rehab Irigasi melalui pia ponselnya ,pak Nanung salah satu Pegawai Balai Besar Garuntang.

Nanung menjelaskan, " Itu urusan nya sama pak Roto bukan saya,masih wewenang pak Roto, di berhentikan itu dari Balai bukan atas kemauan sendiri,
Dan juga Nanung menambahkan" klo itu semua bukan terbengkalai semua nya pakai Program ada anggaran nya masing-masing, sebenarnya jatuh nya bulan ini 2019, sehubungan di Way Rarem  di perlukan dana juga,di pindahkan ke sana." ujar Pak Nanung.

Dengan demikian melihat dan mengamati apa yang di sampai kan oleh Warga sudah sepatutnya menjadi perhatian khusus oleh pihak pihak instansi terkait baik pun pihak penegak Hukum .( DefriWansyah AWPI )
Share this post :

Post a Comment

 
Support : Creating Website | PT.Berantas Pers Group | Berantas
Copyright © 2015. Harianberantas - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Berantas
Proudly powered by Berantas